Pekan lalu, teman yang diprediksi akan lahiran bulan depan, meminta rekomendasi popok khusus bayi baru lahir. Ini persiapan melahirkan pertamanya, dan bingung pilih popok yang mana karena saat ini kan ada beragam merek dan harga. Sedang alami hal serupa? Khawatir salah pilih malah jadi ruam popok atau alergi pada kulit bayi?


mungkin kamu tertarik menjadi guru private di medan

Wajarlah ya, kita perlu lebih teliti dalam persiapan melahirkan, apalagi yang akan digunakan bayi baru lahir. Mahluk imut ini amanah yang sangat 'mewah' dan belum bisa apa apa, they need us. Malah, bisa jadi kita adalah segala bagi buah hati yang baru tiba di dunia teramat asing ini. Lumrah kalau kita mencari tips merawat bayi, di antaranya memilih popok bayi. Sebelumnya, mungkin kita perlu mengetahui penyebab kulit bayi sangat sensitif.

Mengapa Kulit Bayi sangat Sensitif?
Dr Zulkifli Ismail, seorang Consultant Paediatrician & Paediatric Cardiologist pada situs mypositiveparenting.org, mengatakan,
The structure of the baby’s skin makes it more prone to irritation, infection and allergies compared to adults. 


Dari gambar, kita bisa lihat strukur kulit bayi lebih renggang dan lapisannya juga lebih tipis daripada orang dewasa, hal ini membuat kulit mereka jauh lebih sensitif, lebih mudah iritasi, infeksi, ataupun alergi. Ini juga yang kadang buat keliru pilih popok malah jadi merah, gatal, dan bruntusan alias ruam popok. Bahkan, ruam yang parah bisa membuat kulit melepuh, bewarna agak kebiruan, dan perih. Enggak tega lihatnya kan, ya?

Pengalaman Mencari Popok Sekali Pakai untuk Bayi Baru Lahir
Awalnya, sebelum melahirkan, kami hanya menyiapkan popok kain (kebiasaan turun temurun keluarga). Tapi saat suami mulai kembali bekerja, malah ditinggal tugas luar kota juga. Aku pun kelelahan lebih dari biasanya. Berhubung minim tenaga bantuan, ibuku masih aktif bekerja, mertua flu, nenek yang menemani juga sudah sepuh, kami mulai mencari bantuan dari popok sekali pakai, agar enggak perlu kejar tayang mencuci. Nua juga enggak bolak balik terbangun dan menangis karena popoknya basah. Aku bisa sedikit istirahat. Waktu itu, usia Nua belum genap sebulan.

Bayi perlu popok dengan cutting rapi dan lembut

Popok newborn yang Nua pakai sepulang dari RS, menurutku cutting-nya enggak lembut dan rapi. Mungkin karena itu ada kemerahan di bagian pahanya, selain memang enggak ada indikator sudah penuh atau enggak, ditambah daya serap yang kurang maksimal menurutku. Jadi kami cari yang beda kali ini. Ibu ibu udah kayak naluri aja auto menimbang nimbang harga, walau beda berapa ratus, aku juga gitu. Tapi buatku, penting memerhatikan kelembutan popok, soalnya yang pakai popok itu kan si buah hati, bukan aku. Cinta ibu enggak terbantah dan beragam wujudnya, di antaranya dengan buktikan cinta ibu dengan kelembutan nomor 1. Cocok?



Untuk pencarian popok kedua, suami yang pergi ke baby shop dan perlu waktu lebih lama karena dia membaca setiap info produk yang tertera pada kemasan popok, sembari saling bertukar info lewat  hp dengan aku yang ada di rumah. Pilihan kami jatuh pada popok MamyPoko Royal Soft, saat itu namanya masih MamyPoko Extra Soft.

Sakarang kan sedang pandemi begini, kalau enggak memungkinkan keluar untuk mendapatkannya, kita bisa pesan di Lazada atau Shopee. Nah, kesan pertamaku pada MamyPoko Royal Soft juga buat aku pingin cerita dari dulu, tapi tertuda sekian purnama.

