Sabtu, 26 Agustus 2017

KABP 2017: Dukung Tumbuh Kembang Optimal Si Kecil

P anggung utama Konferensi Ayah Bunda Platinum, Medan 2017
Sekitar jam 9.30 pagi, saya tiba di basement Hotel Grand Aston Medan, langsung menuju lift, naik ke lantai 1. Lift terbuka, sudah ramai para ayah bunda di sana. Surprisingly, hari itu ramai para ayah, karena biasanya pada acara parenting jumlah para bunda jauuuh mengungguli. Tepatnya Sabtu lalu, 19 Agustus 2017, saya ikut serta pada Konferensi Ayah Bunda Platinum, di hotel yang bersebelahan dengan Bank Indonesia ini.

Kalau diingat-ingat, sudah beberapa kali ke acara parenting, tapi selalu saja menemukan wawasan baru, engak ada habisnya. Apalagi kalau pembicaranya para ahli, kan makin greget, ya. Pokoknya tuh, bawaannya happy and curious. Seperti kali ini, kita dapat memperkaya pengetahuan tentang nutrisi untuk tumbuh kembang optimal, parenting, multiple intellegence, atau kecerdasan majemuk.
 
Mendongeng, alternatif rekreasi anak
Berkegiatan sebagai seorang pengajar, yang juga gemar mendongeng, wajar jadinya kalau saya bertemu rupa-rupa anak. Mau itu fisik, tingkah laku, cara berpikir, enggak ada satu pun yang sama. Ada yang 'mager,' ada yang enggak bisa diam meski hanya semenit. Ada si pemalu luar biasa, juga ada si super pede. Oh ya, ada yang santun, namun ada pula sebaliknya.

Anak-anak juga punya rasa ingin tahu
Makasi Kak Tiwi telah menangkap momen ini

Huum, manusia cilik yang unyu-unyu itu, kerap membuat orang dewasa tergelitik, terpukau, atau mungkin kelimpungan karena ulahnya. Padahal, kita semua pernah menjalani masa kanak-kanak. Masa baru mengenal dunia. Sekaligus menjadi masa yang rentan mempengaruhi perjalanan kehidupan.

Sebab, pembentukan karakter, pertumbuhan, dan perkembangan tubuh, paling pesat terjadi di saat tersebut. Sebuah masa yang tidak pernah mungkin diputar ulang. Dan, nutrisi dini serta pola pengasuhan memiliki pengaruh amat kuat bagi anak-anak.
 
Booth "Kenali Alergi"
Booth pertama yang saya temui adalah booth "Kenali Alergi". Di booth ini, kita bisa cari tahu berapa besar si kecil berisiko alergi dan mendapatkan beragam informasi mengenai alergi.
 
Anak - anak bermain
Enggak langsung ke meja registrasi, saya keliling dulu lihat anak - anak happy main di booth permainan. Ada yang main perosotan, ada yang main pasir, juga coret - coret dinding yang disediakan. Sambil bermain, beberapa anak-anak tampak mengobrol. Apa sudah saling kenal, ya? Haha. Selain permainan yang ada di sana, ada juga perencanaan permainan untuk mendukung kecerdasan multitalenta si kecil, Morinaga Multiple Intelligence Play Plan,  yang bisa diterapkan di rumah nantinya.

Meja registrasi
Masih banyak booth lainnya, tapi karena jarum menunjukkan jam 10 kurang, saya cari tempat duduk di ballroom. Tak menunggu lama, acara pun dimulai.

Nah, berikut ini hal – hal dibahas pada acara tersebut. Semoga bisa bermanfaat untuk kawan-kawan yang tidak hadir. Kalau kawan – kawan punya pengalaman juga, jangan lupa sharing, ya!

Empat Faktor Pembentuk Anak Multilalenta

Ayah Irgi Fahrezi, dokter Terapul, dan dokter Wawan
Pembicara pertama adalah DR. dr. Ahmad Suryawan, SpA(K). Dokter yang berasal dari Surabaya ini, akrab disapa dengan "Dokter Wawan". Bukan hanya spesial, tapi beliau juga langka. Gimana enggak termasuk langka, dari ribuan dokter spesialis anak di Indonesia, hanya ada 60 spesialis tumbuh kembang anak! Beruntung kota Medan juga punya seorang, yakni dr. Terapul Tarigan, SpA(K) yang bergabung ke atas panggung saat akan memasuki sesi tanya jawab.



