Minggu, 17 Februari 2019

Amcorp Mall: Sajikan Barang Antik Terjangkau Berkualitas

Jalan-jalan ke pasar loak besar di Asia Tenggara. Berburu barang bekas dan antik berkualitas di Amcorp Mall, Petaling Jaya, Malaysia.


Apa yang kita pikirkan ketika mendengar “pasar loak”? Gerah? Berdebu? Atau barang – barang dengan kualitas ‘harap maklum’? Ya mungkin saja  akan menemukan hal kurang menyenangkan di atas.

Amcorp Mall, Barang Antik, Flea Market
perangko, uang, dan gelang giok

Namun untuk sebagian pemburu barang antik atau harga miring, tentu hal tersebut bukan masalah. Konon lagi jika pasarnya adem, rapi, lengkap, dengan barang – barang berkualitas baik, apa gak bahagia kali jadinya, ya kan? Keluar cakap Medan. Pasar loak yang se-menyenang-kan itu, bisa kita temukan di Amcorp Mall, Petaling Jaya, Malaysia.

Amcorp Mall, Barang Antik, Flea Market
Sambutan dari pihak Amcorp Mall

Berbeda dengan mall – mall lebih modern dan umumnya memajang barang – barang branded di Kuala Lumpur, Amcorp Mall justru hadir dengan ke-khas-an-nya sebagai flea market atau pasar loak. Mall yang terletak antara Kuala Lumpur dan Shah Alam via Federal Highway ini, merupakan the biggest indoor flea market di Asia Tenggara.

Amcorp Mall, Barang Antik, Flea Market
Satu-satunya foto diri yang berhasil selamat

Pengalaman mengunjungi Amcorp Mall, aku dapatkan saat menggenapi undangan Kementerian Tourism Malaysia akhir 2017 lalu. Undangan untuk meliput event Miss Shopia Shoping Hunt 2.0, yang isi kegiatannya 'sa'i' dari mall ke maal di Kuala Lumpur.


Miss Shopia Shoping Hunt
Pembukaan Miss Shopia 2.0 diikuti masyarakat umum Malaysia dan delegasi

Liputan event ini sudah dituangkan di Komburkali. Next, di sini kayaknya bakal pingin pos pengalaman itu dengan lebih personal lagi. 

Amcorp Mall, Sate, Flea Market
Sebelum keliling Amcorp Mall


Tak hanya barang loak

Meski disebut flea market, di mall yang pada 2019 ini berusia 21 tahun, kita tak hanya menemukan barang – barang second hand, tapi juga dapat menemukan barang – barang baru. Barang- barang yang benar – benar baru, atau barang baru yang super jadul, antik, dan unik. 

Amcorp Mall, Barang Bekas, Flea Market
Baju bekas masih bagus-bagus
Barang – barang bekas di sana pun umumnya juga memiliki kualitas yang masih bagus. Orang – orang yang datang kemari bukan hanya untuk membeli, tapi juga ada yang menjual, atau bahkan barter.


Apa saja yang bisa kita jumpai di Amcorp Mall?

Amcorp Mall, Barang Antik, Flea Market
Vinyl Record

Banyak. Kita bisa menemukan vinyl record atau piringan hitam, buku – buku, alat – alat rumah tangga berbahan keramik atau pun tembaga, benda – benda yang ada di zaman kakek - nenek. Tak ketinggalan perangko dan uang lama dari bebagai negara.

Amcorp Mall, Barang Antik, Flea Market
Yang ini barang - barang baru

Dan yang paling mudah ditemukan adalah mainan! Mulai dari Hot Wheels, Star Wars, sampai Barbie. Kalau mau dijabarkan satu demi satu apa saja yang ada di sana, bisa setebal skripsi.

Amcorp Mall, Barang Antik, Flea Market
Pajangan dinding dan poster


Menemani tumbuh
Salah satu keberkahan kala itu, saat main ke sana bertemu, berbincang, dan dipandu oleh Pak Azhari berkeliling – keliling mall ini. Beliau salah satu pakar barang antik dan penulis  yang juga memiliki toko di Amcorp Mall. Pak Azhari Mahmood dengan ramah dan senang hati menjelaskan hal – hal yang menarik di sana. 

Amcorp Mall, Barang Antik, Kolektor
Pak Azhari

Tak ketinggalan beliau juga menunjukkan beberapa toko besar yang dahulu mulanya berjualan hanya dengan menyewa satu – dua meja. Di antaranya adalah toko buku BookXcess 'orantua' dari Big Bad Wolf, bazar buku internasional. Cerita tentang Big Bad Wolf yang aku kunjungi, bisa dibaca di sini ya:



Amcorp Mall, Big Bad Wolf, Flea Market
BookXcess

Beliau bukan hanya fasih menjelaskan perihal barang antik di Malaysia tapi juga negera lainnya. Bahkan, kita sempat menyinggung keantikan di Yogyakarta dan Jalan Braga Bandung. Alahaiii.


