Sabtu, 15 Desember 2018

Maria Simorangkir Gelar Konser di Mayfair Medan

BERDARAH Batak dan berkampung halaman di Medan, Maria Simorangkir, Sang Juara Indonesian Idol 2018 akan kembali mengguncang kota kelahirannya pertengahan Desember 2018, sebelum akhir tahun berakhir. Dalam sebuah kesempatan spektakuler yang diadakan oleh Wiraland sebagai apresiasi bagi masyarakat Kota Medan yang selama ini sudah mempercayakan hunian idamannya bersama Wiraland, gadis bernama asli Maria Dwi Permata Simorangkir ini akan menggelar Konser Revolusioner di Perumahan terbarunya, Perumahan Mayfair, Setia Budi, pada 16 Desember 2018 mendatang.



Maria sendiri, adalah gadis kelahiran Medan, Sumatera Utara, 7 Oktober 2001 (16 tahun), yang sudah melalang buana di industri musik. Sejak usia 2,5 tahun sudah menunjukkan bakat jadi seorang menyanyi. Maria adalah anak tunggal. Sejak kecil ia mengikuti berbagai les untuk mengembangkan bakatnya, mulai les vokal hingga les bermain musik.

Selain pintar berolah vokal, Maria juga mahir memainkan alat musik, di antaranya piano, gitar, dan biola. Aksi dan kekuatan vokal alumni SMP Santo Thomas I Medan ini sudah terbukti dapat menaklukkan kontestan lainnya dalam ajang Indonesian Idol kemarin. Kekuatan vokalnya seolah membuat seisi dunia membuka mata bahwa kualitas mengalahkan popularitas.

Begitu antusiasnya Maria, dirinya sendiri bahkan mengumumkan di lini masa bahwa dia sedang mempersiapkan diri untuk mengguncang kota kelahirannya lewat Konser Revolusioner yang dihelat Wiraland di perumahan Mayfair. Maria juga menghimbau setiap penggemarnya untuk melakukan pendaftaran pada situs resmi Wiraland dengan melakukan swipe-up pada insta story pribadinya.



Pada hari Minggu 16 Desember 2018, Maria akan tampil tunggal di Perumahan Mayfair, perumahan  terhijau di Medan. Begitu pun, selain Maria, konser ini sendiri juga akan dimeriahkan oleh Dynamic Band yang akan menghibur setiap undangan yang akan hadir nantinya. Tak hanya menyuguhkan acara musik, Konser Revolusioner Maria juga akan dihujani begitu banyak lucky draw yang akan diundi setiap jam selama  acara berlangsung.

Selain itu, karena diadakan bertepatan pada musim libur, selama acara berlangsung, pengembang sendiri juga mengikutsertakan kehadiran Santa Claus yang akan berkeliling membagi-bagikan hadiah menarik plus beraneka cokelat dan candies bagi setiap tamu undangan yang hadir. Nah, bagi Anda yang ingin mendapatkan undangannya, Anda bisa langsung mengunjungi kantor pemasaran dan Rumah Contoh Perumahan Mayfair yang beralamat di Jalan Bunga Terompet, Setia Budi, sebelum tanggal 16 Desember, tanggal diadakannya konser Maria Revolusioner.

Bagi pengembang sendiri, perhelatan Konser Revolusioner ini juga diadakan sebagai apresiasi pengembang terhadap kepercayaan yang sudah diberikan customer selama ini dalam mewujudkan rumah impian. Tak heran Konser Revolusiner ini diadakan menjelang akhir tahun.

Adapun perumahan Mayfair, perumahan terbaru besutan Wiraland, merupakan perumahan hijau terbaik se Kota Medan saat ini. Dengan row perumahan besar yakni 9 meter serta memiliki Jalan Penghubung di dalam Perumahan sehingga akses jalan bagi penghuni lebih diuntungkan lagi untuk jalan besar Jalan Ngumban Surbakti, Jamin Ginting, serta Setia Budi, sehingga dapat dipastikan investasi perumahan ini akan terus meningkat.