"Ada empat faktor pembentuk generasi anak multitalenta..." Ujar dokter Wawan "yakni, perkembangan otak, sistem ketahanan tubuh, tumbuh kembang optimal, dan kesehatan saluran cerna."

Ada dua faktor penting dalam perkembangan otak si kecil yaitu nutrisi yang membentuk sel otak dan stimulasi yang membentuk jaringan di otak.

Guna nutrisi unutuk otak
Seribu hari pertama bagi si kecil yang dimulai dari masa sang bunda mengandung, merupakan masa kritis di mana perkembangan otak mencapai 80%! So, saat masa kehamilan, penting bagi bunda, untuk memperhatikan asupan nutrisi, pun suasana hati.



Dokter Wawan juga menyampaikan bahwa keempat faktor tadi menjadi sesuatu yang holistik, menyeluruh dan saling berkaitan. Misalya, ketika kesehatan saluran anak terganggu, asupan nutrisi jadi terganggu, nutrisi bagi perkembangan otak menjadi tidak optimal, akhirnya mempengaruhi sistem ketahan tubuh dan tumbuh kembangnya.


Pola tumbuh kembang optimal sejak lahir hinnga dewasa
Nutrisi
Si kecil memerlukan dukungan orangtua dalam proses tumbuh kembangnya, termasuk dukungan dalam memberikan nutrisi yang diperlukan. Bukan sekadar makanan yang ia suka, mau, atau lahap, tapi  tidak mencukupi kebutuhan gizi seimbang.



Di sesi berikutnya, dokter Mulyaman Mansur sebagai pakar nutrisi menjabarkan dengan komplit nutrisi yang diperlukan untuk mengoptimalkan kecerdasan multitalenta anak. Di antaranya:
  • Omega 6/ Asam Linoleat (AL) untuk mempercepat daya tangkap anak, karena asam linoleat berfungsi dalam meneruskan rangsangan antar sel saraf.
  • Alfa Laktabumin, bergunan untuk membantu perkembangandan memperbaiki jaringan tubuh.
  • Zat besi, dapat membantu anak berkosentrasi, tentunya ini akan mendukung proses belajar si kecil. Hal ini dikarenakan zat besi yang merupakan komponen hemoglobin, membawa oksigen ke sekuruh tubuh, terutama ke organ otak.
  • Nukleotida, berfungsi menngkatkan imunitas tubuh anak.
  • Prebiotik. Nah, kan hanya manusia yang memerlukan makana, namun bakteri baik dalam saluran cerna juga memerlukan makanan, dan makanannya adalah prebiotik.
  • Probiotik, yakni bakteri baik dalam saluran cerna. Jika prebiotik bergabung dengan probiotik, hal ini akan menguntungkan saluran cerna, saluran cerna lebih sehat sehingga penyerapan nutrisi pun akan menjadi lebih optimal.

Morinaga Chil Kid Platinum Moricare dan Morinaga Chil School Platinum MoriCare+ Prodiges mengandung nutrisi yang mendukung tumbuh kembang optimal Si Kecil. Morinaga sendiri 'dilahirkan' oleh Kalbe Nutritional, dimana perusahaan ini telah berdiri sudah cukup lama dan matang di Indonesia, yakni  sejak 1982.

Stimulasi Kecerdasan Multitalenta
Stimulasi diperlukan untuk membentuk jaringan di otak. Lalu, apa cara paling menyenangkan untuk men-stimulasi anak? Ternyata, jawabannya bermain. Kalau dipikir-pikir, memang dunia anak adalah dunia bermain. Namun sebenarnya bagaimana kriteria bermain itu?

My students
Permainan dengan aturan untuk anak 7 tahun ke-atas
Masuklah di sesi ke-tiga bersama Dr. Rose Mini A. Prianto, M.Psi yang dikenal publik dengan Bunda Romi. Baru kali ini melihat Bunda Romi secara langsung, biasanya hanya lewat layar kaca televisi. Berikut ini kriteria bermain yang dipaparkan Bunda Romi:
  • Motivasi harus dalam diri. Bukan karena dipaksa
  • Diwarnai emosi positif. Misalnya, perasaan senang, rasa ingin tahu, dan semangat.
  • Fleksibel. Mudah berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas lainnya.
  • Menekankan proses daripada hasil.
  • Anak bebas memilih.
  • Memiliki kualitas pura - pura. Maksudnya, anak bebas mengembangkan imajinasinya, anak boleh bermain peran, misalnya dia berlari sambil merentangkan tangan. Mungkin anak saat itu sedang berperan sebagai pesawat terbang.