Berakhir pekan di  flea market

Amcorp Mall, Barang Antik, Flea Market
Pengunjung Lantai Dasar

Amcorp Mall memang buka dari Senin sampai Ahad, namun untuk flea market – nya sendiri, kita baru dapat temukan di akhir pekan yakni Sabtu dan Ahad. Harga – harga yang ditawarkan cukup terjangkau, tapi kita juga masih boleh melakukan tawar menawar.

Amcorp Mall, Barang Antik, Flea Market
Batu Cincin
Dan membeli 4 buku mantul kali di sini,
masing-masing seharga RM 5 atau sekitar Rp 17.335 (kurs RM 1 = Rp 3.4670)

Tak perlu khawatir kelaparan ketika berburu di flea market, karena di sini juga banyak  gerai makanan yang siap untuk memanjakan lidah.

Amcorp Mall, Kuliner Malaysia
Makan siang setelah berjelajah Amcorp Mall

Rabu, 23 Januari 2019

Menabung Mudah dan Bisa Untung ala Sobatku


Pernah merasa, uang kalau di tangan, cepat aja habisnya? Ada aja pengeluaran di luar rencana. Tiba-tiba ban bocorlah, teman ngajak hangout lah, hangoutnya di mall eh lihat sepatu cakep jadi beli sepatu, eh ternyata diskon 60% kalau beli dua, eh eh eh malah beli dua.

Saat dompet semakin tipis di situlah muncul hasrat, pokoknya gajian bulan depan, aku harus nabung! Pas udah gajian, malas ke bank. Karena panas atau hujan, atau udah jam tutup, terus rasanya nominal nabung ‘enggak seberapa’, haduh selemah itu tekadnya. Itulah kisah nyataku, haha. Pinginnya, ATM setor tunai ada di dekat rumah, begitu.



Apalagi ya, kalau sekiranya kita punya target. Misalnya nih abang – abang yang pingin menghalalkan calon istrinya, kalau uang habis gitu – gitu aja, jadi merasa bersalah kan ya. Atau pernah enggak mau nabung untuk keperluan mendadak, tapi ambilnya susah. Gara-gara, kita udah pindah wilayah dan enggak ada bank itu atau jauh beud saat di lokasi baru kita?

Solusi dari Sobatku
Daritadi bicara masalah melulu ya, kayak enggak ada solusi. Hal-hal yang seperti ini yang mendorong hadirnya Sobatku. Tanggal 20 Januari 2019 bertempat di pelataran parkir Ring Road City Walk, aku kenalan sama Sobatku.

Foto bareng sobat
Sobatku adalah simpanan berbasis aplikasi online dari KSP Sahabat Mitra Sejati, dikenal juga sebagai Sahabat UKM (www.sahabat-ukm.com), berkantor pusat di Gedung Sampoerna Strategic  Square. Serta, didukung penuh oleh Bank Sampoerna. Aplikasinya bisa diunduh secara gratis di Google Store dan Apple Store. Sobatku sudah diluncurkan sejak tahun 2017, dan saat ini sudah ada 70 ribu nasabah loyal pengguna tabungan online ini.

Meriahnya Sobatku di Medan

Penyanyi Nowela
Acara Sobatku yang digelar hari itu, ramai sekali. Selain dihadiri penjabat pemerintah, ada juga beragam perlombaan, bazaar, penarikan undian, sampai penampilan dari artis Nowela. Nowela sungguh totalitas,selain suara yang ‘canggih’ ia sampai hujan-hujanan juga, buoook!
Acara ini disaksikan oleh Pejabat Dinas Sosial Medan, Kementerian Sosial Republik Indonesia, notaris, Polsek Medan, anggota dan calon anggota SahabaT KSP Mitra Sejati, serta masyarakat umum dari Medan dan sekitarnya.



Menabung semakin Mudah


Meja registrasi dan informasi
Nomor rekening di Sobatku adalah nomor ponsel. Sedang untuk keamanannya, Sobatku menggunakan One Time Password tiap kali transaksi untuk memastikan bahwa yang melakukannya bukan orang lain. Sekali pun keamanannya dijamin, tetap harus menjaga simcard dan hati – hati dengan berbagai modus penipuan.

Sistem keamanan aplikasi SOBATKU

Penyetoran atau pengambilan, bisa dilakukan di gerai Alfamart atau Alfamidi tanpa biaya tambahan bahkan tanpa saldo minimal, dan maksimal saldo pada satu akun sebesar 20 juta. Kita dapat memiliki lima akun SOBATKU dengan nomor ponsel yang berbeda tapi tetap dengan data KTP yang sama, dengan syarat terdapat beberapa data yang harus sama antara masing-masing akun yang diregistrasikan.

Siapa tahu bisa ke Eiffel juga
Tahu sendiri, Alfamart atau Alfamidi udah menjamur di banyak daerah di Indonesia. Jam buka gerai ini dari pagi sampai malam bahkan ada yang 24 jam. Sobatku juga bisa transfer saldonya sesama Sobatku secara gratis atau ke berbagai bank dengan biaya administrasi yang lebih rendah dari biaya transfer antar bank biasanya.