Sebagai satu-satunya perumahan hijau terbaik di Kota Medan, adapun harga unit yang dibesut mulai dari Rp 400 Jutaan. Harga tersebut akan terus meningkat mengingat investasi Wiraland yang senantiasa meningkat dari tahun ke tahun. Melihat animo masyarakat yang tinggi terhadap kebutuhan hunian, pengem bang juga masih memberikan penawaran BEBAS BIAYA KPR & PAJAK pada setiap masyarakat yang melakukan pemesanan unit sampai akhir tahun 2018. Penawaran ini tentu akan membuat pembeli bisa menang banyak karena mereka akan hemat mulai dari 30an Juta Rupiah sampai 71 Jutaan Rupiah. Info lebih lanjut : wiraland.com/maria_idol (0823 6262 8888)

Jumat, 07 Desember 2018

INDONESIA KREATIF: ANAK MUDA DAN PERANANNYA



Indonesia tanah airku
Tanah tumpah darahku
Di sanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku

Merinding dan nyaris menangis haru. Begitu perasaan saya tiap kali lagu negara ini bergema.  Kali ini, di hari ketujuh bulan Desember 2018, bait – bait dari WR Soepratman dilantunkan ratusan bibir peserta Flash Blogging “4 Tahun Indonesia Kreatif”,  di Hotel Grand Aston Medan.  Indonesia, ya ini tanah airku, tumpah darahku. Tanah air kita, tumpah darah kita. Lalu, peran apa yang telah atau akan kita pilih, untuk negeri yang di atasnya kita hidup, bernafas, bahkan jatuh cinta?

4 Tahun Indonesia Kreatif

Selepas menyanyikan lagu Indonesia Raya. Ibu Farida Dewi Maharani yang merupakan Plt. Kasubbid Media Cetak Kemominfo membuka kegiatan ini secara resmi. Saya setuju dengan pernyataan beliau,

“Kenapa memilih tema Indonesia Kreatif? Karena memang Indonesia harus kreatif.  Kita tak lagi menjalani persaingan lokal, namun sudah global, bahkan bersaing dengan teknologi. Jadi kalau tidak kreatif, kita akan kalah.”

Sambutan Ibu Farida Dewi Maharani

Mengutip dari laman ekonomi.kompas.com yang merupakan hasil survei APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia)  bahwa pada 2017, pengguna internet Indonesia mencapai 143,26 juta jiwa.

Bukankah ini sebuah potensi besar? Potensi besar untuk berkontribusi bagi pembangunan negeri  atau justru sebaliknya, untuk memecah belah. Balik lagi, karena teknologi internet ini memang seperti pisau, adalah alat, bisa menguntungkan atau sebaliknya tergantung di tangan siapa. Tapi, mbok ya kalau waras, kalau bisa untung kenapa memilih buntung?

Tiga Potensi Indonesia

Selepas pembukaan oleh Ibu Farida, masuklah ke sesi Bapak Handoko Darta yang merupakan Tim Komunikasi Presiden Joko Widodo. Dengan setelan santai, kemeja putih dan celana jins coklat, Pak Handoko membuka acara dengan sungguh tak terduga. Meminta peserta menyumbangkan suara bernyanyi lagu “Bungong Jeumpa” dan Yamko Rambe Yamko”. Lagu daerah dari tanah paling barat dan timur Indonesia. Sebenarnya saya ingin unjuk gigi, tapi takut malah zalim ke peserta karena vokal yang  'Aduh – hai'.

Sesi Pak Handoko Darta
“Indonesia merupakan negara middle income trap...” Pak Handoko berujar. Seperti sebuah jebakan Badman, dari dulu kita berada berkembang dan tak kunjung move on. Kita adalah pengekspor minyak, kenaikan minyak dunia  membuat kita ‘lebih kaya’, tapi itu dahulu. Kita punya hutan yang luar biasa, bahkan “Paru-paru dunia” adalah label negeri ini. Kaya dari kayu. Tetapi, itu dahulu. Pondasi kekuatan di bidang ini tak cukup kuat. Sekarang cadangan minyak semakin sedikit sedang permintaan semakin banyak, hingga tenggelamlah kejayaan masa lalu. Pun hutan semakin menipis.

Kini, ada tiga potensi Indonesia yang akan diperkuat yakni ekonomi kreatif, pariwisata, dan teknologi. Ketiga potensi ini diharapkan dapat menjadi jalan keluar dari jebakan Badman. Ngomong-ngomomng soal jebakan badman, frasa ini sudah karib di telinga saya sedari dulu meski saya tak pernah tahu, Badman pernah bersiasat jebakan apa.

Yang Mana Peran Kita?

“Anak muda maju, Indonesia maju.”

Tips dari Bapak Handoko Darta

 
Bicara tentang anak muda, ada enam peran anak muda yang telah lama diamati Pak Handoko Darta, dan tidak tertutup kemungkinan kita memiliki lebih dari satu peran.



1. Kreator
Seorang kreator adalah ia yang klop dengan peran yang meng-create, menemukan, merancang, memulai sesuatu yang baru. Bisa dibidang start-up, seni, maupun seorang entertainer.



Jika saja seorang Ahmad Zaky, menggunakan internet untuk nyinyir ataupun sekadar stalking mantan (misalnya), tentulah tak ada Bukalapak dengan kelas unicore. Unicore yaitu sebuah start up dengan nilai perusahaan di atas 1 juta dolar. Bukan hanya karena ada ide dan keberanian mengeksekusi, ia pun berangkat dari kepedulian untuk memajukan usaha ekonomi kecil menengah. Pun karena hargai domain Bukalapak yang hanya 80 ribu rupiah pada tahun 2010.