Kalau anak - anak main terus, kapan belajarnya? Tenang, bahkan dokter spesialis tumbuh kembang anak sepakat, bahwa anak usia pra-sekolah tidak wajib harus bisa membaca, namun boleh dikenalkan dengan huruf, dengan catatan harus menyenangkan bagi si anak. Karena bermain pun punya manfaat.



Membaca poin terakhir, mengingatkan dengan apa yang bunda Romi sampaikan pula, "Sebenarnya Allah banyak sekali memberikan manusia potensi  jenis kecerdasan. Namun, tidak sedikit orangtua yang terlalu memilih mau jenis kecerdasan yang bagaimana untuk buah hatinya."

Misalnya, ada orangtua yang mengharuskan anaknya jago matematika atau musik, padahal masih banyak jenis kecerdasan lainnya, seperti kecerdasan linguistik, kinestetik, interpersonal, intrapersonal, visual - spasial, natural, dan yang tak kalah penting adalah kecerdasan moral.
Pentingnya kecerdasan moral
Nah loh, udah panjang aja tulisannya. Padahal belum menuangkan semuanya. Wajar ya, karena memang pada Konferensi Ayah Bunda Platinum, yang diselengarakan oleh Morinaga sebagai susu untuk Generasi Platinum - generasi yang dianggap berbeda daripada sebelumnya, dan bermakna sangaaat berharga - di sana, kita bisa dapatkan banyak sekali ilmu dan wawasan untuk mendukung kecerdasan multitalenta si kecil.
 
Di antara sekian banyak ayah yang bertanya. #respect
Agar enggak ketinggalan info, cek aja media sosial dan website-nya Morinaga. Di sana juga banyak wawasan tentang parenting, loh.

Website: www.morinagaplatinum.com | Facebook: Morinaga Platinum
 Twitter: @MorinagaID | Instagram: @morinagaplatinum
YouTube: Morinaga Platinum

Aaa, udah pingin datang ke acara parenting berikutnya. Jadi kepikiran mau men-stimulasi anak - anak dengan permainan apa. Enggak harus mahal loh, bahkan bisa buat sendiri di rumah. By the way, kawan - kawan, ada teringat permainan seru dan edukatif untuk anak - anak? Yang bagaimana itu ya? Cerita laaah. Thank you!

Keseruan Konferensi Ayah Bunda Platinum, Medan 2017



Rabu, 02 Agustus 2017

Di Balik Persahabatan Kolesterol Tinggi dan Serangan Jantung


"I believe that greatest gift you can give your family and world is healthy you."
(Joyce Meyer, writer)

Siapa setuju dengan kalimat Om Joyce Meyer? Apalagi kalau itu menyangkut kesehatan orang yang disayang, misalnya keluarga, ya! Ibu saya sendiri punya masalah dengan asam lambung. Beberapa kali ia mengeluh nyeri di dada, tepatnya ulu hati.

Sontak, itu membuat saya sangat cemas, pun sempat mengira ada hubungannya dengan penyakit jantung - waktu itu belum tahu kalau masalahnya adalah asam lambung. Which issalah satu ciri serangan jantung adalah nyeri di dada seperti tertekan benda berat dan menjalar ke lengan, punggung, leher, hingga rahang. Ciri lainnya adalah keringat dingin mual, sesak nafas, dan pusing.

Btw, kalau ada yang terkena serangan jantung, jangan dikerubungi atau direkam untuk histori instagram. Tapi berikan ia ruang agar cukup udara dan rileks, longgarkan pakaian (misalnya pakai dasi, lepas dasinya), tanyakan ada membawa obat penyakit jantung, dan secepat – cepatnya hubungi petugas medis dan bawa ke rumah sakit.

My Ibuk
Back to ibu, walaupun ibu sudah menjalani perawatan dan sehat, itu gak cukup membuat saya berhenti mencari tahu tentang penyakit jantung. Pasalnya, hasil penelitian Kementerian Kesehatan RI pada 2012, menyatakan bahwa serangan jantung menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. Ya, serangan jantung, bukan serangan alien atau serangan zombie seperti di "Train To Busan."

