Rabu, 07 November 2018

Bersiap dan Berburu Buku di Big Bad Wolf Medan


Dulu, cuma tahu event bazar buku skala nasional bahkan internasional dari kawan – kawan yang tinggal di Jakarta. Mereka pun cerita, banyak sekali stan buku, berbagai genre, bermacam penerbit, dengan harga yang lebih miring. Hanya bisa berucap,

“Wah, enak kali lah ya, berburu buku gitu.”
“Nanti kalau mau main ke Jakarta, di-sekalian-kan pas ada bazar buku aja.”


Alhamdulillah, enggak tahunya lebih dari yang terlintas di batin. Medan kedatangan bazar buku skala internasional: Big Bad Wolf! Zee, Iyik, beberapa kawan FLP dan blogger pun pada bersiap menyerbu event ini.

Big Bad Wolf, itu acara apa?
Big Bad Bad Wolf adalah bazar buku terbesar berskala internasional, dengan tujuan memudahkan akses buku berkualitas dengan harga lebih terjangkau. Jadi, akan ada buku – buku luar Indonesia dengan diskon 60% s.d 80%. Buku – buku lokal juga banyak. Untuk Medan sendiri, event BBW akan menghadirkan 2 juta buku. Untuk bisa ikutan, enggak dipungut biaya yak!


Pertama kali, Big Bad Wolf ini digelar di Kuala Lumpur pada 2009. Penggagasnya adalah Andrew Yap. Yang mulanya bersama sang istri terjun dalam bisnis buku dengan membangun toko kecil bernama BookXcess.

Begitu tahu info ini, jadi excited sendiri, karena pernah singgah ke BookXcess setahun lalu. Tepatnya di Amcorp Mall Petaling Jaya Malaysia – sebuah indoor flea market terbesar di Asia. Pak Azhari Mahmood – yang mengantarkan kami berkeliling Amcorp Mall, sempat bercerita tentang BookXcess, yang semula adalah toko buku kecil tapi sekarang menjadi begitu besar karena kegigihan dan semangat pemiliknya.

Lalu di Indonesia sendiri, sebelum di Medan, Big Bad Wolf telah hadir di Jakarta dan Surabaya. Tadinya, saya pikir di BBW ini cuma bisa belanja buku saja. Rupanya, ada juga kesempatan berdonasi buku dan ngeksis berhadiah.

Lokasi dan Waktu Big Bad Wolf di Medan


Senanglah begitu tahu lokasi BBW di Medan, enggak gitu jauh dari rumah, cuma di kecamatan sebelah. Tepatnya di Gedung Andromeda, Lanud Soewondo. Bisa dibilang, ini juga pertama kali saya ke eks bandara polonia itu semenjak berhenti beroperasi sebagai bandara umum.

BBW Medan berlangsung sejak 2 s.d 12 November 2018. Pukul? 00.00 s.d 00.00. Hooh, 24 jam non stop! Sempat berpikir mau merasakan sensasi belaja tengah malam? Saya sempat pingin, ya.

Persiapan dan Pengalaman datang ke BBW Medan
Persiapan
Karena sudah daftar juga sebagai anggota, jadi berkesempatan belanja buku pada tanggal 1 November. Tepatnya hari Kamis, masih hari kerja. Jadi saya menunggu si Aa pulang kerja dulu.


Pergilah kami dari rumah selepas sholat Isya. Dengan membawa daftar buku incaran masing – masing. Perut dalam kondisi kenyang, dan Aa sempat istirahat sejenak biar tenaga dan matanya ter-charge kembali. Biar enggak kriyep – kriyep. Tak lupa bawa tas kantong sendiri, bekas goody bag untuk tempat belanjaan di sana.

Preview pass bisa didapat dengan mendaftar di laman BBW, undangan media, blogger, vlogger.
Jadi meski masih preview sale, H-1,  pemburu sudah melimpah ruah

Pun dengan uang di kantong yang sudah di-budget-kan kian. Ada banyak penawaran khusus untuk pembayaran dengan kartu debit atau pun kredit Mandiri, wajarlah karena event ini memang disponsori oleh bank tersebut. Tapi tenang saja, bayar tunai atau dengan kartu dari bank lainnya juga bisa kok.