Di Asia ada tujuh startup unicore, dan empat dari Indonesia yakni Traveloka, Gojek, Bukalapak, dan Tokopedia. Aplaus, tentu ini sebuah prestasi.

2. Peduli
Sudah lumrah, bahwa seorang peduli adalah orang-rang yang berinisiatif meringankan kesulitan orang lain, karena susah hatinya melihat beban derita orang lain. Contohnya adalah para relawan yang kini tersebar di banyak bidang, baik di bidang pendidikan, kesehatan, atau lingkungan.

3. Orang biasa, pekerja, atau pun fans
Apakah ini peran yang paling biasa dan sederhana, atau level di bawah lainnya? Tentu tidak. Sebab Indonesia pun membutuhkan orang biasa, fans, dan pekerja denga dedikasi yang tak biasa.

4. Pahlawan
Pahlawan. Berjuang mengharumkan nama bangsa ataupun menoreh jasa bagi kehidupan orang lain. Misalnya para atlit dan tim SAR.



5.Cendekiawan
Ia yang tergolong cendekiawan adalah ia yang selalu dahaga atas ilmu pengetahuan.



6.Penjelajah
Adalah tipe yang hatinya terikat dengan alam, tempat-tempat baru, budaya-budaya yang mungkin belum pernah ia lihat sebelumnya. Ia senang untuk mengeksplorasi tiap daerah, menemukan hal – hal baru.



Acara tak berhenti dengan selesainya sesi Bapak Handoko Darta. Dilanjutkan dengan flash blogging dalam rangka menyebarkan hal – hal positif yang didapat pada pertemuan ini. Agar teman – teman yang tak hadir pun harapannya dapat terinspirasi. Setelah itu, break makan siang dan sholat, dan dilanjutkan dengan sesi Bapak Sukardi Rinakit, yang kata-katanya sempat dikutip oleh Bapak Handoko,

“Jangan pernah lelah mencintai Indonesia.”




Selasa, 04 Desember 2018

PENGEN LIBURAN AKHIR TAHUN, KE MINIONS CARNIVAL AJA

TAK terasa, penghujung tahun sebentar lagi akan tiba. Aroma liburan panjang juga sudah mulai menyeruak di berbagai sudut Kota Medan . Nah, buat Anda yang ingin mengisi liburan dengan orang-orang tersayang dan keluarga, langsung saja ke Halton Place tanggal  9 Desember 2018 nanti yuk!

Pasalnya, pada akhir pekan minggu kedua bulan Desember nanti, Parade Minions dan segenap perkumpulannya bakalan bikin heboh cluster Halton Place dengan segala pernak-pernik unik menggemaskan yang dihelat dalam event bersuasana liburan, Minions Carnival, yang digelar sedari pukul 10 pagi sampai selesai. Dalam acara tersebut, tak hanya menjumpai berbagai karakter Minions asli yang akan menampilkan berbagai kegemasan bagi putra—putri kesayangan Anda, namun juga bisa sekaligus berburu berbagai pernak-pernik unik Minions yang selama ini tentu tidak bisa Anda jumpai di Medan.

Itu sebabnya, Minions Merchandise Store juga akan hadir selama sehari penuh menemani Anda dan keluarga untuk memanjakan diri bersama kelucuan tim Minions yang dikemas dalam Minions Mascot yang berkeliling ke sana-kemari selama acara. Selain berha-ha-hi-hi dengan para Minions, selama acara berlangsung, Anda juga harus bersiap-siap menenami buah hati berlari ke sana ke mari ketika memilih berbagai wahana permaianan anak yang sudah disediakan selama karnival berlangsung.

Berlokasi di Perumahan The Grand Menteng Indah, cluster Halton Place, Minions Carnival nantinya dilengkapi dengan berbagai arena bermain, toko merchandise, food bazar, dan tentunya keberadaan Rumah Contoh Halton Place sebagai Rumah Contoh terbaik se Medan Tenggara. Cluster Halton Place ini sendiri merupakan cluster terbaru dari komplek Grand Menteng Indah yang berada di Jalan Panglima Denai. Proyek hunian berkelas ini sudah dihuni oleh sekitar 1500 kepala keluarga.

