Selasa, 08 Januari 2019

Hari Gerakan Sejuta Pohon, WIRALAND Tanam Ribuan Pohon

MENJADI kepercayaan bagi masyarakat Medan adalah salah satu pilar kekuatan pengembang terpercaya Wiraland dalam upaya nyata terus membangun hunian bagi masyarakat. Berbagai upaya dan inovasi terus bergulir sebagai kepedulian pengembang untuk mewujudkan rumah impian masyarakat Kota Medan. Tak hanya fokus untuk membangun hunian idaman bagi warga Medan, tak luput pengembang juga senantiasa memperhatikan lingkungan lewat penghijauan yang dikemas dalam tajuk Corporate Social Responsibility (CSR) penanaman pohon, dalam menyambut awal tahun yang baru, sebagai dukungan gerakan Satu Juta Pohon pada peringatan Hari Sejuta Pohon, 10 Januari 2019 mendatang.
Sebelumnya, setelah sukses dengan kegiatan penghijauan lewat penanaman 1000 pohon ketapang pada peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2017 lalu di perumahan Mayfair, sebagai lanjutan gerakan penghijauan, Wiraland Property Group sebagai salah satu pengembang properti terpercaya dan terkemuka di Indonesia, secara khusus Medan, pada tahun 2018 lalu juga tetap menggalakkan kegiatan penghijauan dengan mengusung konsep Penanaman 10.000 Pohon Ketapang berkelanjutan. Agenda tersebut dilaksanakan di Kelurahan Tanjung Gusta sebagai lokasi awal penanaman pohon ketapang yang akan terus dilakukan secarar berkesinambungan. Adapun Kelurahan Tanjung Gusta ini merupakan lokasi yang cukup dekat dengan salah satu perumahan terbaik Wiraland, yakni Givency One. Penghijauan ini dimulai dengan satu per satu lokasi, namun pasti sehingga nanti hasilnya akan lebih terlihat.

Menindaklanjuti agenda penanaman 10.000 Pohon Ketapang pada 2018 lalu, tahun 2019 ini pengembang kembali menggalakkan program penghijauan ini di setiap proyek perumahan, bahkan sampai pada kawasan Tol Medan-Binjai (yang menjadi salah satu fasilitas unggulan perumahan Givency One).

Sebelumnya lagi, pengembang telah memaksimalkan kegiatan penghijauan dan pelestarian lingkungan ini mulai dari masing-masing lokasi perumahan yang dibangun. Sebutlah seperti perumahan River Valley Residence dengan penanaman 5000 pohon ketapang di area perumahan seluas 50 ha, lalu perumahan Mayfair dengan 1000 pohon ketapang, disusul dengan perumahan Givency One serta Halton Place yang dibangun dengan konsep perumahan hijau dan asri.

Kini, penciptaan lingkungan hijau tersebut tidak hanya difokuskan pada lingkungan perumahan maupun proyek properti yang sedang dibangun. Lebih luasnya lagi, pengembang memandang bahwa setiap lokasi bahkan fasilitas umum di sekitar perumahan juga harus ikut mendapat perhatian dalam gerakan penghijauan ini. Maka tak pelak, dalam menyambut 2019 yang lebih hijau dan asri lagi sekaligus sebagai gerakan dukungan pada peringatan Hari Sejuta Pohon Indonesia, agenda CSR penghijauan ini menjadi agenda pertama Wiraland.

Bagi pengembang, dewasa kini budaya sehat ternyata semakin tidak mudah dilakukan di lingkungan perkotaan terutama kawasan industri. Padahal kebutuhan dan permintaan masyarakat terhadap hunian yang hijau, asri dan sehat semakin meningkat. Berangkat dari hal tersebut, merupakan komitmen kuat bagi Wiraland untuk menciptakan lingkungan hijau yang sehat bagi masyarakat Medan dengan menggalakkan penanaman pohon di tengah maraknya pembangunan yang ada saat ini.

Tak hanya bertujuan untuk menghijaukan Kota Medan secara berkelanjutan, penanaman ribuan pohon ketapang berkelanjutan ini juga pada waktu yang akan datang diharapkan dapat menjadi solusi bahkan tindakan pencegahan jika terjadi kebanjiran. Penanaman pohon ketapang ini juga diharapkan dapat menjadi fasilitator penurun emisi karbon yang terus meningkat saat ini. Adapun jenis pohon ketapang ini merupakan salah satu tanaman yang cocok untuk Kota Medan karena mampu bertahan dalam kondisi kering, bisa jadi peneduh, serta cepat tumbuh.

