Sabtu, 25 Maret 2017

Pixy Lip Cream dan Pixy Two Way Cake Cover Smooth

 Pixy Lip Cream dan Pixy Two Way Cake
Photo taken by Ririn Anindya
Pos kali ini saya me-review tentang lip cream! Yes, 'perangkat' satu ini memang sedang banyak diminati. Kalau saya sendiri, mencarinya karena kebanyakan klaim bilang tahan lama dan pigmented. Pasalnya masih malu-malu aja gitu kalau bolak - balik touch up apalagi pas di muka umum dan repot aja. But, how about Lip Cream from Pixy? Secara harga lebih affordable dari umumnya lip cream, 45.000 rupiah. Tapi karena belum coba, saya enggak mau underestimate di awal dulu, mengingat Pixy ini produk lokal yang punya nama besar, lisensinya pun dari Perusahaan Mandom di Jepang. Ada dua shades yang akan saya review: Edgy Plum dan Bold Maroon. 

Kemasan

Kotak Pixy Lip Cream
Photo taken by Ririn Anindya
Berkotak hitam glossy dan ada kilau-kilaunya, itu salju atau kembang api ya? Di bagian bawah warna kotak sesuai shade, di bagian atas kotak ada bulatan yang isinya menerangkan what kind of shade in the box. Informasi yang tertera di kotak cukup lengkap, ada ingredients tapi enggak ada takaran dan cara membuat, wajar itu bukan buku resep. Ada paraben? kagak.

Informasi lengkap di kemasan
Photo taken by Ririn Anindya
Selain ingredients, ada kode BPOM juga. Saya mah bukan anak farmasi, enggak gitu melek-melek amat soal zat. Tapi dengan bukti sudah terdaftar di BPOM boleh lah lega. Dan di botol lip cream-nya ada tanggal kadarluarsah. Jadi, walau pun entar kotaknya hilang, kita masih bisa tahu kapan kadarluarsahnya.

Terdaftar di BPOM

Botol dan kuas Pixy Lip Cream
Photo taken by ririnanindya.com
Paduan warna botolnya mirip dengan kotaknya, dominasi warna hitam dan transparan pada bagian bawah membuat kita bisa melihat shade yang ada. Kuasnya terbilang nyaman. Namun warna tutupnya sama semua, kalau kita lagi pakai berbarengan, misal pas lagi coba-coba atau bareng teman bisa aja tertukar.

Warna dan Ketahanan

Hasil Swatches
Photo taken by Ririn Anindya
Nah gambar pertama, saat saya swatch di tangan yang kering, hasilnya pigmented. Sekali ulas aja udah keluar warnanya. Yang kedua, saat saya guyur air, masih bertahan. Yang ketiga, tak lama setelah diguyur air, saya gosok-gosok, keluar jin. Oh ini bukan lampu Aladin. Hasilnya, Si Lip Cream masih bertahan, smudgeproof, rada pudar dikiit aja karena gosok-gosoknya enggak pakai manja. Abaikan tangan saya yang naik satu tone pada tiap foto di atas.

Swatch Pixy Lip Cream
Photo taken by Ririn Anindya 
Karena lip cream itu pakainya di bibir bukan di tangan, so I swatches on my lip. First picture is my bare lip Yang kedua, lip cream warna Edgy Plum, nah yang ini saya pakainya tipis-tipis dulu, itu malah kelihatan mirip warna Fuschia, ya. Yang ketiga, Bold Maroon, warna maroon dengan hint coklat, kayak vampir gitu dan juga mengingatkan saya dengan warna lipstik yang dipakai Rihana.The last, itu setelah pemakaian hampir 6 jam dengan entah berapa kali minum, tiga kali wudhu, makan tahu isi, dan kurma. 

Oh ya, Pixy lip cream ini, cepat kering, enggak terasa tebal di bibir, dan enggak pecah-pecah, dengan hasil matte. Awalnya terasa kesat tapi makin lama, makin enggak terasa. Satu lagi, kissproof! Waktu minum gitu, enggak menempel di gelas.

Pixy Eye & Lip Remover
Photo taken by Ririn Anindya
Membersihkan juga enggak gitu susah, cuci wajah pakai facial wash juga udah mulai luntur tapi biar lebih mudah dan bersih, kita bisa gunakan make up remover.