Karena bangunan serta desain interior dan ekseterior perumahan ini mengedepankan kualitas terbaik, tak heran cluster ini didaulat dan digadang sebagai perumahan termewah dan terbaik se Medan Tenggara. Dari segi lokasi, Halton Place juga sangat terjangkau dengan pusat kuliner China Town Asia Mega Mas, tempat ibadah akbar Mesjid Raya, bahkan jalur bebas hambatan Jalan Tol Amplas. Maka tak heran lokasi ini menjadi lokasi incaran karena memberikan berbagai kemudahan dan nilai investasi yang tinggi bagi Anda yang ingin mengambil hunian untuk diinvestasikan.


Adapun selama perhelatan Minions Carnival berlangsung nanti, para orang tua tidak perlu khawatir akan keselamatan buah hatinya. Sebab seluruh area akan diawasi oleh safeguard (penjaga wahana) yang sudah terlatih untuk menjaga dan mengawasi anak-anak yang bermain dalam arena nantinya.

Tak ketinggalan, sembari menemani buah hati Anda bersenang-senang, Anda sendiri juga nantinya akan menyaksikan berbagai fasilitas mewah perumahan ini, mulai dari Club House, Indoor Swimming Pool, Children Play Ground, Fitness Station, Party Deck, Sunset BBQ Paviliun, Green Sanctuary, Flower Garden serta Security Entrace System yang siap mengawal kenyamanan keluarga Anda dalam hunian.

Karena seluruh perhelatan Minions Carnaval ini dipersembahkan dengan GRATIS, maka Anda hanya tinggal melangkah masuk dan mengajak sebanyak-banyaknya orang-orang terkasih dan keluarga untuk bisa menikmati berbagai atraksi seru dari kawanan Minions plus berpose ria sepuas-puasnya dengan maskot Official Minions secara GRATIS, pada 9 Desember 2018 nanti. Info lebih lanjut, klik wiraland.com/minionscarnival (085297275999)

Jumat, 30 November 2018

Emily Young Selebgram Jakarta Ramaikan Event Perumahan di Medan

Selama Chill Out Party Di Givency One Medan, Emily Young Berhasil Manjakan Socialita dan Seluruh Pengunjung

ALHASIL standing applause tak henti-hentinya diberikan oleh setiap tamu yang sudah hadir dalam acara Chill Out Party di Givency One Medan yang diadakan pada Minggu 25 November lalu. Event ini  sebenarnya adalah lanjutan acara Exclusive Socialite Gathering yang juga diadakan di hari yang sama dalam jam yang berbeda.  Ya, dua acara keren tersebut berhasil memukau setiap undangan yang hadir pada minggu ke empat November 2018 lalu.



Didampingi Master Ceremonial (MC), Herman Tristianto, Emily Young Ryu, selebgram tenar berparas cantik bersama dr. Grace Novianthy Sinambela ternyata berhasil menyedot perhatian para sosialita yang hadir dalam tajuk kegiatan pertama, Exclusive Socialite Gathering yang dikemas dalam bentuk tanya jawab dan sharing tips seputar masalah kesehatan dan kecantikan. Tak pelak, antusiasme para undangan tak dapat dibendung lewat berbagai pertanyaan yang dilontarkan pada Emily.

Tak ketinggalan, dr. Grace juga ikut memberikan solusi seputar masalah kesehatan dan kecantikan dari dalam tubuh dan jiwa (inner beauty) bagi khalayak sosialita yang hadir, sehingga sharing tips yang dibawakan oleh duo pakar kecantikan ini menjadi agenda favorit para undangan yang bisa berinteraksi langsung dengan Emily yang diketahui begitu rajin berbagi tips seputar masalah kesehatan dan kecantikan di postingan akun pribadi instagramnya.

Selain menyaksikan dan mendengar berbagai tips yang dibagikan oleh Emily dalam Exclusive Socialite Gathering, sebanyak 50-an para undangan socialite juga dibawa berkeliling Rumah Contoh dan berswa foto ria di Mural Art Garden, Taman Mural Pertama di kota Medan. Takjub terhadap setiap sentuhan warna-warni mural art dan berbagai pernak pernik colourful yang menghiasi Mural Garden tersebut, tak heran membuat para sosialita yang hadir tak henti-hentinya memamerkan pose dan ekspresi terbaik mereka selama berada di sana. Jepret berkali-kali, lalu posting. Instagramable jadinya!

Selanjutnya, Chill Out Party sendiri digelar pada malam hari dengan tamu undangan yang didatangkan dari pembeli, rekanan, dan juga para anggota Asosiasi Manajemen Indonesia cabang Medan. Tak kalah seru, sedari sore acara ini dimeriahkan oleh Skycoustic Band, DJ David Lee dan berbagai Doorprize bernilai jutaan. Selain itu, tamu undangan juga disuguhkan berbagai tips menarik dalam bincang-bincang ala CEO Talk dari para pebisnis dan influencer Kota Medan.