Mengingat semakin padatnya kondisi Medan sebagai kota ketiga terbesar di Indonesia saat ini, tentu dibutuhkan upaya serius dalam penghijauan guna menciptakan lingkungan sehat. Artinya melalui program ini Wiraland berharap bahwa langkah hini bisa menjadi salah satu upaya penyelamatan dan pelestarian lingkungan hidup. Tak heran setiap perumahan yang dibangun oleh Wiraland senantiasa mengusung konsep ramah lingkungan.

Senin, 31 Desember 2018

D’Raja Coffee Dari Kopi Tiam Menuju Coffee Class


KATAKANLAH bagi hampir seluruh umat, pada trend setter kini, suasana dan citarasa dari sebuah tempat tongkrongan harus berjalan beriringan. Artinya, jika sebuah tongkrongan hanya mendewakan citarasa, maka pelanggan tetap akan merasa ada yang kurang. Apalagi saat ini swafoto (selfie foto) kian digandrungi oleh seluruh umat segala jenis usia ketika hendak mencari berbagai destinasi tongkrongan baik bagi keluarga maupun bagi relasi.


Tak pelak, bukan hal baru lagi bagi Kota Medan jika saat ini banyak bermunculan gerai kopi mulai dari yang benar-benar trully coffee shop, sampai yang hanya ikut trend saja, bisnis coffee shop kini bak jamur di tengah-tengah musim hujan. Padahal dulu, saat baru ditemukan di abad 10 Masehi oleh seorang sufi dari Yaman, Ali Bin Omar, rebusan kopi hanya sebagai obat penyakit kulit dan obat-obatan lainnya. Saat itu kopi mendapat gelar terhormat di kalangan masyarakat Timur Tengah, sehingga memberi kemakmuran bagi para pemilik kebun kopi, pengusaha kedai kopi, pedagang kopi, eksportir kopi, dan pemerintah di berbagai belahan dunia yang memiliki biji-bijian beraroma khas itu.

Selanjutnya, perjalanan kopi menjadi minuman dimulai lebih dari seribu tahun lalu di Ethiopia, dengan legenda cerita saat itu ada penggembala yang mencoba memakan buah kopi setelah mengamati bahwa kambing-kambing-nya tak tidur setelah memakan buah kopi liar di padang rumput tersebut. Sebuah literatur sejarah kopi juga menceritakan Sheik Omar, membawa kopi ke kota Al Mukha di negara Yaman pada tahun 1258. Barulah pada abad 15, kedai kopi pertama di dunia dibuka di Mekkah, sebagai tempat bersantai dan membahas politik sembari menikmati setiap reguk-teguk kopi. Waktu itu, kopi dimasak dengan merebus bijinya dalam air. Sekitar 100 tahun kemudian, praktik penggonsengan kopi dimulai di Turki. Maka, Kota Istanbul sangat dikenal dengan berdirinya ratusan rumah kopi.

Adapun biji kopi yang paling dikenal dan dikonsumsi orang sedunia, secara umum ada dua spesies yakni kopi arabika dan kopi robusta. Di Indonesia antara tahun 1696-1699, tanaman kopi awalnya hanya bersifat coba-coba, tetapi karena hasilnya memuaskan dan dipandang VOC menguntungkan, VOC menyebarkannya ke berbagai daerah agar ditanam. Pertengahan abad ke-17, VOC mengembangkan area tanaman kopi arabika di Sumatera, Bali, Sulawesi, dan Kep.Timor. Kecamatan Pakantan di Mandailing Natal, adalah daerah perkebunan kopi arabika pertama milik VOC di Sumatera saat itu. Kemudian kopi arabika dibawa ke Tapanuli Utara (Lintong Nihuta dan sekitar Danau Toba) dan dataran tinggi Gayo (Aceh Tengah).

Masuk pada zaman modernisasi, gerai kopi yang dulunya hanya sekedar warkop kini “naik pangkat” dengan istilah baru-nya coffee shop. Didukung dengan menjamurnya berbagai mal, tempat ngopi kian bergengsi. Tak hanya di mal, kafe-kafe kopi di luar gedung plasa kian bertambah banyak. Setiap coffee shop berlomba menawarkan berbagai rupa kelebihan sebagai daya tarik para penikmat kopi agar gerainya disambangi. Tak pelak, melipir ke gerai kopi kini menjadi gaya hidup umat perkotaan.

Seperti D’Raja Coffee misalnya. Coffee shop yang mulai bergeming sejak tahun 2013 ini awalnya hadir karena kecintaan dan keseriusan dua bersaudara, yakni Rudy dan William pada kopi yang membuat mereka membuka gerai kopi kecil (baca: kopi tiam) yang berawal dari empat (4) meja. Ibarat pepatah proses tak akan mengingkari hasil, konsistensi ketekunan kedua bersaudara ini berbuah menjadikan kopi tiam mungil tersebut bertransformasi menjadi gerai 1 pintu ruko yang juga tak lama kemudian juga menjadi 2 pintu ruko.