The Softness of MamyPoko Royal Soft


Kelembutan popok MamyPoko Royal Soft ini seperti kapas, aku sampai coba elus elus ke wajah. Kelembutannya bukan hanya bagian dalam yang akan bersentuhan dengan kulit bayi, tapi juga bagian luarnya. Dan potongan atau cutting popoknya itu halus dan rapi. Hal ini dikarenakan teknologi dan material premium dalam pembuatannya.


Potongan Popok untuk Tali Pusar (Navel Cut)




Kok enggak tau dari kemarin kemarin? Batinku saat lihat ada popok dengan potongan untuk tali pusar. Pada popok MamyPoko Royal Soft ini, ada potongan yang enggak biasa, guna memberi ruang pada tali pusar yang belum puput. Nua sendiri tali pusarnya puput di hari ke-5, dan mungkin ada bayi yang perlu waktu lebih lama. Tali pusar yang belum puput itu enggak boleh digunting atau dilepas sembarangan. Biarkan puput dengan sendirinya, dan harus dirawat pula sebelum lepas, guna menghindari infeksi.

Daya Serap MamyPoko Royal Soft



Untuk penyerapannya, MamyPoko Royal Soft bisa menampung 5 gelas air (25ml/gelas), atau terjaga kering sekitar 12 jam. Tapi kalau sudah poop harus segera diganti, karena kulit bayi yang terkena poop rawan ruam seberapa premium pun popok bayi kita. Aku sempat mencoba menuangkan sekitar 100ml s.d 120ml air ke permukaan bagian dalam MamyPoko Royal Soft. Walau agak menggembung, namun enggak terjadi kebocoran dan permukaan popok masih terasa nyaman.

Air  Circulation


1. Popok dan air panas dalam gelas, 2. Menuangkan air panas pada permukaan bagian dalam popok, 3. Gelas yang ditangkupkan pada permukaan luar menangkap uap panas

Agar kulit bayi enggak lembab (basah) maka perlu sirkulasi udara yang baik pula. Popok keluaran Unicharm ini juga mempertimbangkan hal tersebut, sehingga enggak lembab dan panas (gerah) di dalam popok. Pasalnya, selain mempertimbangkan kesehatan kulit bayi, sebagian bayi sangat atau lebih sensitif dengan kondisi lembab dan gerah pada popok yang membuat mereka mudah terganggu.
Aku mencoba menuangkan air panas pada popok MamyPoko Royal Soft, lalu menangkupkan gelas pada bagian luar popok tersebut. Hasilnya, uap langsung keluar, terlihat dari uap yang tertangkap di dalam gelas. Hal ini menandakan tengah terjadinya sirkulasi udara.

Extra Dry Speed Wave


Lihat bagian dalam popok yang memiliki tekstur bergelombang. Permukaan bergelombang ini mampu menyerap pipis lebih cepat sehingga kulit bayi tetap kering.

Desain Fungsional


Karakter pada popok memang gemesin, tapi ketika desainnya bukan cuma enak di mata melainkan juga berfaedah, jadi nilai plus kan? Popok MamyPoko Royal Soft punya garis membujur warna kuning di tengah popok, akan berubah warna ketika sudah penuh. So, orangtua segera tahu waktu untuk mengganti popok.

Popok penuh (kiri), popok belum dipakai (kanan)

Tape-nya juga mudah diatur, dan bisa direkatkan kembali. Ketika popok sudah penuh pun, tinggal gulung dan klip klip kanan kiri, beres dan rapi deh.



Enggak heran bisa sebegini komplitnya mengingat popok MamyPoko tahun ini menginjak dua dekade hadir di Indonesia. Popok bermaskot Pokojang khusus newborn ini bisa digunakan sejak bayi baru lahir hingga berat badan bayi sekitar 5 kg. Bahkan MamyPoko juga merancang popok khusus untuk bayi prematur.


Btw, walaupun anak bayi tidurnya jadi lebih anteng dan nyenyak karena popok yang bersahabat dengan kulitnya, ibunya juga bisa ikutan istirahat, tapi ya enggak bisa sampai kebablasan molornya. Mengingat bayi baru lahir tetap kudu menyusu sekali per 2 s.d 3 jam, ye kan. Share dong, kalau Ibu dan Ayah, punya pengalaman atau tips apa nih seputar dunia perpopokan?