Sebagai bintang tamu istimewa, Emily sendiri juga tak mau ketinggalan saat melantunkan tembang-tembang andalannya. Pemilik suara emas finalis 5 besar Indonesia Idol bersama Gisella Anastasia ini berulang kali mendulang riuh tepuk tangan atas setiap tembang yang dia lantunkan diiringi Skycoustic Band. Memang, rentetan acara apik ini tak lain tak bukan disuguhkan khusus oleh Wiraland Property Group selaku penyelanggara sebagai apresiasi dan persembahan dalam rangka launching Rumah Contoh Tahap III, Rumah Contoh Terbesar dan Termegah di Medan.

Selain menikmati berbagai kudapan berkelas mulai dari high tea, welcome drink, appetizer, BBQ party hingga cocktail, dari sekian banyak agenda selama event berlangsung, penampilan Emily Ryu adalah yang paling dinantikan. Gemerlap panggung dalam senja sore yang dihiasi ramainya lampu-lampu kecil cantik menjadi moment paling menawan saat Emily berdiri di panggung. Setiap tembang yang dia bawakan bersama Skycoustic Band berhasil membuat mata tak berkedip, sebagai bentuk jamuan untuk memanjakan para tamu undangan yang hampir mencapai 1000an orang saat itu.

Dilansir dari akun instagram pribadinya, Emily juga tak segan-segan mem-posting dan menyatakan dirinya yang sedang berada di Givency One dengan memberi tag pada akun resmi perumahan @givencyone_signature dalam acara Exclusive Chill Out Party yang dikemas sebagai bentuk launching Rumah Contoh Terbesar & Termegah di Kota Medan pada 25 November 2018 lalu.

Acara launching Rumah Contoh ini juga digelar berbarengan dengan peresmian Mural Art Garden sebagai Taman Mural Pertama sekaligus Satu-Satunya di Kota Medan yang sudah dibidik dan digadang sebagai destinasi swafoto terbaik dan terhits sepanjang tahun 2018. Adapun selama soft launching, Mural Art Garden sudah dibuka meski tidak untuk umum. Dan jika ingin mengunjungi destinasi swafoto ini, silakan follow akun resmi perumahan @givencyone_signature, agar dapat mengunjungi seluruh spot Mural Garden dengan menunjukkan instagram pribadi yang sudah melakukan following pada @givencyone_signature.

Selama event digelar, tak hanya puas berswa foto ria dan menikmati berbagai rentetan acara, para undangan juga merasa sangat dimanjakan dalam event istimewa yang digelar Wiraland jelang akhir tahun kali ini. Pasalnya tidak hanya pada setiap jamuan acara maupun kudapan yang membuat para undangan terkesan, namun juga keberadaan Rumah Contoh Givency One sebagai hunian idaman yang ternyata sangat memukau bagi para undangan. Terima kasih Emily, terima kasih Givency, terima kasih Wiraland!

Sabtu, 24 November 2018

Emily Young Rela Jauh-Jauh Dari Jakarta, Demi Chill Out Party Di Givency One Medan

SIAPA yang tak kenal Emily Young Ryu, selebgram tenar berparas cantik dengan suara emas yang pernah masuk 5 besar Indonesia Idol bersama Gisella Anastasia. Di tengah-tengah kesibukannya di dunia tarik suara, Emily juga rajin berbagi tips seputar masalah kesehatan dan kecantikan di postingan akun pribadi instagramnya. Tak heran, berbagai brand produk kesehatan dan kecantikan pilihan sering mengincar Emily untuk mempopulerkan produk-produk seputar kecantikan dan kesehatan.


Bak gayung bersambut, mendapat undangan khusus dari pengembang terpercaya sebagai tamu istimewa, Wiraland Property Group yang senantiasa menjaga kepercayaan konsumennya, Emily memastikan bahwa dirinya pasti  hadir dalam acara Chill Out Party di Givency One Medan. Event ini  merupakan lanjutan acara dari Exclusive Socialite Gathering.  Ya, akan ada dua acara keren pada tanggal 25 November nanti.

Exclusive Socialite Gathering diperuntukkan bagi para socialita di Kota Medan untuk bebas berinteraksi dan berbagi tips kecantikan juga tips properti pada siang hari. Pada acara ini juga Emily juga ditemani oleh Dr. Grace dari salah satu klinik kecantikan terbaik di Medan dan dipandu juga oleh MC kondang Bapak Herman Tristianto. Para undangan socialite tentunya juga akan dibawa keliling rumah contoh dan bisa berswa foto ria di Mural Art Garden Pertama di kota Medan.