Biji kopi yang pertama kali digunakan adalah biji kopi Toraja yang disajikan dengan metode manual brew. Dari sinilah nama D’Raja Coffee dibentuk. Drip Toraja Coffee disingkat menjadi D’Raja Coffee. Seiring berjalan waktu, melihat bahwa biji kopi Arabika tak kalah nikmat, perlahan biji kopi Arabika mendominasi menggantikan biji kopi Toraja di D’Raja Coffee. Lagi-lagi konsistensi dua bersaudara Rudy dan William dalam meracik kopi ternyata menuai penetrasi. Tak heran, saat D’Raja  Coffee melebarkan ekspansi di Jalan Bandara Kuala Namu (tepat di depan Hotel Wings), gerai ini kian menjadi incaran yang selalu dipadati setiap tamu yang baru turun dari bandara menuju Medan atau sebaliknya.

Masih berlanjut, persistensi D’Raja Coffee ternyata kian kokoh dengan dibukanya gerai ketiga di Ismud Park. Di tangan Denny Wu, keberadaan coffee shop 24 jam ini tak hanya menuai pelanggan setia, namun juga mendatangkan berbagai kalangan yang ingin menekuni dunia kopi dengan serius. Kelas Kopi-pun dibuka meski tidak formal digemakan. Silih berganti, selama setahun, D’Raja Coffee sendiri telah memberangkatkan belasan pegiat industri kopi ke negara Kangguru.


Tak hanya para pecinta kopi yang ingin terjun langsung sebagai pegiat industri kopi, para eksekutif yang ingin belajar membuat kopi juga berlomba mencemplungkan diri di D’Raja Coffee untuk belajar, mulai dari membuat Espresso sampai Latte Art. Meski tak pernah dibuka resmi, Kelas Kopi di D’Raja Coffee terus bergulir menghasilkan calon-calon barista andal yang siap bersaing di kancah internasional maupun para para pegiat kopi pemula.

Bukan cuma seduhan kopi, gerai kopi ini juga menyangrai dan menjual biji-bijinya bagi setiap pelanggan yang mencandu. Adapun beberapa biji kopi yang senantiasa bisa Anda minta untuk di-packing antara lain adalah Gayo, Mandheiling, Lintong, Toraja, Sidikalang, Robusta, dan Red Coffee dengan minimal masing-masing package per 250gr. Jika penasaran dan gemar menyesap aroma kopi yang disangrai, pelanggan bisa langsung berkunjung ke D’Raja Coffee Kuala Namu maupun D’Raja Coffee Cemara Asri untuk menyaksikan setiap proses sangrai green bean menjadi biji kopi yang siap melalang buana.

Berlanjut kemudian, persistensi dan konsistensi ini juga mengantarkan D’Raja Coffee menjadi brand yang dilirik sebagai industri waralaba yang menjanjikan di Kota Medan. Kehadiran awalnya sebagai kopi tiam semakin diperhitungkan. Dalam kurun waktu setahun selama 2018, ekspansi coffee shop ini mencapai 3 gerai dalam setahun, yakni D’Raja Coffee Palembang di Kota Palembang, D’Raja Coffee Centrium di Jl. Brigjend Katamso, dan D’Raja Coffee Gatsu yang terbaru di Jl. Gatot Subroto. Alhasil kini sudah ada enam gerai D’Raja Coffee di Pulau Sumatera.

Pegiat industri bisnis food and beverage kian melirik dan menilai setiap gerai D’Raja tak hanya berhasil memikat hati setiap pecinta kopi namun juga penikmat kuliner. Itu sebabnya, setiap kali Anda bertandang ke D’Raja Coffee, berbagai penganan dan  kudapan Nusantara maupun internasional bisa Anda temukan dalam menunya. Selain menyuguhkan rasa-rasa nikmat dalam setiap masakan, D’Raja Coffee juga berhasil membuat pelanggannya betah berlama-lama di dalam karena suasana yang diusung di setiap gerai.

Adapun gerai yang baru dibuka di awal Desember, yakni D’Raja Coffee Gatsu, hadir dengan sentuhan yang sedikit berbeda. Gerai ini mengusungkan sajian seafood sebagai penganan andalannya selain kudapan ringan yang sudah lazim menemani seduhan kopi. Dengan konsep tersebut, maka sangat mudah ditebak bahwa kehadiran gerai keenam ini tak hanya sekedar menawarkan suasana cengkerama bagi penikmat kopi dan penganannya, namun lebih dari itu agar pengunjung dan pelanggannya bisa menikmati berbagai sajian Nusantara dalam balutan seafood yang dikemas sebagai penganan keluarga.