Pixy Two Way Cake Cover Smooth 

Bare lip
Photo taken by Ririn Anindya with her own face
Iya, saya swafoto
Foto saya di atas dengan bibir yang masih polos namun sudah menggunakan Pixy Two Way Cake Cover Smooth dengan Formula Beauty Lock membuat make up tampak licin hingga 10 jam, SPF 30 dan PA+++, lalu kombinasi Natural Whitening Powder dan Derivat Vitamin C membuat kulit tampak cerah, dan Squalane Oil menjaga kulit tetap lembab.

Kemasan Pixy Two Way Cake Cover Smooth
Photo taken by Ririn Anindya
Harga Pixy Two Cake Cover Smooth ini Rp 43.000 dengan netto 12,2 gram. Memiliki lima shades: White Orche, Pink Cream, Natural Cream, Natural Peach, dan Light Caramel. Shades ini disesuaikan dengan kulit perempuan Asia pada umumnya. Yang saya pakai ini, Natural Peach.

Bagian dalam Pixy Two Way Cake Cover Smooth
Photo taken by Ririn Anindya
Tempatnya warna putih dengan gambar sakura, cukup detail mengingat ada  pula ukiran sakura yang timbul. Cermin panjang buat puas dan serasa lagi menghadap kamera di ponsel. Di bagian belakang ada lubang-lubang untuk sirkulasi udara Si Sponge.

Huum, basah.
Bagi saya yang punya jejak-jejak peradaban jerawat, akan lebih ter-cover jika pakai BB Cream atau foundation lebih dahulu. Selepas saya wudhu, lip cream Edgy Plum dan bedaknya masih nempel. Bedaknya enggak bubar jalan atau hilang keseluruhan. Di-touch up, eh malah makin kinclong.

Me with Pixy Lip Cream Bold Maroon & Pixy TWC Cover Smooth
Nge-teh, ngopi? Dari gelas langsung? Pakai pipet? Ayuk!
Setelah sedikit touch up, jadi tampak lebih smooth. Kalau foto di atas, udah ganti dengan lip cream Bold Maroon. 

Dengan harga lip cream Rp 45.000 dan gampang didapat di swalayan, saya merasa cukup puas. Saat ini shades lip cream Pixyy ada enam : Chic Rose, Party Red, Classic Red, Fun Fuschia, Edgy Plum, dan Bold Maroon. Next, sepertinya bakal coba yang Chic Rose, karena saya lebih sering pakai warna nude atau warna-warna soft. Moga aja nanti Pixy bakal mengeluarkan warna muda lainnya.

Pingin coba lip cream ini? Atau pernah pakai juga? Yang mana jadi favorit kamu?

Rabu, 15 Maret 2017

Blogger Gathering bersama Pixy: Express Your Truly Asian Beauty

Sabtu, 11 Maret 2017, pesan dari MedanBeautyGram mendarat di ponsel yang isinya tawaran menghadiri event blogger gathering bersama Pixy. Kapan? Hari itu juga. Berhubung dari segi waktu berkesempatan dan mau ke suatu acara yang tak jauh dari lokasi gathering, ajakan tersebut saya sambut.

Sampai di lokasi acara, tepatnya di Atrium Plaza Medan Fair, saya melihat para beauty blogger yang sudah tidak asing tiba lebih dulu, misalnya saja Mbak Brancy, Ameltami, dan beberapa teman blogger Medan. Tambah segar aja gitu pemandangannya.

Express Your Truly Asian Beauty
Begitu duduk, kotak merah jambu di meja mencuri perhatian, pingin tahu sih itu isinya apa. Namun sebelum rasa penasaran terjawab, acara dibuka, saya pun lupa. Gathering bersama Pixy kali ini mengusung tema "Express Your Truly Asian Beauty", di mana Pixy menyadari bahwa perempuan Asia memiliki keunikan dan kecantikan tersendiri. Begitu pun dengan make up Asian yang berbeda dengan Western. Biasanya, make up Asian itu lebih lembut, natural, kelihatan muda, dan menonjolkan karakter manis perempuan Asia.

Sharing tentang blog bersama Miharu
Gathering kali ini diisi dengan sharing session bersama beauty blogger berprestasi, Miharu Julie. Melihat beauty blogger satu ini seperti melihat anime. Eh ternyata konsep style Miharu kiblatnya memang ke Jepang. Bukan hanya tentang beauty, ia juga berbagi cara kreatifnya me-manage blog. Di antaranya memilih template blog yang responsif, cari tahu tahu apa yang lagi 'in' untuk jadi bahan blog, konsisten dengan tema blog namun isinya tetap variatif dalam tema yang sama - misalnya enggak review make up melulu, dan sesekali mengadakan give away. Oh ya, Miharu sempat turun dari panggung menunjukkan cara mengambil foto kece untuk blog. Setelah sharing session tentang blog, Miharu share tentang tips make up Asia, dan modelnya adalah Mikha Tambayong.