Menabung Bisa Untung
Untuk menyemangati para nasabah, Sobatku memberikan kesempatan pada seluruh nasabah memenangkan undian bulanan dan undian Grand Prize 100 jt , empat Paket Umrah, yang diundi setiap 3 bulan sepanjang tahun tanpa dikurangi biaya tambahan apa pun, karena pajak ditanggung pihak Sobatku. Selain itu, nasabah juga dapat memanfaatkan peluang untuk menjadi pengusaha Payment Point Online Bank (PPOB) untuk berbagai macam pembelian dan pembayaran rutin seperti pulsa, PLN, PDAM, TV berbayar, dll.

Undian SOBATKU tidak dipungut biaya, jangan percaya jika ada pihak yang mengatasnamakan SOBATKU meminta pajak hadiah.
 
Penarikan hadiah umrah, bagi non muslim bisa diuangkan senilai 25 juta

Cara Mendaftar Sobatku

Untuk jadi sobat saya dan saya jadi sobat kawan-kawan, kita perlu saling mengenal dan pengertian, dan mungkin perlu ditempa dalam kurun waktu yang tak ditentukan. Tapi mendaftar Sobatku enggak pakai lama, caranya:

1. Unduh dan pasang aplikasi Sobatku, dapat diunduh gratis di Google Store dan Apple Store
2. Klik “Daftar”
3. Lengkapi data sesuai KTP (pastikan foto KTP, selfie dengan KTP jelas dan sesuai)
4. Tunggu proses verifikasi identitas (1 hari kerja)
5. Mendapatkan notifikasi dan email bahwa akun Sobatku telah aktif
6. Langsung nabung dan nikmati kemudahan dari Sobatku.

Menabung di bawah bantal memanglah lebih mudah tapi penuh godaan dan begitu – begitu saja. Sobatku menawarkan kemudahan dan keuntungan dengan cara yang makin kekinian, ya kan?

Buat yang sudah memiliki akun SOBATKU.

Waspada Terhadap Penipuan a/n SOBATKU, Ganti PIN Secara Berkala, Rahasiakan Pin, OTP dan Pertanyaan Keamanan Anda.

Hati-Hati Bertransaksi Online, Selalu Waspada Saat Hendak Transfer Dana.  Hubungi Call Centre atau email ke [email protected] jika anda tidak merasa melakukan transaksi

Undian SOBATKU tidak dipungut biaya/pajak. Waspada jika ada pihak mengatasnamakan SOBATKU meminta pajak hadiah 


Selasa, 08 Januari 2019

Hari Gerakan Sejuta Pohon, WIRALAND Tanam Ribuan Pohon

MENJADI kepercayaan bagi masyarakat Medan adalah salah satu pilar kekuatan pengembang terpercaya Wiraland dalam upaya nyata terus membangun hunian bagi masyarakat. Berbagai upaya dan inovasi terus bergulir sebagai kepedulian pengembang untuk mewujudkan rumah impian masyarakat Kota Medan. Tak hanya fokus untuk membangun hunian idaman bagi warga Medan, tak luput pengembang juga senantiasa memperhatikan lingkungan lewat penghijauan yang dikemas dalam tajuk Corporate Social Responsibility (CSR) penanaman pohon, dalam menyambut awal tahun yang baru, sebagai dukungan gerakan Satu Juta Pohon pada peringatan Hari Sejuta Pohon, 10 Januari 2019 mendatang.
Sebelumnya, setelah sukses dengan kegiatan penghijauan lewat penanaman 1000 pohon ketapang pada peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2017 lalu di perumahan Mayfair, sebagai lanjutan gerakan penghijauan, Wiraland Property Group sebagai salah satu pengembang properti terpercaya dan terkemuka di Indonesia, secara khusus Medan, pada tahun 2018 lalu juga tetap menggalakkan kegiatan penghijauan dengan mengusung konsep Penanaman 10.000 Pohon Ketapang berkelanjutan. Agenda tersebut dilaksanakan di Kelurahan Tanjung Gusta sebagai lokasi awal penanaman pohon ketapang yang akan terus dilakukan secarar berkesinambungan. Adapun Kelurahan Tanjung Gusta ini merupakan lokasi yang cukup dekat dengan salah satu perumahan terbaik Wiraland, yakni Givency One. Penghijauan ini dimulai dengan satu per satu lokasi, namun pasti sehingga nanti hasilnya akan lebih terlihat.

Menindaklanjuti agenda penanaman 10.000 Pohon Ketapang pada 2018 lalu, tahun 2019 ini pengembang kembali menggalakkan program penghijauan ini di setiap proyek perumahan, bahkan sampai pada kawasan Tol Medan-Binjai (yang menjadi salah satu fasilitas unggulan perumahan Givency One).