Jadi ketika melipir ke mari, maka Anda akan menemukan beberapa menu yang tidak akan dijumpai di gerai D’Raja Coffee lain, seperti ikan Gurami, Kerapu, Bawal, Udang, Kakap, Cumi, Iga, bahkan ragam tumisan sayur dalam berbagai racikan. Penganan berat ini memang sengaja dihadirkan di D’Raja Coffee Gatsu mengingat semakin tingginya minat warga Kota Medan dalam  berkuliner ria.

Meski baru dibuka, kehadiran gerai ini sudah tercium ramai. Tak heran, pengunjung dan pelanggan yang sudah mengenal betul cita rasa dan racikan D’Raja Coffee tak perlu mengulur waktu untuk segera menyambangi gerai ini saat baru beroperasional awal Desember 2018 kemarin. Kendati konsep penganan yang diusung adalah seafood, para pengunjung dan pelanggan tak perlu cemas saat merogoh kantong, sebab harga yang digadang cukup bersahabat, mulai dari Rp 15.000 per porsinya.

Konsep outdoor yang bagus juga ditawarkan di gerai ini. D’Raja Coffee kian menjadi tempat perhentian wajib yang tak akan mengecewakan. Anda bisa belajar membuat kopi di sini. Ingin lebih serius, Anda juga bisa membekali diri menjadi barista internasional dengan mengikuti Kelas Kopi-nya. Yang sudah pasti akan selalu membuat pengunjung dan pelanggan kembali terus, apa lagi kalau bukan cita rasa nikmati dalam seduhan dan penganan yang disuguhkan. Tertarik untuk mencoba? Anda bebas menentukan outlet mana yang ingin Anda kunjungi pertama sampai terakhir.

Sabtu, 15 Desember 2018

Maria Simorangkir Gelar Konser di Mayfair Medan

BERDARAH Batak dan berkampung halaman di Medan, Maria Simorangkir, Sang Juara Indonesian Idol 2018 akan kembali mengguncang kota kelahirannya pertengahan Desember 2018, sebelum akhir tahun berakhir. Dalam sebuah kesempatan spektakuler yang diadakan oleh Wiraland sebagai apresiasi bagi masyarakat Kota Medan yang selama ini sudah mempercayakan hunian idamannya bersama Wiraland, gadis bernama asli Maria Dwi Permata Simorangkir ini akan menggelar Konser Revolusioner di Perumahan terbarunya, Perumahan Mayfair, Setia Budi, pada 16 Desember 2018 mendatang.



Maria sendiri, adalah gadis kelahiran Medan, Sumatera Utara, 7 Oktober 2001 (16 tahun), yang sudah melalang buana di industri musik. Sejak usia 2,5 tahun sudah menunjukkan bakat jadi seorang menyanyi. Maria adalah anak tunggal. Sejak kecil ia mengikuti berbagai les untuk mengembangkan bakatnya, mulai les vokal hingga les bermain musik.

Selain pintar berolah vokal, Maria juga mahir memainkan alat musik, di antaranya piano, gitar, dan biola. Aksi dan kekuatan vokal alumni SMP Santo Thomas I Medan ini sudah terbukti dapat menaklukkan kontestan lainnya dalam ajang Indonesian Idol kemarin. Kekuatan vokalnya seolah membuat seisi dunia membuka mata bahwa kualitas mengalahkan popularitas.

Begitu antusiasnya Maria, dirinya sendiri bahkan mengumumkan di lini masa bahwa dia sedang mempersiapkan diri untuk mengguncang kota kelahirannya lewat Konser Revolusioner yang dihelat Wiraland di perumahan Mayfair. Maria juga menghimbau setiap penggemarnya untuk melakukan pendaftaran pada situs resmi Wiraland dengan melakukan swipe-up pada insta story pribadinya.



Pada hari Minggu 16 Desember 2018, Maria akan tampil tunggal di Perumahan Mayfair, perumahan  terhijau di Medan. Begitu pun, selain Maria, konser ini sendiri juga akan dimeriahkan oleh Dynamic Band yang akan menghibur setiap undangan yang akan hadir nantinya. Tak hanya menyuguhkan acara musik, Konser Revolusioner Maria juga akan dihujani begitu banyak lucky draw yang akan diundi setiap jam selama  acara berlangsung.

Selain itu, karena diadakan bertepatan pada musim libur, selama acara berlangsung, pengembang sendiri juga mengikutsertakan kehadiran Santa Claus yang akan berkeliling membagi-bagikan hadiah menarik plus beraneka cokelat dan candies bagi setiap tamu undangan yang hadir. Nah, bagi Anda yang ingin mendapatkan undangannya, Anda bisa langsung mengunjungi kantor pemasaran dan Rumah Contoh Perumahan Mayfair yang beralamat di Jalan Bunga Terompet, Setia Budi, sebelum tanggal 16 Desember, tanggal diadakannya konser Maria Revolusioner.