Miharu sedang merias Mikha
Kalau ada yang berpendapat, "Mikha mah gak usah di-make up udah cantik." Percayalah, saya juga sependapat. Senyumnya itu loooh. Dan setelah di make up, makin terpancar pesonanya.

Mikha Tambayong
Enggak sampai di situ saja, peserta juga bebas untuk bertanya seputar blog dan make up. Asli, saat itu saya jadi pendengar budiman. Udah pertanyaannya terjawab, dapat hadiah lagi. Selamat, ya. Para blogger pun berfoto bersama. Sayang, saya enggak punya dokumentasinya. Keesokan harinya, saya baca berita tentang gathering ini di salah satu surat kabar lokal. Perihal kotak merah jambu di meja, ternyata itu disediakan untuk masing-masing blogger untuk dibawa pulang.

Oleh-oleh dari blogger gathering bersama Pixy
Wah, isinya komplit. Ada make up dan skin care juga. Ada dua jenis yang paling bikin gatal pingin coba dan me-review: lip cream matte dan two way cake. Biasanya urusan lipstik pilihan saya jatuh pada warna nude, karena enggak gitu ketara lipstik-an, cuma memang akan tampak lebih segar. Kali ini dapat jenis lipstik yang lagi populer - lip cream matte, dengan warna di luar kebiasaan saya : Edgy Plum dan Bold Maroon. Satu lagi, Two Way Cake Cover Smooth yang di kotaknya tertulis bisa membuat make up tampak halus dan licin hingga 10 jam. Next post, bakal ada review setelah cobain lip cream dan two way cake. Bakal seperti apa? Saya juga belum tahu. Atau ada yang lebih dulu punya pengalaman dengan lip cream dan two way cake ini?

Two way cake cover smooth dan Lip cream

Minggu, 05 Maret 2017

Ya, Boleh! untuk Si Kecil Bereksplorasi

kekgini = kayak gini / begini (percakapan orang Medan)
Sumber foto @ceritamedancom
Mandi hujan, buat bola dari tanah liat, atau menjelajahi ladang nenek, hal-hal seru yang dilakukan semasa kecil dan ternyata banyak juga yang ingin mengulangi saat sudah dewasa karena rindu. Namun sayangnya tidak semua orang tua memperbolehkan anaknya untuk bereksplorasi.

"Enggak boleh, kotor!"
"Jangan, nanti sakit!"

Padahal banyak kegiatan yang dilarang sebenarnya justru baik untuk tumbuh kembang anak, selagi hal-hal itu bukan sesuatu yang prinsip atau mengancam nyawa anak dan orang sekitar. Dengan bereksplorasi anak akan belajar mandiri untuk memecahkan masalah sendiri. Selain itu, bisa menjadi koleksi kenangan seru di masa depan.
Bunda Ratih Ibrahim
Bunda Ratih Ibrahim, seorang psikolog, pada event Nestle Dancow Explore Your World di Medan menyampaikan, "Ada tiga hal yang mempengaruhi tumbuh kembang anak yakni nutrisi, stimulasi, dan cinta kasih orang sekitar terutama ayah bunda. Dan memperbolehkan si kecil bereksplorasi merupakan wujud cinta orang tua."

Keraguan orang tua tentunya bukan tidak berdasar. Orang tua mana sih yang senang kalau anaknya sakit, apalagi sakitnya karena bermain? Karena itu pula, orang tua perlu memberikan nutrisi yang tepat untuk anak agar imunitasnya terjaga.

Nutrisi Perlindungan
"80% sistem imunitas ada di saluran pencernaan." Papar dr. Bernie masih di event tersebut. Toh juga, belum tentu anak tidak melakukannya saat orang tua tidak mengawasi, sehingga perlu perlindungan dari dalam tubuh.

Inovasi baru Nestle Dancow
Pada event Nestle Dancow Explore Your World, Nestle meluncurkan Nestle Dancow Advanced Excelnutri+ 1+, 3+, dan 5+, susu yang mengandung Lactobacillus rhamnosus, serat pangan inulin, dan minyak ikan. Lactobacillus rhamnosus merupakan bakteri baik yang bermanfat melindungi saluran cerna, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mencegah terjadinya diare.

"Serat pangan inulin, merupakan prebiotik yakni makanan untuk probiotik, bakteri baik tadi. Sedangkan minyak ikan, akan mengoptimalkan nutrisi di otak." Lanjut dr. Bernie yang bertugas di Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM ini.