Kolesterol tinggi menjadi salah satu pemicu penyakit jantung, dan dari riset Kementerian Kesehatan RI tahun 2013, 1 dari 3 orang Indonesia menderita kolesterol tinggi. Parahnya, kebanyakan gak menyadarinya. Entah pun saya, kamu, atau keluarga kita, tinggi kolesterol?

Gerakan Jantung Sehat: Indonesia Tangkal Kolesterol 2017

Di Hotel Santika Dyandra
Kepanikan atau kekhawatiran bisa dikurangi ketika kita memiliki cukup informasi tentangnya. Sama seperti dengan kekhawatiran terhadap serangan jantung dan  kolesterol tinggi. Hal ini pula yang membuat saya mengikuti Gerakan Jantung Sehat, diadakan oleh Nutrive Benecol dan Kalbe Nutritionals, di Hotel Santika Dyandra Medan, 30 Juli 2017. Dari dulu juga sih, memang senang datang ke acara seminar atau talkshow tentang kesehatan. Jadi kali ini, saya mau cerita pengalaman dan wawasan yang didapat kemarin. Buat saya, info ini berguna banget, sekaligus jadi control buat keluarga.


Booth cek kolesterol. Alhamdulillah kolesterol, normal
Nah, ini dia, berkurangnya ke-parno-an dengan kata "kolesterol". Jadi sebenarnya kolesterol itu diperlukan tubuh. Mulai dari untuk meregenarasi sel, membantu pembentukan vitamin D menyerap kalsium, hingga membantu proses pembentukan jaringan otak dan syaraf. Kolesterol sendiri diproduksi oleh hati 70%-75%, dan selebihnya dari asupan makanan.

Kolesterol ini, terbagi dua yakni kolesterol jahat dan kolesterol baik. Tingginya kolesterol jahat bisa menyebabkan plak atau timbunan lemak pada pembuluh darah. Plak tadilah yang dapat menyumbat aliran darah sehingga meningkatkan risiko jantung koroner dan stroke. Ini bukan sekadar teori, guys. Karena ayah saya sendiri, terserang stroke akibat adanya penyumbatan darah ke otak. ):


Booth cek risiko jantung koroner
Kolesterol jahat disebut LDL, bukan singkatan dari Long Distance Lelationship tapi Low Density Lipoprotein. Sedangkan kolesterol baik atau HDL (High Density Lipoprotein) bertugas ‘menyapu’ plak dari pembuluh darah.

Dan ternyata, ‘investasi’ penyakit di atas dimulai dalam kurun waktu cukup lama, bisa jadi saat masih unyu – unyu.

Apa saja pemicunya?
Jadi dalam rangkaian acara tersebut, selain diawali oleh senam, ada juga pemeriksaan kolesterol dan jantung koroner, konsultasi dokter, juga ada talkshow Indonesia Tangkal Kolesterol. Di talkshow tersebut, dijabarin apa – apa aja penyebab kolesterol tinggi, selain faktor genetis.

Talkshow Indonesia Tangkal Kolesterol
Gerak
Pembicara di sesi pertama adalah dr. Vito A. Damay, Sp.JP, M.Kes, FIHA, FICA. Kata beliau, “Kurang gerak menjadi salah satu penyebab kolesterol tinggi.” Asli, di part ini saya tersindir, haha. Soalnya, pas ke lokasi acara saya pilih naik lift daripada naik tangga.

Senam B-Fit. Bisa dilakukan di kantor

Jadi olahraga bukan buat gaya-gayaan sih, tapi memang diperlukan tubuh. Setidaknya, berolahraga selama 30 menit, 3 sampai 5 kali sepekan. Gaya hidup bos atau sedentari atau juga gaya hidup mager, bentar-bentar baring, bentar-bentar selonjoran, bentar-bentar nyuruh orang, itu juga meningkatkan risiko penyakit jantung, men!

Pikiran
Lanjut sesi ke-dua oleh dr. Lidya Heryanto, Sp.KJ tentang perlunya mengelola pikiran. Kadang kita memang memerlukan stres agar merasa tertantang menyelesaikan sesuatu dengan cakep. Tapi ternyata, stres berlebihan atau emosi negatif yang tak terungkap dan terkelola dengan baik, juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, loh! Ini juga tersindir lah, karena kalau stres dan penat, pelarian saya sering ke makanan, makan jadi gak terkendali!