Bagi pengembang sendiri, perhelatan Konser Revolusioner ini juga diadakan sebagai apresiasi pengembang terhadap kepercayaan yang sudah diberikan customer selama ini dalam mewujudkan rumah impian. Tak heran Konser Revolusiner ini diadakan menjelang akhir tahun.

Adapun perumahan Mayfair, perumahan terbaru besutan Wiraland, merupakan perumahan hijau terbaik se Kota Medan saat ini. Dengan row perumahan besar yakni 9 meter serta memiliki Jalan Penghubung di dalam Perumahan sehingga akses jalan bagi penghuni lebih diuntungkan lagi untuk jalan besar Jalan Ngumban Surbakti, Jamin Ginting, serta Setia Budi, sehingga dapat dipastikan investasi perumahan ini akan terus meningkat.

Sebagai satu-satunya perumahan hijau terbaik di Kota Medan, adapun harga unit yang dibesut mulai dari Rp 400 Jutaan. Harga tersebut akan terus meningkat mengingat investasi Wiraland yang senantiasa meningkat dari tahun ke tahun. Melihat animo masyarakat yang tinggi terhadap kebutuhan hunian, pengem bang juga masih memberikan penawaran BEBAS BIAYA KPR & PAJAK pada setiap masyarakat yang melakukan pemesanan unit sampai akhir tahun 2018. Penawaran ini tentu akan membuat pembeli bisa menang banyak karena mereka akan hemat mulai dari 30an Juta Rupiah sampai 71 Jutaan Rupiah. Info lebih lanjut : wiraland.com/maria_idol (0823 6262 8888)

Jumat, 07 Desember 2018

INDONESIA KREATIF: ANAK MUDA DAN PERANANNYA



Indonesia tanah airku
Tanah tumpah darahku
Di sanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku

Merinding dan nyaris menangis haru. Begitu perasaan saya tiap kali lagu negara ini bergema.  Kali ini, di hari ketujuh bulan Desember 2018, bait – bait dari WR Soepratman dilantunkan ratusan bibir peserta Flash Blogging “4 Tahun Indonesia Kreatif”,  di Hotel Grand Aston Medan.  Indonesia, ya ini tanah airku, tumpah darahku. Tanah air kita, tumpah darah kita. Lalu, peran apa yang telah atau akan kita pilih, untuk negeri yang di atasnya kita hidup, bernafas, bahkan jatuh cinta?

4 Tahun Indonesia Kreatif

Selepas menyanyikan lagu Indonesia Raya. Ibu Farida Dewi Maharani yang merupakan Plt. Kasubbid Media Cetak Kemominfo membuka kegiatan ini secara resmi. Saya setuju dengan pernyataan beliau,

“Kenapa memilih tema Indonesia Kreatif? Karena memang Indonesia harus kreatif.  Kita tak lagi menjalani persaingan lokal, namun sudah global, bahkan bersaing dengan teknologi. Jadi kalau tidak kreatif, kita akan kalah.”

Sambutan Ibu Farida Dewi Maharani

Mengutip dari laman ekonomi.kompas.com yang merupakan hasil survei APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia)  bahwa pada 2017, pengguna internet Indonesia mencapai 143,26 juta jiwa.

Bukankah ini sebuah potensi besar? Potensi besar untuk berkontribusi bagi pembangunan negeri  atau justru sebaliknya, untuk memecah belah. Balik lagi, karena teknologi internet ini memang seperti pisau, adalah alat, bisa menguntungkan atau sebaliknya tergantung di tangan siapa. Tapi, mbok ya kalau waras, kalau bisa untung kenapa memilih buntung?

Tiga Potensi Indonesia

Selepas pembukaan oleh Ibu Farida, masuklah ke sesi Bapak Handoko Darta yang merupakan Tim Komunikasi Presiden Joko Widodo. Dengan setelan santai, kemeja putih dan celana jins coklat, Pak Handoko membuka acara dengan sungguh tak terduga. Meminta peserta menyumbangkan suara bernyanyi lagu “Bungong Jeumpa” dan Yamko Rambe Yamko”. Lagu daerah dari tanah paling barat dan timur Indonesia. Sebenarnya saya ingin unjuk gigi, tapi takut malah zalim ke peserta karena vokal yang  'Aduh – hai'.