Sebelumnya lagi, pengembang telah memaksimalkan kegiatan penghijauan dan pelestarian lingkungan ini mulai dari masing-masing lokasi perumahan yang dibangun. Sebutlah seperti perumahan River Valley Residence dengan penanaman 5000 pohon ketapang di area perumahan seluas 50 ha, lalu perumahan Mayfair dengan 1000 pohon ketapang, disusul dengan perumahan Givency One serta Halton Place yang dibangun dengan konsep perumahan hijau dan asri.

Kini, penciptaan lingkungan hijau tersebut tidak hanya difokuskan pada lingkungan perumahan maupun proyek properti yang sedang dibangun. Lebih luasnya lagi, pengembang memandang bahwa setiap lokasi bahkan fasilitas umum di sekitar perumahan juga harus ikut mendapat perhatian dalam gerakan penghijauan ini. Maka tak pelak, dalam menyambut 2019 yang lebih hijau dan asri lagi sekaligus sebagai gerakan dukungan pada peringatan Hari Sejuta Pohon Indonesia, agenda CSR penghijauan ini menjadi agenda pertama Wiraland.

Bagi pengembang, dewasa kini budaya sehat ternyata semakin tidak mudah dilakukan di lingkungan perkotaan terutama kawasan industri. Padahal kebutuhan dan permintaan masyarakat terhadap hunian yang hijau, asri dan sehat semakin meningkat. Berangkat dari hal tersebut, merupakan komitmen kuat bagi Wiraland untuk menciptakan lingkungan hijau yang sehat bagi masyarakat Medan dengan menggalakkan penanaman pohon di tengah maraknya pembangunan yang ada saat ini.

Tak hanya bertujuan untuk menghijaukan Kota Medan secara berkelanjutan, penanaman ribuan pohon ketapang berkelanjutan ini juga pada waktu yang akan datang diharapkan dapat menjadi solusi bahkan tindakan pencegahan jika terjadi kebanjiran. Penanaman pohon ketapang ini juga diharapkan dapat menjadi fasilitator penurun emisi karbon yang terus meningkat saat ini. Adapun jenis pohon ketapang ini merupakan salah satu tanaman yang cocok untuk Kota Medan karena mampu bertahan dalam kondisi kering, bisa jadi peneduh, serta cepat tumbuh.

Mengingat semakin padatnya kondisi Medan sebagai kota ketiga terbesar di Indonesia saat ini, tentu dibutuhkan upaya serius dalam penghijauan guna menciptakan lingkungan sehat. Artinya melalui program ini Wiraland berharap bahwa langkah hini bisa menjadi salah satu upaya penyelamatan dan pelestarian lingkungan hidup. Tak heran setiap perumahan yang dibangun oleh Wiraland senantiasa mengusung konsep ramah lingkungan.

Senin, 31 Desember 2018

D’Raja Coffee Dari Kopi Tiam Menuju Coffee Class


KATAKANLAH bagi hampir seluruh umat, pada trend setter kini, suasana dan citarasa dari sebuah tempat tongkrongan harus berjalan beriringan. Artinya, jika sebuah tongkrongan hanya mendewakan citarasa, maka pelanggan tetap akan merasa ada yang kurang. Apalagi saat ini swafoto (selfie foto) kian digandrungi oleh seluruh umat segala jenis usia ketika hendak mencari berbagai destinasi tongkrongan baik bagi keluarga maupun bagi relasi.


Tak pelak, bukan hal baru lagi bagi Kota Medan jika saat ini banyak bermunculan gerai kopi mulai dari yang benar-benar trully coffee shop, sampai yang hanya ikut trend saja, bisnis coffee shop kini bak jamur di tengah-tengah musim hujan. Padahal dulu, saat baru ditemukan di abad 10 Masehi oleh seorang sufi dari Yaman, Ali Bin Omar, rebusan kopi hanya sebagai obat penyakit kulit dan obat-obatan lainnya. Saat itu kopi mendapat gelar terhormat di kalangan masyarakat Timur Tengah, sehingga memberi kemakmuran bagi para pemilik kebun kopi, pengusaha kedai kopi, pedagang kopi, eksportir kopi, dan pemerintah di berbagai belahan dunia yang memiliki biji-bijian beraroma khas itu.

Selanjutnya, perjalanan kopi menjadi minuman dimulai lebih dari seribu tahun lalu di Ethiopia, dengan legenda cerita saat itu ada penggembala yang mencoba memakan buah kopi setelah mengamati bahwa kambing-kambing-nya tak tidur setelah memakan buah kopi liar di padang rumput tersebut. Sebuah literatur sejarah kopi juga menceritakan Sheik Omar, membawa kopi ke kota Al Mukha di negara Yaman pada tahun 1258. Barulah pada abad 15, kedai kopi pertama di dunia dibuka di Mekkah, sebagai tempat bersantai dan membahas politik sembari menikmati setiap reguk-teguk kopi. Waktu itu, kopi dimasak dengan merebus bijinya dalam air. Sekitar 100 tahun kemudian, praktik penggonsengan kopi dimulai di Turki. Maka, Kota Istanbul sangat dikenal dengan berdirinya ratusan rumah kopi.