Tak lupa, outfit dari ujung kepala sampai ujung kaki kudu senyaman mungkin karena ini hajatan berburu buku bukan hajatan nikah.

Waktunya berburu!
Meski datang berdua, saya dan Aa memutuskan untuk berpencar berburu incaran. Seingat kami, portal Jalan Komodor Muda Adi Sucipto akan ditutup jam 10 malam. Jalan ini kan termasuk komplek TNI AU gitu (belakangan kami tahu, tutupnya jam 11 malam). Jalan Komodor Adi Sucipto adalah akses terdekat dari rumah (Medan Johor). Kalau sudah ditutup, kami harus berputar lebih jauh lewat Jl. Jamin Ginting atau Jl. Katamso. Jadi agak terburu – buru juga. Dan lagi, memang murni mau berburu buku bukan kencan, haha.


Saya ke bagian buku berbahasa Indonesia dan Aa ke bagian buku bahasa asing. Dia mau mencari buku digital marketing. Sedang saya mencari buku kumpulan cerpen, refrensi, dan buku anak, karena adik sepupu sering singgah ke rumah dan menanyakan ada buku baru apa (buat mereka)? Sebelumnya, dapat info juga kalau di BBW itu buku anak yang paling banyak. Yah, pokoknya berusaha memanfaatkan kesempatan ini dan juga berupaya agar buku yang dibeli tak sekadar jadi pajangan.



Karena waktu kami sangat terbatas, sedang antrian saat itu mengular, dan berpikir masih ada kesempatan besok, jadi belum semua buku incaran yang didapat. Tapi ya hepi lah, dapat buku dengan harga lebih miring. Terutama si Aa yang sempat membandingkan harga buku di BBW dengan pemesanan online.

Harga online banding harga BBW

Seperti yang diceritakan tadi, tujuan BBW kan menghadirkan buku berkualitas dengan harga lebih terjangkau. Terus sempat bandingkan dengan harga yang dijual online dengan di BBW. Pasalanya, ini kan pertama kali kita ke BBW, jadi mau tahu apa harga memang lebih miring atau kabar angin saja?

Kurs 7 November 2018, $1 = Rp 14.594,75

Buku seharga $44, 17 di online di BBW 90rb rupiah

Suasana di Big Bad Wolf
Ramai sekaleee lah waktu preview sale di tanggal 1 November itu. Antriannya panjang. Mungkin karena memang di jam ramai apalagi hari pertama orang – orang bisa berbelanja di BBW. Ditambah untuk kota Medan, ini yang pertama kali. Jadi kedepannya, mesti perkirakan hari dan jam berapa kira – kira yang agak lengang.

Kabarnya, beberapa hari setelah pertama kali dibuka, antrian semakin nyaman
Itu foto lagi antri loh ya, ada pembatas antrian
Waktu itu, saya sempat tabrakan ala ala FTV sama pengunjung lain. Karena kita sama – sama jalan tapi mata hanya menoleh buku yang mau disamperi. Untungnya, enggak ada dialog,

“Mata lah, Lae!”

Yang ada sama – sama tersenyum dan saling meminta maaf. Adem ya kalau enggak pakai emosi jiwa.

Petugas yang Bekerja Ekstra?


Meletakkan buku sembarangan akan membuat petugas bekerja ekstra. Padahal, selain mengembalikan buku yang diletakkan di sembarang kategori oleh pengunjung,  mereka masih harus bolak – balik merapikan buku di stan. Jadi kalau bisa merapikan yang enggak jadi kita ambil, akan lebih bagus.