Sesi Pak Handoko Darta
“Indonesia merupakan negara middle income trap...” Pak Handoko berujar. Seperti sebuah jebakan Badman, dari dulu kita berada berkembang dan tak kunjung move on. Kita adalah pengekspor minyak, kenaikan minyak dunia  membuat kita ‘lebih kaya’, tapi itu dahulu. Kita punya hutan yang luar biasa, bahkan “Paru-paru dunia” adalah label negeri ini. Kaya dari kayu. Tetapi, itu dahulu. Pondasi kekuatan di bidang ini tak cukup kuat. Sekarang cadangan minyak semakin sedikit sedang permintaan semakin banyak, hingga tenggelamlah kejayaan masa lalu. Pun hutan semakin menipis.

Kini, ada tiga potensi Indonesia yang akan diperkuat yakni ekonomi kreatif, pariwisata, dan teknologi. Ketiga potensi ini diharapkan dapat menjadi jalan keluar dari jebakan Badman. Ngomong-ngomomng soal jebakan badman, frasa ini sudah karib di telinga saya sedari dulu meski saya tak pernah tahu, Badman pernah bersiasat jebakan apa.

Yang Mana Peran Kita?

“Anak muda maju, Indonesia maju.”

Tips dari Bapak Handoko Darta

 
Bicara tentang anak muda, ada enam peran anak muda yang telah lama diamati Pak Handoko Darta, dan tidak tertutup kemungkinan kita memiliki lebih dari satu peran.



1. Kreator
Seorang kreator adalah ia yang klop dengan peran yang meng-create, menemukan, merancang, memulai sesuatu yang baru. Bisa dibidang start-up, seni, maupun seorang entertainer.



Jika saja seorang Ahmad Zaky, menggunakan internet untuk nyinyir ataupun sekadar stalking mantan (misalnya), tentulah tak ada Bukalapak dengan kelas unicore. Unicore yaitu sebuah start up dengan nilai perusahaan di atas 1 juta dolar. Bukan hanya karena ada ide dan keberanian mengeksekusi, ia pun berangkat dari kepedulian untuk memajukan usaha ekonomi kecil menengah. Pun karena hargai domain Bukalapak yang hanya 80 ribu rupiah pada tahun 2010.

Di Asia ada tujuh startup unicore, dan empat dari Indonesia yakni Traveloka, Gojek, Bukalapak, dan Tokopedia. Aplaus, tentu ini sebuah prestasi.

2. Peduli
Sudah lumrah, bahwa seorang peduli adalah orang-rang yang berinisiatif meringankan kesulitan orang lain, karena susah hatinya melihat beban derita orang lain. Contohnya adalah para relawan yang kini tersebar di banyak bidang, baik di bidang pendidikan, kesehatan, atau lingkungan.

3. Orang biasa, pekerja, atau pun fans
Apakah ini peran yang paling biasa dan sederhana, atau level di bawah lainnya? Tentu tidak. Sebab Indonesia pun membutuhkan orang biasa, fans, dan pekerja denga dedikasi yang tak biasa.

4. Pahlawan
Pahlawan. Berjuang mengharumkan nama bangsa ataupun menoreh jasa bagi kehidupan orang lain. Misalnya para atlit dan tim SAR.



5.Cendekiawan
Ia yang tergolong cendekiawan adalah ia yang selalu dahaga atas ilmu pengetahuan.



6.Penjelajah
Adalah tipe yang hatinya terikat dengan alam, tempat-tempat baru, budaya-budaya yang mungkin belum pernah ia lihat sebelumnya. Ia senang untuk mengeksplorasi tiap daerah, menemukan hal – hal baru.



Acara tak berhenti dengan selesainya sesi Bapak Handoko Darta. Dilanjutkan dengan flash blogging dalam rangka menyebarkan hal – hal positif yang didapat pada pertemuan ini. Agar teman – teman yang tak hadir pun harapannya dapat terinspirasi. Setelah itu, break makan siang dan sholat, dan dilanjutkan dengan sesi Bapak Sukardi Rinakit, yang kata-katanya sempat dikutip oleh Bapak Handoko,

“Jangan pernah lelah mencintai Indonesia.”




Selasa, 04 Desember 2018

PENGEN LIBURAN AKHIR TAHUN, KE MINIONS CARNIVAL AJA

TAK terasa, penghujung tahun sebentar lagi akan tiba. Aroma liburan panjang juga sudah mulai menyeruak di berbagai sudut Kota Medan . Nah, buat Anda yang ingin mengisi liburan dengan orang-orang tersayang dan keluarga, langsung saja ke Halton Place tanggal  9 Desember 2018 nanti yuk!