Adapun biji kopi yang paling dikenal dan dikonsumsi orang sedunia, secara umum ada dua spesies yakni kopi arabika dan kopi robusta. Di Indonesia antara tahun 1696-1699, tanaman kopi awalnya hanya bersifat coba-coba, tetapi karena hasilnya memuaskan dan dipandang VOC menguntungkan, VOC menyebarkannya ke berbagai daerah agar ditanam. Pertengahan abad ke-17, VOC mengembangkan area tanaman kopi arabika di Sumatera, Bali, Sulawesi, dan Kep.Timor. Kecamatan Pakantan di Mandailing Natal, adalah daerah perkebunan kopi arabika pertama milik VOC di Sumatera saat itu. Kemudian kopi arabika dibawa ke Tapanuli Utara (Lintong Nihuta dan sekitar Danau Toba) dan dataran tinggi Gayo (Aceh Tengah).

Masuk pada zaman modernisasi, gerai kopi yang dulunya hanya sekedar warkop kini “naik pangkat” dengan istilah baru-nya coffee shop. Didukung dengan menjamurnya berbagai mal, tempat ngopi kian bergengsi. Tak hanya di mal, kafe-kafe kopi di luar gedung plasa kian bertambah banyak. Setiap coffee shop berlomba menawarkan berbagai rupa kelebihan sebagai daya tarik para penikmat kopi agar gerainya disambangi. Tak pelak, melipir ke gerai kopi kini menjadi gaya hidup umat perkotaan.

Seperti D’Raja Coffee misalnya. Coffee shop yang mulai bergeming sejak tahun 2013 ini awalnya hadir karena kecintaan dan keseriusan dua bersaudara, yakni Rudy dan William pada kopi yang membuat mereka membuka gerai kopi kecil (baca: kopi tiam) yang berawal dari empat (4) meja. Ibarat pepatah proses tak akan mengingkari hasil, konsistensi ketekunan kedua bersaudara ini berbuah menjadikan kopi tiam mungil tersebut bertransformasi menjadi gerai 1 pintu ruko yang juga tak lama kemudian juga menjadi 2 pintu ruko.

Biji kopi yang pertama kali digunakan adalah biji kopi Toraja yang disajikan dengan metode manual brew. Dari sinilah nama D’Raja Coffee dibentuk. Drip Toraja Coffee disingkat menjadi D’Raja Coffee. Seiring berjalan waktu, melihat bahwa biji kopi Arabika tak kalah nikmat, perlahan biji kopi Arabika mendominasi menggantikan biji kopi Toraja di D’Raja Coffee. Lagi-lagi konsistensi dua bersaudara Rudy dan William dalam meracik kopi ternyata menuai penetrasi. Tak heran, saat D’Raja  Coffee melebarkan ekspansi di Jalan Bandara Kuala Namu (tepat di depan Hotel Wings), gerai ini kian menjadi incaran yang selalu dipadati setiap tamu yang baru turun dari bandara menuju Medan atau sebaliknya.

Masih berlanjut, persistensi D’Raja Coffee ternyata kian kokoh dengan dibukanya gerai ketiga di Ismud Park. Di tangan Denny Wu, keberadaan coffee shop 24 jam ini tak hanya menuai pelanggan setia, namun juga mendatangkan berbagai kalangan yang ingin menekuni dunia kopi dengan serius. Kelas Kopi-pun dibuka meski tidak formal digemakan. Silih berganti, selama setahun, D’Raja Coffee sendiri telah memberangkatkan belasan pegiat industri kopi ke negara Kangguru.


Tak hanya para pecinta kopi yang ingin terjun langsung sebagai pegiat industri kopi, para eksekutif yang ingin belajar membuat kopi juga berlomba mencemplungkan diri di D’Raja Coffee untuk belajar, mulai dari membuat Espresso sampai Latte Art. Meski tak pernah dibuka resmi, Kelas Kopi di D’Raja Coffee terus bergulir menghasilkan calon-calon barista andal yang siap bersaing di kancah internasional maupun para para pegiat kopi pemula.

Bukan cuma seduhan kopi, gerai kopi ini juga menyangrai dan menjual biji-bijinya bagi setiap pelanggan yang mencandu. Adapun beberapa biji kopi yang senantiasa bisa Anda minta untuk di-packing antara lain adalah Gayo, Mandheiling, Lintong, Toraja, Sidikalang, Robusta, dan Red Coffee dengan minimal masing-masing package per 250gr. Jika penasaran dan gemar menyesap aroma kopi yang disangrai, pelanggan bisa langsung berkunjung ke D’Raja Coffee Kuala Namu maupun D’Raja Coffee Cemara Asri untuk menyaksikan setiap proses sangrai green bean menjadi biji kopi yang siap melalang buana.