Arena Nestle Dancow Explore Your World
Selain talkshow dan tanya-jawab dengan orang tua, Nestle Dancow Explore Your World dilengkapi dengan empat arena utama untuk anak bereksplorasi yaitu Art Center dengan aktivitas mewarnai dan dongeng, Central Park yang dilengkapi dengan teknologi augmented reality di mana anak-anak bisa melihat metamorfosis kupu-kupu, dan Smart City di mana si kecil bisa membangun kotanya sendiri, serta Wall Climbing dan Monkey Bar untuk si kecil bertualang. Seluruh aktivitas ini bertujuan mengasah mulai kemampuan berbahasa, memerhatikan, mengingat, dan memecahkan masalah.


Bermain lego di Smart City
Tidak hanya di Medan pada tanggal 4-5 Maret, Nestle Dancow Explore Your World akan hadir pula pada tahun ini di Surabaya (1-2 April), Jakarta (29-30 April), Semarang (5-6 Agustus), Solo (9-10 September), dan Makasar (7-8 Oktober).


Menambah wawasan bersama Dancow Parenting Center
Agar tetap up date dan menambah wawasan parenting langsung dari para ahli, siapa saja bisa bergabung di fanpage Facebook Dancow Parenting Center atau ikuti twitter @DancowCenter, dan bisa juga cari tahu di www.dancow.co.id. Sebab, selain nutrisi nutrisi yang cukup untuk anak, wawasan parenting juga akan menambah kepercayaan diri orang tua untuk bilang "Iya, boleh" saat si kecil ingin berekplorasi.


Happy Kids. Gaya arahan anak-anak itu sendiri. Spontan.

Kamis, 02 Maret 2017

Fashionable Tanpa Menyiksa Diri ala NutsMeetUp

Minggu, 19 Februari 2017 sudah saya jadwalkan untuk istirahat di rumah, ya palingan satu agenda: menemani ibu undangan. Soalnya hampir tiga pekan terakhir, setiap harinya keluar rumah terus dan malamnya juga sampai jam 10-an. Maklum, menghitung lubang di jalanan kota ini yang belum tahu kapan habisnya.

Tapi rencana itu berubah ketika rudihartoyo.com mengajak saya dan beberapa teman blogger lainnya menghadiri #NutsMeetUp bersama Mbak Nuniek Tirta pada tanggal tersebut di Pilastro Cafe Medan. Bersebab kesan positif tentang Mbak Nuniek saat pertama kali bertemu tahun lalu dan pada #NutsMeetUp bakal menyinggung super affordable style, tentu sebuah kesempatan yang tidak akan saya lewatkan dan dengan senang hati menghadirinya.

(Doc. Mbak Nuniek) 

Terus terang, bisa dilihat sendiri bahwa saya bukan orang yang fashionable atau mengikuti perkembangan mode, hanya menggunakan apa yang nyaman *dan apa yang sudah disetrika. Namun di luar itu, saya menyetujui tentang edukasi super affordable style ini dan ingin tahu how can she looks always fashionable and charm?

"Kita yang beli barang bukan barang yang beli kita." Mbak Nuniek mengawali. Ya sih, tak jarang ada yang berupaya tampil di luar batas kemampuan khususnya kemampuan finansial demi terlihat wah. Hingga akhirnya terlilit hutang dan menomor-sekian-kan sesuatu yang lebih diprioritaskan.



"Uang 100 ribu di di dalam palstik kresek atau di dalam dompet branded tetaplah uang 100 ribu." Tambah Mbak Nuniek. Sebuah pesan sederhana namun sering dilupakan. Don't let the pricetag defines your self value.

Berikut ini nih yang saya tangkap dari sharing-nya Mbak Nuniek bagaimana tetap fashionable dengan affordable style :

Mindset 
Mungkin ada yang berpikir bahwa pakaian cantik dan bagus hanya ada di mall dan butik, dan sudah pasti mahal. Tapi coba lihat deh Mbak Nuniek yang fashionable, orang - orang kerap menduga harga pakaian yang ia 'pamerkan' di akun instagramnya jauh lebih mahal dari harga sebenarnya karena memang ia mampu untuk itu. Ternyata Mbak Nuniek membeli pakaian atau aksesorisnya yang chic tidak melulu di mall atau butik dan tidak melulu dengan harga tinggi!

Ya memang sih, ada uang ada rupa. Maka saat belanja, kita perlu memanajemen ekspetasi. Kalau yang dibayar 100 ribu, ekspetasilah dengan kualitas 100 ribu atau di bawah itu, biar enggak kecewa. Terutama kalau belanja online.