Kesempatan Berdonasi Buku
Pada event ini juga dibuka kesempatan berdonasi yang ditujukan untuk Yayasan Alusi Tao Toba. Agar masyarakat umum, terutama adik – adik di sana, juga bisa menikmati lebih banyak dan lebih beragam buku. Yayasan Alusi Tao Toba sudah tidak asing lagi, Yayasan ini bergiat mengenalkan pendidikan dan mempermudah akses buku bagi anak – anak di pinggiran danau Toba. 

Histori mimin, kita pantau

Banyak Hadiah

40 pemenang perhari
Siapa saja bisa mengikuti banyak lomba selama BBW berlangsung. Misalnya, lomba foto di tekape, lomba barang bukti belanja di BBW, hingga apresiasi bagi Wolfies – pengunjung BBW – yang terjauh. Kita bisa mendapatkan detail lomba di lokasi atau di instagram @bigbadwolf_id.


Hasil buruan
Kalau belum ke BBW, cus masih berlangsung sampai tanggal 12 Oktober 2018. Yang sudah, yok cerita lah pengalaman seru konkawan di BBW?

Sabtu, 03 November 2018

Durcoff Cafe: Sajikan Menu dan Suasana Menyenangkan

Gambar - gambar cakep di dinding
Ngobroli kafe di Medan itu kayak enggak ada habisnya, karena kemunculan satu kafe diikuti dengan kafe yang lain. Dengan konsepnya masing – masing, tak ketinggalan kemunculan kafe – kafe ‘instagramable’. Jadi memang ada sebagian yang sengaja datang ke kafe untuk pepotoan dan upload ke medsos gitu kan.

Makasi Iyik dan difotokan
Kali ini agak sedikit lebih ‘ujub’ untuk me-review sebuah kafe. Karena biasanya, kafe – kafe yang saya datangi itu udah banyak yang me-review. Yang ini berbeda, sebab kafe yang terletak di Jl, Gagak Hitam, Ringroad ini, memang baru aja launching. Tepatnya pada 26 Oktober 2018 lalu.

Berbekal ajakan teman, datanglah saya ke sana. Pantau di IG @durcoffcafe sih sepertinya nyaman buat ngobrol. Memang kalau memilih kafe untuk makan dan ngobrol ada beberapa pertimbangan.

Ruangan Durcoff Cafe

Dari luar bisa kihat kedalam, jadi terkesan lebih luas

Ada ruang indoor atau pun outdoor. Smooking area juga ada. Jadi teringat kalau pergi bareng Tiwi, ngetem di kafe mana, udah seru ngobrol, eh melintas asap rokok. Langsung rusak mood, kan ada ya sebagian orang yang sangat enggak tahan sama asap rokok. Tiwi lah salah satunya.  Jadi, bawa bayi kemari enggak perlu khawatir terpapar asap rokok.

Luar ruangan
Di outdoor, adanya tanaman – tanaman membuat jauh dari kesan gersang. Dan lampu – lampu malam hari menimbulkan suasana romantis. Sedangkan untuk indoor, di ruang pertama, pada lantai ada gambar gambar permainan. Rapi, bersih, ber-AC dengan suasana hangat, mungkin karena cahaya lampunya.

Ruang pertama, bebas asap rokok
Sedangkan di ruang kedua, di sana ada bar tapi lebih lapang karena meja dan bangku tidak lebih banyak dari ruang pertama. Di Durcoff Cafe ada juga permainan yang bisa dimainkan bersama. Jadi anti bengong.

Ruang kedua, smooking area
Oh ya, sempat tanya-tanya juga, "Bisa enggak di Durcoff Cafe jadi tempat meet up acara komunitas?". Ternyata bisa, enggak ada syarat yang meribetkan, cuma perlu hubungi pihak Durcoff Cafe aja.


Mushola
Kebiasaan kalau sudah sengaja meet up sama kawan, enggak bisa itu satu dua jam, dan ya biasanya kena waktu sholat. Jadi keberadaan mushola sangat penting buat kita. Kalau pun enggak ada musholla, ya minimal bisa jalan kaki ke masjid.