Berlanjut kemudian, persistensi dan konsistensi ini juga mengantarkan D’Raja Coffee menjadi brand yang dilirik sebagai industri waralaba yang menjanjikan di Kota Medan. Kehadiran awalnya sebagai kopi tiam semakin diperhitungkan. Dalam kurun waktu setahun selama 2018, ekspansi coffee shop ini mencapai 3 gerai dalam setahun, yakni D’Raja Coffee Palembang di Kota Palembang, D’Raja Coffee Centrium di Jl. Brigjend Katamso, dan D’Raja Coffee Gatsu yang terbaru di Jl. Gatot Subroto. Alhasil kini sudah ada enam gerai D’Raja Coffee di Pulau Sumatera.

Pegiat industri bisnis food and beverage kian melirik dan menilai setiap gerai D’Raja tak hanya berhasil memikat hati setiap pecinta kopi namun juga penikmat kuliner. Itu sebabnya, setiap kali Anda bertandang ke D’Raja Coffee, berbagai penganan dan  kudapan Nusantara maupun internasional bisa Anda temukan dalam menunya. Selain menyuguhkan rasa-rasa nikmat dalam setiap masakan, D’Raja Coffee juga berhasil membuat pelanggannya betah berlama-lama di dalam karena suasana yang diusung di setiap gerai.

Adapun gerai yang baru dibuka di awal Desember, yakni D’Raja Coffee Gatsu, hadir dengan sentuhan yang sedikit berbeda. Gerai ini mengusungkan sajian seafood sebagai penganan andalannya selain kudapan ringan yang sudah lazim menemani seduhan kopi. Dengan konsep tersebut, maka sangat mudah ditebak bahwa kehadiran gerai keenam ini tak hanya sekedar menawarkan suasana cengkerama bagi penikmat kopi dan penganannya, namun lebih dari itu agar pengunjung dan pelanggannya bisa menikmati berbagai sajian Nusantara dalam balutan seafood yang dikemas sebagai penganan keluarga.

Jadi ketika melipir ke mari, maka Anda akan menemukan beberapa menu yang tidak akan dijumpai di gerai D’Raja Coffee lain, seperti ikan Gurami, Kerapu, Bawal, Udang, Kakap, Cumi, Iga, bahkan ragam tumisan sayur dalam berbagai racikan. Penganan berat ini memang sengaja dihadirkan di D’Raja Coffee Gatsu mengingat semakin tingginya minat warga Kota Medan dalam  berkuliner ria.

Meski baru dibuka, kehadiran gerai ini sudah tercium ramai. Tak heran, pengunjung dan pelanggan yang sudah mengenal betul cita rasa dan racikan D’Raja Coffee tak perlu mengulur waktu untuk segera menyambangi gerai ini saat baru beroperasional awal Desember 2018 kemarin. Kendati konsep penganan yang diusung adalah seafood, para pengunjung dan pelanggan tak perlu cemas saat merogoh kantong, sebab harga yang digadang cukup bersahabat, mulai dari Rp 15.000 per porsinya.

Konsep outdoor yang bagus juga ditawarkan di gerai ini. D’Raja Coffee kian menjadi tempat perhentian wajib yang tak akan mengecewakan. Anda bisa belajar membuat kopi di sini. Ingin lebih serius, Anda juga bisa membekali diri menjadi barista internasional dengan mengikuti Kelas Kopi-nya. Yang sudah pasti akan selalu membuat pengunjung dan pelanggan kembali terus, apa lagi kalau bukan cita rasa nikmati dalam seduhan dan penganan yang disuguhkan. Tertarik untuk mencoba? Anda bebas menentukan outlet mana yang ingin Anda kunjungi pertama sampai terakhir.

Sabtu, 15 Desember 2018

Maria Simorangkir Gelar Konser di Mayfair Medan

BERDARAH Batak dan berkampung halaman di Medan, Maria Simorangkir, Sang Juara Indonesian Idol 2018 akan kembali mengguncang kota kelahirannya pertengahan Desember 2018, sebelum akhir tahun berakhir. Dalam sebuah kesempatan spektakuler yang diadakan oleh Wiraland sebagai apresiasi bagi masyarakat Kota Medan yang selama ini sudah mempercayakan hunian idamannya bersama Wiraland, gadis bernama asli Maria Dwi Permata Simorangkir ini akan menggelar Konser Revolusioner di Perumahan terbarunya, Perumahan Mayfair, Setia Budi, pada 16 Desember 2018 mendatang.



Maria sendiri, adalah gadis kelahiran Medan, Sumatera Utara, 7 Oktober 2001 (16 tahun), yang sudah melalang buana di industri musik. Sejak usia 2,5 tahun sudah menunjukkan bakat jadi seorang menyanyi. Maria adalah anak tunggal. Sejak kecil ia mengikuti berbagai les untuk mengembangkan bakatnya, mulai les vokal hingga les bermain musik.

Selain pintar berolah vokal, Maria juga mahir memainkan alat musik, di antaranya piano, gitar, dan biola. Aksi dan kekuatan vokal alumni SMP Santo Thomas I Medan ini sudah terbukti dapat menaklukkan kontestan lainnya dalam ajang Indonesian Idol kemarin. Kekuatan vokalnya seolah membuat seisi dunia membuka mata bahwa kualitas mengalahkan popularitas.