Chill Out Party sendiri akan diadakan malam hari dengan tamu undangan yang datang dari pembeli, rekanan, dan juga para anggota Asosiasi Manajemen Indonesia cabang Medan. Tak kalah seru, acara ini akan dimeriahkan dengan Skycoustic Band, DJ dan Doorprize bernilai jutaan. Tamu undangan juga akan mendapat tips menarik dari bincang-bincang ala CEO Talk dari para pebisnis dan influencer kota Medan

Setiap rentetan acara yang telah dipersiapkan apik oleh Wiraland Property Group selaku penyelanggara sebagai apresiasi sekaligus persembahan dalam menyambut launching Rumah Contoh Tahap III, Rumah Contoh Terbesar dan Termegah di Medan.

Sebelumnya, setelah sukses dengan pembangunan dan penjualan Tahap 1 dan 2, perumahan Givency One Signature baru-baru ini kembali lagi meluncurkan hunian idaman terbaru bagi konsumennya lewat launching Rumah Contoh Tahap III sekaligus Mural Art Garden, yakni Taman Mural Pertama dan Satu-Satunya di Kota Medan yang akan digadang sebagai spot swafoto teranyar dan terhits di Kota Medan sepanjang tahun 2018. Anda bisa berfoto di lebih dari 40 spot foto disini. Instagramable pastinya!

Dilansir dari akun instagram pribadinya, sepekan sebelum acara Exclusive Chill Out Party nanti dihelat, Emily dengan mantap memastikan akan menghabiskan akhir pekannya bahkan mengajak para undangan untuk memastikan diri hadir dalam acara launching Rumah Contoh Terbesar & Termegah di Kota Medan yang diadakan pada Minggu 25 November 2018 nanti, mulai pukul  02.00 siang, di Givency One Signature, Jalan Gaperta Ujung. Acara launching Rumah Contoh tersebut juga digelar bersamaan dengan diresmikannya Mural Art Garden sebagai Taman Mural Pertama sekaligus Satu-Satunya di Kota Medan yang sudah dibidik dan digadang sebagai destinasi swafoto terbaik dan terhits sepanjang tahun 2018.

Selama soft launching, Mural Art Garden ini sebenarnya sudah dibuka meski tidak untuk umum. Pengunjung yang ingin masuk ke destinasi swafoto ini harus melakukan follow terlebih dahulu pada akun resmi perumahan @givencyone_signature, barulah pengunjung dapat mengunjungi seluruh spot Mural Garden dengan menunjukkan instagram pribadi yang sudah melakukan following pada @givencyone_signature.

Perumahan Givency One Signature sendiri, berdiri di atas lahan seluas 50 hektar. Adapun Tahap I sudah habis terjual dengan pertumbuhan harga positif. Disusul dengan Tahap II, berbagai tipe hunian tersebut juga hampir habis diburu para end user dan sebagian investor. Tipe terbaru yang akan di-launchingnanti antara lain adalah Tipe Valentino B, Tipe Prada, Tipe Dior dan Tipe Chanel. Tipe Valentino B masih merupakan lanjutan tipe terakhir Tahap II yakni Valentino A.

Tipe Prada, dibangun di atas lahan seluas 7x12-15, hunian 3 ½ lantai ini memiliki luas bangunan seluas 145 meter persegi. Hunian ini memiliki 4 Kamar Tidur, 3 Kamar Mandi, 2 Garasi Mobil. Para milenial pasti suka dengan tipe Prada ini. Dengan harga yang hampir sama dengan apartemen mewah 2 kamar, lebih bijak untuk memilih sebuah rumah dengan 5 kamar dan tanah yang lebih luas.

Adapun tipe Dior, memiliki luas tanah  9x18-22 dengan luas bangunan sebesar 280 meter persegi. Hunian mewah 3 ½ Lantai ini memiliki 6 Kamar Tidur, 7 Kamar Mandi serta  2 Carport.

Tipe terakhir adalah Tipe Chanel, dibangun di atas lahan seluas  9x15,5-34. Bangunan  3 ½ Lantai ini memiliki luas bangunan yang mencapai 302-390 meter persegi. Dengan luas tersebut, para undangan selama acara akan menemukan 6 Kamar Tidur dan 7 Kamar Mandi di dalam hunian megah dan mewah saat memasuki Rumah Contoh Tipe Chanel tersebut. Bahkan dalam rancangan rumah contoh ini,  tersedia akses tersindiri bagi para asisten rumah tangga. Pertama di Medan!

Makanya tak heran, saat mem-posting video himbauannya yang akan berakhir pekan di acara Exclusice Chill Out Party di Givency One pada Minggu 25 November 2018 nanti, Emily Young sangat antusias memaparkan rasa penasarannya dan tak sabar untuk segera berakhir pekan dalam acara Exclusive Socialite Gathering yang digelar di kawasan perumahan elit yang dilengkapi Mural Garden, Taman Mural Pertama & Satu-Satunya Di Medan.