Di bagian belakang kafe
Untungnya di Durcoff  ada mushola dan tempat khsusus berwudhu. Meski musholanya enggak pala besar tapi bisa lah menampung 5 sampai 6 orang.

Makanan dan Minuman
Sampai di Durcoff kemarin, sekitar jam 5 sore. Itu kan dah masuk Waktu Indonesia bagian Ngemil kan? Jadi pesan Avocado Coffee dan dimsum rumput dulu. Sedang si Iyik pesan waffle dan Guillermo.

Minuman
Pesanan saya, Iyik, dan Aa
Jadi tuh saya kan bukan golongan penikmat kopi sejati. Kopi sachet-an pun dilibas habis, suka yang kreasi kopi – kopian lah. Beda sama Iyik dan si Aa, kalau minum kopi ya yang benar – benar ngopi.  Tapi kali ini mereka mau mencoba pesan kopi yang berbeda dari biasanya. Enggak tahu kenapa, pas cicip pesanan si Iyik, suka. Guillermo ini, kopi dingin dengan potongan lemon. Mungkin asam lemonnya menimbulkan efek rasa manis yang tipis?

Cemilan
Aneka cemilan yang bisa buat kenyang atau menuda lapar
Rame sih jenisnya, mulai dari aneka dimsum, waffle, kentang atau ubi goreng. Dimsum rumput laut yang saya pesan itu terasa gurih tapi enggak terasa micin, sedang saosnya pedas, enggak encer ataupun terlalu kental. Tiga dimsum seharga 18k. Biasanya, kalau beli di pinggir jalan, harganya 15k. Kirain kalau masuk kafe gini, bakal naik 1,5 kali lipat.

Dimsum rumput laut

Makanan utama
Kalau cuma mau ngobrol – ngobrol, cemilan dan minuman udah pas di perut. Tapi kalau memang lapar atau udah masuk Waktu Indonesia bagian Makan, ada nasi – nasian yang bisa dipesan.
Chicken Holic Pedas Manis
Waktu itu saya pesan Chicken Holic Pedas Manis. Potongan-potongan ayam goreng yang lembut dengan lapisan tepung, kayak katsu tapi bukan, terus pakai saos pedas manis. Kayak ada rasa lemon atau apa gitu di ayamnya. Ada rebusan brokoli yang enggak begitu matang, menurutku ini teksturnya pas. Ditambah nasi hangat dan telur mata sapi disajikan dalam mangkok. Kenyang. Saya enggak tahu ini masakan mana, atau mungkin resep sendiri? Tapi kayak makan je-Jepang-an rasanya.

Pesanan Iyik, Saya, dan Aa

Untuk yang pingin sensasi rasa Indonesia buanget, ada pilihan kari dan gulai ayam. Sempat cicip kari pesanan Iyik, terasa nendang kuahnya. Dalam mangkuk kari itu ada dua potong ayam, dan sebuah kentang bulat, disajikan dengan sepiring nasi, acar segar, dan emping. Perempuan memang suka icip – icipan.

Harga
Dikasi lis pas mau pesan

Perihal harga, itu relatif. Ini pernyataan umum sekali. Tapi emang begitu adanya. Ada yang kita bayar dengan harga standar tapi jauh sekali dari puas, jadi terasa mahal. Atau semakin jauh dari tanggal gajian, maka harga-harga terasa mahal, haha. Biasanya begitu. Untuk Durcoff Cafe sendiri menurutku, dengan makanan, minuman, suasana, dan pelayanannya, harga yang harus kita bayar termasuk standar, enggak mahal. 


Wifi dan Colokan Daya
Bisa minta password wifi

Wifi dan colokan mah sepaket ya, kayak pengantin baru yang rasanya harus selalu bersama. Kemarin itu saya enggak sempat coba wifinya, karena masih banyak data, sedang udah mau masuk waktu batas pemakaian. Jadi data di hape harus dipakai dengan foya-foya.