Begitu antusiasnya Maria, dirinya sendiri bahkan mengumumkan di lini masa bahwa dia sedang mempersiapkan diri untuk mengguncang kota kelahirannya lewat Konser Revolusioner yang dihelat Wiraland di perumahan Mayfair. Maria juga menghimbau setiap penggemarnya untuk melakukan pendaftaran pada situs resmi Wiraland dengan melakukan swipe-up pada insta story pribadinya.



Pada hari Minggu 16 Desember 2018, Maria akan tampil tunggal di Perumahan Mayfair, perumahan  terhijau di Medan. Begitu pun, selain Maria, konser ini sendiri juga akan dimeriahkan oleh Dynamic Band yang akan menghibur setiap undangan yang akan hadir nantinya. Tak hanya menyuguhkan acara musik, Konser Revolusioner Maria juga akan dihujani begitu banyak lucky draw yang akan diundi setiap jam selama  acara berlangsung.

Selain itu, karena diadakan bertepatan pada musim libur, selama acara berlangsung, pengembang sendiri juga mengikutsertakan kehadiran Santa Claus yang akan berkeliling membagi-bagikan hadiah menarik plus beraneka cokelat dan candies bagi setiap tamu undangan yang hadir. Nah, bagi Anda yang ingin mendapatkan undangannya, Anda bisa langsung mengunjungi kantor pemasaran dan Rumah Contoh Perumahan Mayfair yang beralamat di Jalan Bunga Terompet, Setia Budi, sebelum tanggal 16 Desember, tanggal diadakannya konser Maria Revolusioner.

Bagi pengembang sendiri, perhelatan Konser Revolusioner ini juga diadakan sebagai apresiasi pengembang terhadap kepercayaan yang sudah diberikan customer selama ini dalam mewujudkan rumah impian. Tak heran Konser Revolusiner ini diadakan menjelang akhir tahun.

Adapun perumahan Mayfair, perumahan terbaru besutan Wiraland, merupakan perumahan hijau terbaik se Kota Medan saat ini. Dengan row perumahan besar yakni 9 meter serta memiliki Jalan Penghubung di dalam Perumahan sehingga akses jalan bagi penghuni lebih diuntungkan lagi untuk jalan besar Jalan Ngumban Surbakti, Jamin Ginting, serta Setia Budi, sehingga dapat dipastikan investasi perumahan ini akan terus meningkat.

Sebagai satu-satunya perumahan hijau terbaik di Kota Medan, adapun harga unit yang dibesut mulai dari Rp 400 Jutaan. Harga tersebut akan terus meningkat mengingat investasi Wiraland yang senantiasa meningkat dari tahun ke tahun. Melihat animo masyarakat yang tinggi terhadap kebutuhan hunian, pengem bang juga masih memberikan penawaran BEBAS BIAYA KPR & PAJAK pada setiap masyarakat yang melakukan pemesanan unit sampai akhir tahun 2018. Penawaran ini tentu akan membuat pembeli bisa menang banyak karena mereka akan hemat mulai dari 30an Juta Rupiah sampai 71 Jutaan Rupiah. Info lebih lanjut : wiraland.com/maria_idol (0823 6262 8888)

Jumat, 07 Desember 2018

INDONESIA KREATIF: ANAK MUDA DAN PERANANNYA



Indonesia tanah airku
Tanah tumpah darahku
Di sanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku

Merinding dan nyaris menangis haru. Begitu perasaan saya tiap kali lagu negara ini bergema.  Kali ini, di hari ketujuh bulan Desember 2018, bait – bait dari WR Soepratman dilantunkan ratusan bibir peserta Flash Blogging “4 Tahun Indonesia Kreatif”,  di Hotel Grand Aston Medan.  Indonesia, ya ini tanah airku, tumpah darahku. Tanah air kita, tumpah darah kita. Lalu, peran apa yang telah atau akan kita pilih, untuk negeri yang di atasnya kita hidup, bernafas, bahkan jatuh cinta?

4 Tahun Indonesia Kreatif

Selepas menyanyikan lagu Indonesia Raya. Ibu Farida Dewi Maharani yang merupakan Plt. Kasubbid Media Cetak Kemominfo membuka kegiatan ini secara resmi. Saya setuju dengan pernyataan beliau,

“Kenapa memilih tema Indonesia Kreatif? Karena memang Indonesia harus kreatif.  Kita tak lagi menjalani persaingan lokal, namun sudah global, bahkan bersaing dengan teknologi. Jadi kalau tidak kreatif, kita akan kalah.”

Sambutan Ibu Farida Dewi Maharani

Mengutip dari laman ekonomi.kompas.com yang merupakan hasil survei APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia)  bahwa pada 2017, pengguna internet Indonesia mencapai 143,26 juta jiwa.

Bukankah ini sebuah potensi besar? Potensi besar untuk berkontribusi bagi pembangunan negeri  atau justru sebaliknya, untuk memecah belah. Balik lagi, karena teknologi internet ini memang seperti pisau, adalah alat, bisa menguntungkan atau sebaliknya tergantung di tangan siapa. Tapi, mbok ya kalau waras, kalau bisa untung kenapa memilih buntung?