Hal ini tentu akan menjadi kejutan manis bagi setiap undangan. Sebab, selain menikmati berbagai kudapan berkelas mulai dari high tea, welcome drink, appetizer, BBQ party hingga Cocktail, rentetan acara apik seperti sharing session, photo session, dan berbagai kejutan lainnya sudah siap untuk menjamu setiap konsumen setia maupun para sosialita dan undangan khusus yang akan hadir nantinya. Info Lebih lanjut hubungi : www.wiraland.com/givencyone (085373008800)

Rabu, 07 November 2018

Bersiap dan Berburu Buku di Big Bad Wolf Medan


Dulu, cuma tahu event bazar buku skala nasional bahkan internasional dari kawan – kawan yang tinggal di Jakarta. Mereka pun cerita, banyak sekali stan buku, berbagai genre, bermacam penerbit, dengan harga yang lebih miring. Hanya bisa berucap,

“Wah, enak kali lah ya, berburu buku gitu.”
“Nanti kalau mau main ke Jakarta, di-sekalian-kan pas ada bazar buku aja.”


Alhamdulillah, enggak tahunya lebih dari yang terlintas di batin. Medan kedatangan bazar buku skala internasional: Big Bad Wolf! Zee, Iyik, beberapa kawan FLP dan blogger pun pada bersiap menyerbu event ini.

Big Bad Wolf, itu acara apa?
Big Bad Bad Wolf adalah bazar buku terbesar berskala internasional, dengan tujuan memudahkan akses buku berkualitas dengan harga lebih terjangkau. Jadi, akan ada buku – buku luar Indonesia dengan diskon 60% s.d 80%. Buku – buku lokal juga banyak. Untuk Medan sendiri, event BBW akan menghadirkan 2 juta buku. Untuk bisa ikutan, enggak dipungut biaya yak!


Pertama kali, Big Bad Wolf ini digelar di Kuala Lumpur pada 2009. Penggagasnya adalah Andrew Yap. Yang mulanya bersama sang istri terjun dalam bisnis buku dengan membangun toko kecil bernama BookXcess.

Begitu tahu info ini, jadi excited sendiri, karena pernah singgah ke BookXcess setahun lalu. Tepatnya di Amcorp Mall Petaling Jaya Malaysia – sebuah indoor flea market terbesar di Asia. Pak Azhari Mahmood – yang mengantarkan kami berkeliling Amcorp Mall, sempat bercerita tentang BookXcess, yang semula adalah toko buku kecil tapi sekarang menjadi begitu besar karena kegigihan dan semangat pemiliknya.

Lalu di Indonesia sendiri, sebelum di Medan, Big Bad Wolf telah hadir di Jakarta dan Surabaya. Tadinya, saya pikir di BBW ini cuma bisa belanja buku saja. Rupanya, ada juga kesempatan berdonasi buku dan ngeksis berhadiah.

Lokasi dan Waktu Big Bad Wolf di Medan


Senanglah begitu tahu lokasi BBW di Medan, enggak gitu jauh dari rumah, cuma di kecamatan sebelah. Tepatnya di Gedung Andromeda, Lanud Soewondo. Bisa dibilang, ini juga pertama kali saya ke eks bandara polonia itu semenjak berhenti beroperasi sebagai bandara umum.

BBW Medan berlangsung sejak 2 s.d 12 November 2018. Pukul? 00.00 s.d 00.00. Hooh, 24 jam non stop! Sempat berpikir mau merasakan sensasi belaja tengah malam? Saya sempat pingin, ya.

Persiapan dan Pengalaman datang ke BBW Medan
Persiapan
Karena sudah daftar juga sebagai anggota, jadi berkesempatan belanja buku pada tanggal 1 November. Tepatnya hari Kamis, masih hari kerja. Jadi saya menunggu si Aa pulang kerja dulu.


Pergilah kami dari rumah selepas sholat Isya. Dengan membawa daftar buku incaran masing – masing. Perut dalam kondisi kenyang, dan Aa sempat istirahat sejenak biar tenaga dan matanya ter-charge kembali. Biar enggak kriyep – kriyep. Tak lupa bawa tas kantong sendiri, bekas goody bag untuk tempat belanjaan di sana.

Preview pass bisa didapat dengan mendaftar di laman BBW, undangan media, blogger, vlogger.
Jadi meski masih preview sale, H-1,  pemburu sudah melimpah ruah

Pun dengan uang di kantong yang sudah di-budget-kan kian. Ada banyak penawaran khusus untuk pembayaran dengan kartu debit atau pun kredit Mandiri, wajarlah karena event ini memang disponsori oleh bank tersebut. Tapi tenang saja, bayar tunai atau dengan kartu dari bank lainnya juga bisa kok.