Pasalnya, pada akhir pekan minggu kedua bulan Desember nanti, Parade Minions dan segenap perkumpulannya bakalan bikin heboh cluster Halton Place dengan segala pernak-pernik unik menggemaskan yang dihelat dalam event bersuasana liburan, Minions Carnival, yang digelar sedari pukul 10 pagi sampai selesai. Dalam acara tersebut, tak hanya menjumpai berbagai karakter Minions asli yang akan menampilkan berbagai kegemasan bagi putra—putri kesayangan Anda, namun juga bisa sekaligus berburu berbagai pernak-pernik unik Minions yang selama ini tentu tidak bisa Anda jumpai di Medan.

Itu sebabnya, Minions Merchandise Store juga akan hadir selama sehari penuh menemani Anda dan keluarga untuk memanjakan diri bersama kelucuan tim Minions yang dikemas dalam Minions Mascot yang berkeliling ke sana-kemari selama acara. Selain berha-ha-hi-hi dengan para Minions, selama acara berlangsung, Anda juga harus bersiap-siap menenami buah hati berlari ke sana ke mari ketika memilih berbagai wahana permaianan anak yang sudah disediakan selama karnival berlangsung.

Berlokasi di Perumahan The Grand Menteng Indah, cluster Halton Place, Minions Carnival nantinya dilengkapi dengan berbagai arena bermain, toko merchandise, food bazar, dan tentunya keberadaan Rumah Contoh Halton Place sebagai Rumah Contoh terbaik se Medan Tenggara. Cluster Halton Place ini sendiri merupakan cluster terbaru dari komplek Grand Menteng Indah yang berada di Jalan Panglima Denai. Proyek hunian berkelas ini sudah dihuni oleh sekitar 1500 kepala keluarga.

Karena bangunan serta desain interior dan ekseterior perumahan ini mengedepankan kualitas terbaik, tak heran cluster ini didaulat dan digadang sebagai perumahan termewah dan terbaik se Medan Tenggara. Dari segi lokasi, Halton Place juga sangat terjangkau dengan pusat kuliner China Town Asia Mega Mas, tempat ibadah akbar Mesjid Raya, bahkan jalur bebas hambatan Jalan Tol Amplas. Maka tak heran lokasi ini menjadi lokasi incaran karena memberikan berbagai kemudahan dan nilai investasi yang tinggi bagi Anda yang ingin mengambil hunian untuk diinvestasikan.


Adapun selama perhelatan Minions Carnival berlangsung nanti, para orang tua tidak perlu khawatir akan keselamatan buah hatinya. Sebab seluruh area akan diawasi oleh safeguard (penjaga wahana) yang sudah terlatih untuk menjaga dan mengawasi anak-anak yang bermain dalam arena nantinya.

Tak ketinggalan, sembari menemani buah hati Anda bersenang-senang, Anda sendiri juga nantinya akan menyaksikan berbagai fasilitas mewah perumahan ini, mulai dari Club House, Indoor Swimming Pool, Children Play Ground, Fitness Station, Party Deck, Sunset BBQ Paviliun, Green Sanctuary, Flower Garden serta Security Entrace System yang siap mengawal kenyamanan keluarga Anda dalam hunian.

Karena seluruh perhelatan Minions Carnaval ini dipersembahkan dengan GRATIS, maka Anda hanya tinggal melangkah masuk dan mengajak sebanyak-banyaknya orang-orang terkasih dan keluarga untuk bisa menikmati berbagai atraksi seru dari kawanan Minions plus berpose ria sepuas-puasnya dengan maskot Official Minions secara GRATIS, pada 9 Desember 2018 nanti. Info lebih lanjut, klik wiraland.com/minionscarnival (085297275999)

Jumat, 30 November 2018

Emily Young Selebgram Jakarta Ramaikan Event Perumahan di Medan

Selama Chill Out Party Di Givency One Medan, Emily Young Berhasil Manjakan Socialita dan Seluruh Pengunjung

ALHASIL standing applause tak henti-hentinya diberikan oleh setiap tamu yang sudah hadir dalam acara Chill Out Party di Givency One Medan yang diadakan pada Minggu 25 November lalu. Event ini  sebenarnya adalah lanjutan acara Exclusive Socialite Gathering yang juga diadakan di hari yang sama dalam jam yang berbeda.  Ya, dua acara keren tersebut berhasil memukau setiap undangan yang hadir pada minggu ke empat November 2018 lalu.



Didampingi Master Ceremonial (MC), Herman Tristianto, Emily Young Ryu, selebgram tenar berparas cantik bersama dr. Grace Novianthy Sinambela ternyata berhasil menyedot perhatian para sosialita yang hadir dalam tajuk kegiatan pertama, Exclusive Socialite Gathering yang dikemas dalam bentuk tanya jawab dan sharing tips seputar masalah kesehatan dan kecantikan. Tak pelak, antusiasme para undangan tak dapat dibendung lewat berbagai pertanyaan yang dilontarkan pada Emily.