Tiga Potensi Indonesia

Selepas pembukaan oleh Ibu Farida, masuklah ke sesi Bapak Handoko Darta yang merupakan Tim Komunikasi Presiden Joko Widodo. Dengan setelan santai, kemeja putih dan celana jins coklat, Pak Handoko membuka acara dengan sungguh tak terduga. Meminta peserta menyumbangkan suara bernyanyi lagu “Bungong Jeumpa” dan Yamko Rambe Yamko”. Lagu daerah dari tanah paling barat dan timur Indonesia. Sebenarnya saya ingin unjuk gigi, tapi takut malah zalim ke peserta karena vokal yang  'Aduh – hai'.

Sesi Pak Handoko Darta
“Indonesia merupakan negara middle income trap...” Pak Handoko berujar. Seperti sebuah jebakan Badman, dari dulu kita berada berkembang dan tak kunjung move on. Kita adalah pengekspor minyak, kenaikan minyak dunia  membuat kita ‘lebih kaya’, tapi itu dahulu. Kita punya hutan yang luar biasa, bahkan “Paru-paru dunia” adalah label negeri ini. Kaya dari kayu. Tetapi, itu dahulu. Pondasi kekuatan di bidang ini tak cukup kuat. Sekarang cadangan minyak semakin sedikit sedang permintaan semakin banyak, hingga tenggelamlah kejayaan masa lalu. Pun hutan semakin menipis.

Kini, ada tiga potensi Indonesia yang akan diperkuat yakni ekonomi kreatif, pariwisata, dan teknologi. Ketiga potensi ini diharapkan dapat menjadi jalan keluar dari jebakan Badman. Ngomong-ngomomng soal jebakan badman, frasa ini sudah karib di telinga saya sedari dulu meski saya tak pernah tahu, Badman pernah bersiasat jebakan apa.

Yang Mana Peran Kita?

“Anak muda maju, Indonesia maju.”

Tips dari Bapak Handoko Darta

 
Bicara tentang anak muda, ada enam peran anak muda yang telah lama diamati Pak Handoko Darta, dan tidak tertutup kemungkinan kita memiliki lebih dari satu peran.



1. Kreator
Seorang kreator adalah ia yang klop dengan peran yang meng-create, menemukan, merancang, memulai sesuatu yang baru. Bisa dibidang start-up, seni, maupun seorang entertainer.



Jika saja seorang Ahmad Zaky, menggunakan internet untuk nyinyir ataupun sekadar stalking mantan (misalnya), tentulah tak ada Bukalapak dengan kelas unicore. Unicore yaitu sebuah start up dengan nilai perusahaan di atas 1 juta dolar. Bukan hanya karena ada ide dan keberanian mengeksekusi, ia pun berangkat dari kepedulian untuk memajukan usaha ekonomi kecil menengah. Pun karena hargai domain Bukalapak yang hanya 80 ribu rupiah pada tahun 2010.

Di Asia ada tujuh startup unicore, dan empat dari Indonesia yakni Traveloka, Gojek, Bukalapak, dan Tokopedia. Aplaus, tentu ini sebuah prestasi.

2. Peduli
Sudah lumrah, bahwa seorang peduli adalah orang-rang yang berinisiatif meringankan kesulitan orang lain, karena susah hatinya melihat beban derita orang lain. Contohnya adalah para relawan yang kini tersebar di banyak bidang, baik di bidang pendidikan, kesehatan, atau lingkungan.

3. Orang biasa, pekerja, atau pun fans
Apakah ini peran yang paling biasa dan sederhana, atau level di bawah lainnya? Tentu tidak. Sebab Indonesia pun membutuhkan orang biasa, fans, dan pekerja denga dedikasi yang tak biasa.

4. Pahlawan
Pahlawan. Berjuang mengharumkan nama bangsa ataupun menoreh jasa bagi kehidupan orang lain. Misalnya para atlit dan tim SAR.



5.Cendekiawan
Ia yang tergolong cendekiawan adalah ia yang selalu dahaga atas ilmu pengetahuan.



6.Penjelajah
Adalah tipe yang hatinya terikat dengan alam, tempat-tempat baru, budaya-budaya yang mungkin belum pernah ia lihat sebelumnya. Ia senang untuk mengeksplorasi tiap daerah, menemukan hal – hal baru.



Acara tak berhenti dengan selesainya sesi Bapak Handoko Darta. Dilanjutkan dengan flash blogging dalam rangka menyebarkan hal – hal positif yang didapat pada pertemuan ini. Agar teman – teman yang tak hadir pun harapannya dapat terinspirasi. Setelah itu, break makan siang dan sholat, dan dilanjutkan dengan sesi Bapak Sukardi Rinakit, yang kata-katanya sempat dikutip oleh Bapak Handoko,

“Jangan pernah lelah mencintai Indonesia.”




Created By Sora Templates