Belanja saat sale? Kenapa enggak kalau harganya bisa lebih miring. Second hand? Kenapa enggak kalau masih bagus, sangat layak, dan kita suka dengan barangnya.

Sale di NutsMeetUp serba 25K

Satu tips dari saya, jangan belanja saat lapar, bisa buat kalap. Kalau enggak buat kalap, buat pingsan. Dua-duanya saya pernah. TT

Know your body
Coba cari yang mana menjadi kelebihan dan kekurang kita. Misalnya, kita terlalu kurus, maka disiasati dengan pemilihan pakaian yang tidak membuat kita tampak semakin kurus atau disematkan sesuatu aksesoris sebagai pengalih perhatian dari kekurangan kita tadi.

Mix and Match
Memadu-madankan pakaian - pakaian yang sudah ada. Misalnya penggunaan outer dengan t-shirt atau dengan dress. Memadu-madankan warna, aksesoris, menyesuaikan motif.

Be Proper 
"Gue mah emang gini, mau kuliah, nongkrong, pengajian, penobatan raja, dan nikahan mantan gaya gue tetap berantakan, plus sandal jepit".

Apa yang kita tampilkan, sebenarnya akan menjadi bagaimana cara orang mengenal kita. Berpakaian sebagaimana kita ingin diterima. Mungkin kita ingin diterima sebagai orang yang berantakan. Namun ada saatnya kita berpakaian rapi atau sesuai suasana untuk menghormati yang punya hajat, itu attitude.

Misalnya, kan enggak cocok juga pakai gaun pesta kerlap kerlip untuk menghadiri pemakaman. Atau mau melamar anak gadis orang tapi pas jumpai orang tuanya masih pakai celana training habis main futsal dan kaos oblong yang belum ganti dari kemarin. Kalau laki-laki itu yang mendatangi rumah saya, kok rasanya dia seperti gak menghormati orang tua saya.

So, be proper, sesuaikan dengan suasana, sepantasnya dan tak harus berlebihan.

Beauty Investment
Ya, intinya pintar-pintar merawat diri, merawat kulit. Termasuk dalam memilih skincare. Kadang ada skincare yang menawarkan harga murah dengan hasil instan. Eh, rupanya bermerkuri, enggak sehat untuk kulit. Nah, skin care jenis ini sesungguhnya adalah skin care yang 'mahal'. Karena mesti mengeluarkan uang untuk kulit yang rusak dan bisa berakibat ketergantungan.

Ada pula skincare yang harganya di atas rata-rata namun aman dan sehat untuk kulit, hasilnya mau pakai make up yang biasa aja atau dari brand ternama, atau enggak pakai make up, wajah tetap aja kelihatan fresh. Skin care ini enggak bisa dibilang mahal, karena yang namanya 'mahal' itu ketika kualitasnya jauh kebanting sama harganya.

Tapi kan tetap aja ngerogoh kocek dalam? Itu namanya investasi. Namun tetap ada alternatif untuk super affordable style. Misalnya dengan memilih pola hidup sehat dan bahan-bahan alami yang mudah didapat. Contohnya buk le saya, yang umurnya hampir 40 tahun tapi kulitnya jauh lebih muda dan fixed saya rada minder. Dia jarang treatment ke beauty clinic atau pakai serum. Sering ketika duduk-duduk ngobrol, nonton TV, dia oleskan masker tomat buatannya ke wajah, atau buat masker jamu-jamuan yang terbuat dari beras, kemuning, kayaknya itu resep nenek moyang. Usaha dan waktu ekstra memang.

(Doc. Mbak Nuniek) Mbak Nuniek dan Mas Natali.
Single dilarang baper. Jadikan salah satu relationship goal :
berbagi inspirasi bareng pasangan
Pertemuan ini menjadi salah satu yang medorong saya untuk memperbaiki diri yang kadang masih semena-mena memadu-madankan pakaian. Saya akan tetap memilih berpakaian yang paling sesuai dengan diri dan enggak harus ikut tren namun paling tidak, lebih rapi dan merawat badan yang sudah Allah kasih pada saya. Bukan hanya untuk menghormati yang punya hajat atau tuan rumah, misalnya. Tapi juga untuk menghormati diri sendiri.

Hal lain yang saya tangkap dari Mbak Nuniek adalah tetap meningkatkan kualitas diri, percaya diri, dan hindari gengsi. Cukuplah Syahrini yang pakai tas Hermes untuk belanja sayur. Saya, jangan.

Created By Sora Templates