Tak lupa, outfit dari ujung kepala sampai ujung kaki kudu senyaman mungkin karena ini hajatan berburu buku bukan hajatan nikah.

Waktunya berburu!
Meski datang berdua, saya dan Aa memutuskan untuk berpencar berburu incaran. Seingat kami, portal Jalan Komodor Muda Adi Sucipto akan ditutup jam 10 malam. Jalan ini kan termasuk komplek TNI AU gitu (belakangan kami tahu, tutupnya jam 11 malam). Jalan Komodor Adi Sucipto adalah akses terdekat dari rumah (Medan Johor). Kalau sudah ditutup, kami harus berputar lebih jauh lewat Jl. Jamin Ginting atau Jl. Katamso. Jadi agak terburu – buru juga. Dan lagi, memang murni mau berburu buku bukan kencan, haha.


Saya ke bagian buku berbahasa Indonesia dan Aa ke bagian buku bahasa asing. Dia mau mencari buku digital marketing. Sedang saya mencari buku kumpulan cerpen, refrensi, dan buku anak, karena adik sepupu sering singgah ke rumah dan menanyakan ada buku baru apa (buat mereka)? Sebelumnya, dapat info juga kalau di BBW itu buku anak yang paling banyak. Yah, pokoknya berusaha memanfaatkan kesempatan ini dan juga berupaya agar buku yang dibeli tak sekadar jadi pajangan.



Karena waktu kami sangat terbatas, sedang antrian saat itu mengular, dan berpikir masih ada kesempatan besok, jadi belum semua buku incaran yang didapat. Tapi ya hepi lah, dapat buku dengan harga lebih miring. Terutama si Aa yang sempat membandingkan harga buku di BBW dengan pemesanan online.

Harga online banding harga BBW

Seperti yang diceritakan tadi, tujuan BBW kan menghadirkan buku berkualitas dengan harga lebih terjangkau. Terus sempat bandingkan dengan harga yang dijual online dengan di BBW. Pasalanya, ini kan pertama kali kita ke BBW, jadi mau tahu apa harga memang lebih miring atau kabar angin saja?

Kurs 7 November 2018, $1 = Rp 14.594,75

Buku seharga $44, 17 di online di BBW 90rb rupiah

Suasana di Big Bad Wolf
Ramai sekaleee lah waktu preview sale di tanggal 1 November itu. Antriannya panjang. Mungkin karena memang di jam ramai apalagi hari pertama orang – orang bisa berbelanja di BBW. Ditambah untuk kota Medan, ini yang pertama kali. Jadi kedepannya, mesti perkirakan hari dan jam berapa kira – kira yang agak lengang.

Kabarnya, beberapa hari setelah pertama kali dibuka, antrian semakin nyaman
Itu foto lagi antri loh ya, ada pembatas antrian
Waktu itu, saya sempat tabrakan ala ala FTV sama pengunjung lain. Karena kita sama – sama jalan tapi mata hanya menoleh buku yang mau disamperi. Untungnya, enggak ada dialog,

“Mata lah, Lae!”

Yang ada sama – sama tersenyum dan saling meminta maaf. Adem ya kalau enggak pakai emosi jiwa.

Petugas yang Bekerja Ekstra?


Meletakkan buku sembarangan akan membuat petugas bekerja ekstra. Padahal, selain mengembalikan buku yang diletakkan di sembarang kategori oleh pengunjung,  mereka masih harus bolak – balik merapikan buku di stan. Jadi kalau bisa merapikan yang enggak jadi kita ambil, akan lebih bagus.

Kesempatan Berdonasi Buku
Pada event ini juga dibuka kesempatan berdonasi yang ditujukan untuk Yayasan Alusi Tao Toba. Agar masyarakat umum, terutama adik – adik di sana, juga bisa menikmati lebih banyak dan lebih beragam buku. Yayasan Alusi Tao Toba sudah tidak asing lagi, Yayasan ini bergiat mengenalkan pendidikan dan mempermudah akses buku bagi anak – anak di pinggiran danau Toba. 

Histori mimin, kita pantau

Banyak Hadiah

40 pemenang perhari
Siapa saja bisa mengikuti banyak lomba selama BBW berlangsung. Misalnya, lomba foto di tekape, lomba barang bukti belanja di BBW, hingga apresiasi bagi Wolfies – pengunjung BBW – yang terjauh. Kita bisa mendapatkan detail lomba di lokasi atau di instagram @bigbadwolf_id.


Hasil buruan
Kalau belum ke BBW, cus masih berlangsung sampai tanggal 12 Oktober 2018. Yang sudah, yok cerita lah pengalaman seru konkawan di BBW?

Created By Sora Templates