Tak ketinggalan, dr. Grace juga ikut memberikan solusi seputar masalah kesehatan dan kecantikan dari dalam tubuh dan jiwa (inner beauty) bagi khalayak sosialita yang hadir, sehingga sharing tips yang dibawakan oleh duo pakar kecantikan ini menjadi agenda favorit para undangan yang bisa berinteraksi langsung dengan Emily yang diketahui begitu rajin berbagi tips seputar masalah kesehatan dan kecantikan di postingan akun pribadi instagramnya.

Selain menyaksikan dan mendengar berbagai tips yang dibagikan oleh Emily dalam Exclusive Socialite Gathering, sebanyak 50-an para undangan socialite juga dibawa berkeliling Rumah Contoh dan berswa foto ria di Mural Art Garden, Taman Mural Pertama di kota Medan. Takjub terhadap setiap sentuhan warna-warni mural art dan berbagai pernak pernik colourful yang menghiasi Mural Garden tersebut, tak heran membuat para sosialita yang hadir tak henti-hentinya memamerkan pose dan ekspresi terbaik mereka selama berada di sana. Jepret berkali-kali, lalu posting. Instagramable jadinya!

Selanjutnya, Chill Out Party sendiri digelar pada malam hari dengan tamu undangan yang didatangkan dari pembeli, rekanan, dan juga para anggota Asosiasi Manajemen Indonesia cabang Medan. Tak kalah seru, sedari sore acara ini dimeriahkan oleh Skycoustic Band, DJ David Lee dan berbagai Doorprize bernilai jutaan. Selain itu, tamu undangan juga disuguhkan berbagai tips menarik dalam bincang-bincang ala CEO Talk dari para pebisnis dan influencer Kota Medan.


Sebagai bintang tamu istimewa, Emily sendiri juga tak mau ketinggalan saat melantunkan tembang-tembang andalannya. Pemilik suara emas finalis 5 besar Indonesia Idol bersama Gisella Anastasia ini berulang kali mendulang riuh tepuk tangan atas setiap tembang yang dia lantunkan diiringi Skycoustic Band. Memang, rentetan acara apik ini tak lain tak bukan disuguhkan khusus oleh Wiraland Property Group selaku penyelanggara sebagai apresiasi dan persembahan dalam rangka launching Rumah Contoh Tahap III, Rumah Contoh Terbesar dan Termegah di Medan.

Selain menikmati berbagai kudapan berkelas mulai dari high tea, welcome drink, appetizer, BBQ party hingga cocktail, dari sekian banyak agenda selama event berlangsung, penampilan Emily Ryu adalah yang paling dinantikan. Gemerlap panggung dalam senja sore yang dihiasi ramainya lampu-lampu kecil cantik menjadi moment paling menawan saat Emily berdiri di panggung. Setiap tembang yang dia bawakan bersama Skycoustic Band berhasil membuat mata tak berkedip, sebagai bentuk jamuan untuk memanjakan para tamu undangan yang hampir mencapai 1000an orang saat itu.

Dilansir dari akun instagram pribadinya, Emily juga tak segan-segan mem-posting dan menyatakan dirinya yang sedang berada di Givency One dengan memberi tag pada akun resmi perumahan @givencyone_signature dalam acara Exclusive Chill Out Party yang dikemas sebagai bentuk launching Rumah Contoh Terbesar & Termegah di Kota Medan pada 25 November 2018 lalu.

Acara launching Rumah Contoh ini juga digelar berbarengan dengan peresmian Mural Art Garden sebagai Taman Mural Pertama sekaligus Satu-Satunya di Kota Medan yang sudah dibidik dan digadang sebagai destinasi swafoto terbaik dan terhits sepanjang tahun 2018. Adapun selama soft launching, Mural Art Garden sudah dibuka meski tidak untuk umum. Dan jika ingin mengunjungi destinasi swafoto ini, silakan follow akun resmi perumahan @givencyone_signature, agar dapat mengunjungi seluruh spot Mural Garden dengan menunjukkan instagram pribadi yang sudah melakukan following pada @givencyone_signature.

Selama event digelar, tak hanya puas berswa foto ria dan menikmati berbagai rentetan acara, para undangan juga merasa sangat dimanjakan dalam event istimewa yang digelar Wiraland jelang akhir tahun kali ini. Pasalnya tidak hanya pada setiap jamuan acara maupun kudapan yang membuat para undangan terkesan, namun juga keberadaan Rumah Contoh Givency One sebagai hunian idaman yang ternyata sangat memukau bagi para undangan. Terima kasih Emily, terima kasih Givency, terima kasih Wiraland!

Created By Sora Templates