Booth Konsltasi dokter
Emosi negatif juga membuat denyut jantung gak stabil. Jadi kalau ada masalah, kita perlu berupaya mengatur pikiran agar memiliki persepsi positif dan sebaiknya diselesaikan akar masalahnya. Biar stresnya gak berlebihan dan bolak-balik. Jangan lupa, kita punya Allah Yang Menenangkan.

Makanan
Sesi terakhir diisi oleh dr. Ida Gunawan, M.S, Sp.GK (K). Nah ini, ini! Ini tantangan terdahsyat buat saya. Jadi saat makan itu, yang diperhatikan bukan hanya jenis makanan, tapi juga porsi, cara mengelola makanan, dan pola atau waktu makannya. Dan pastinya, hindari rokok dan minuman beralkohol. Minuman yang mengandung pertalite juga jangan -_-". Minyak yang dipakai berulang-ulang kali, sangat gak sehat, GaesI love gorengan, full... Aih, gorengan... Pakai mellow menulis bagian ini. Mungkin ini lah inspirasi lagu, “Cinta ini bisa membunuhku ~”

Kudu lebih peduli sama makanan yang dimakan
Dokter Ida juga sempat menyinggung perihal diet. Sesungguhnya diet yang menyebabkan pingsan, pasti ada yang salah! Dan, ibu – ibu yang sedang memberikan ASI gak dibenarkan untuk diet.

Langkah Kendalikan Kolesterol
Biar tulisan ini lebih bermanfaat dan gak kepanjangan, simak tujuh langkah mengendalikan kolesterol yang dipaparkan babang dokter kece ini!


Durasinya hanya sekitar 5 – 6 menit, namun penjelasannya cukup lengkap dan jelas, ya! Berguna banget untuk kita dan keluarga, gimana enggak, karena jantungmu jantung keluargamu. Kalau kita sakit, yang duluan cemas, ya keluarga. Oh ya, dokter Ida juga menyampaikan, untuk menurunkan kolesterol, kita dapat mengonsumsi Plan Stanol Ester.

Tukang kumpuli brosur informasi :D
Plant Stanol Ester
Plant stanol ester merupakan senyawa oraganik mirip kolesterol yang dapat menurunkan kolesterol 7 – 10%. Plant stanol ester ini terdapat di sayur atau buah-buahan yang kita konsumsi sehari-hari tapi jumlahnya sangat sedikit.

“Jadi, Pak, Plant Stanol Ester juga terdapat di jagung. Namun bapak harus mengonsumsi jagung 2 Kg perhari untuk mencukupi kebutuhan plant stanol ester ini.” Jelas dokter Ida, saat seorang peserta berusia 78 tahun bertanya di mana bisa dapatkan plant stanol ester.  Agaknya, ini yang mendorong KALBE Nutrionals menghadirkan Nutrive Benecol yang mengandung Plant Stanol Ester. Jadi ada cara enak turunkan kolesterol. Dari pada dua kilo jagung mbak – mas, apa gak kebelenger?


Jadi setelah ini, kayaknya benar-benar bakalan lebih cerewet sama diri sendiri dan keluarga perihal gaya hidup. Pertama, serangan jantung itu berbahaya dan buat sedih seisi rumah. Kedua, pasti ada efek sama finansial karena bagaimanapun kita ingin memperjuangkan kesehatan keluarga. Dan ternyata, di balik persahabatan kolesterol tinggi dan serangan jantung, ada gaya hidup kita yang menjadi perekatnya.


Selain di Medan, Gerakan Jantung Sehat ini juga akan diadakan di Surabaya (5 Agustus), Makasar (27 Agustus), Bandung (23 September), dan Jakarta (8 Oktober). Agar tetap up-date tentang Gerakan Jantung Sehat atau info kolesterol dan jantung, saya follow medsos Nutrive Benecol, haha. Mulai dari Fanpage Nutrive Benecol, twitter @nutrivebenecol, dan IG @nutribebenecol_id.

Kamu ada pengalaman dengan serangan jantung dan kolesterol, gak? Sharing yuk!



Created By Sora Templates