Lokasi
Biasanya, lokasi yang dikatakan strategis, berada di pusat kota atau enggak jauh dari pusat kota, dan dilewati angkutan umum. Sedang Durcoff Cafe enggak dilewati angkutan umum tapi tenang, enggak jauh kok dari simpang Mall Manhattan yang di Jl. Gatoto Subroto. Kalau naik angkutan online atau kendaraan pribadi aman ya, karena letaknya di pinggir jalan Ring Road, dengan parkiran yang cukup luas.


Bingung Yik pilih yang mana?

Itu tadi pertimbangan – pertimbangan saya memilih kafe yang memang sengaja datang untuk ngobrol dan makan. Alhamdulillah, enggak kecewa main – main ke Durcoff Cafe. Kalau kawan, kafe yang bagaimana? Wajib ‘instagramable’?

Rabu, 31 Oktober 2018

Cara Pilih Developer Untuk Cari Rumah di Medan

KEBUTUHAN terhadap hunian sampai saat ini tak bisa dipungkiri semakin bertambah. Kendati begitu, bukan berarti kamu jadi asal beli. Artinya jangan sampai kamu salah pilih, apalagi sembarangan dalam memilih pengembang. Jangan pula cepat termakan bujuk rayu atau bahkan cepat tertipu brosur. Pasalnya yang namanya beli rumah, bukan perkara mudah.

cara pilih developer rumah

Makanya, kamu waji hati-hati, wajib teliti dulu dan cermati track reccord dari pengembang yang bersangkutan supaya jangan sampai salah pilih. Berikut adalah 5 langkah yang wajib kamu telusuri saat hendak memilih developer untuk membeli rumah impian.

1. Memiliki banyak jumlah proyek yang sudah dan sedang dibangun
Seperti Wiraland Property Group misalnya. Pengembang terpercaya ini memiliki banyak jumlah proyek yang sudah dibangun. Hal ini mencerminkan kepercayaan publik, sekaligus memudahkan kamu untuk mengecek kualitas pekerjaan proyek sebelumnya. Artinya, bisnis utama pengembang memang di bidang properti dan sudah lama menggeluti bisnis tersebut. Kalau bisnis utama developer pilihan kamu bukan di bidang properti, maka inilah yang wajib dipertanyakan.

2. Berbadan hukum yang pasti
Karena yang akan kamu beli adalah rumah, bukan mainan. Dengan demikian, kamu memang harus memeriksa legalitas pengembang. Artinya, jangan sampai terlanjur membeli, sementara pengembang tersebut tersangkut masalah tanah, IMB, atau sertifikasi.

3. Memiliki banyak Rumah Contoh
Coba bayangkan kalau ada developer menjual rumah tapi tidak memiliki Rumah Contoh? Makanya jangan pernah remehkan kehadiran Rumah Contoh! Saat mengunjungi Rumah Contoh, maka kamu akan memiliki gambaran seperti apa rumah yang nantinya akan dibangun. Dari situ pula, kamu bisa mengajukan pertanyaan seputar bangunan, mulai meterial sampai desainnya kepada pengembang.

Jangan mau ditipu oleh brosur yang bisa berubah sewaktu-waktu. Dengan mengunjungi Rumah Contoh, maka kamu tidak perlu mereka-reka hanya dari brosur atau miniatur bangunan. Sebab dengan Rumah Contoh, kamu sudah punya pegangan dan jaminan pasti mengenai struktur bangunan hunian kamu saat didirikan nanti. Di Wiraland, ada 30 Rumah Contoh yang siap untuk kamu kunjungi sebagai referensi hunian idaman. Coba atur waktu. Pasalnya, kebanyakan konsumen yang membeli hunian di Wiraland biasanya lansung jatuh cinta pada pkamungan pertama saat kunjungan ke Rumah Contoh. Nah, siapa tau kamu juga bisa langsung menentukan pilihan, bukan?

4. Pengembang yang baik adalah pengembang yang peduli pada lingkungan sekitar
Percayalah, jika sebuah pengembang sedang membangun pryek tanpa memperhatikan keadaan lingkungan sekitar, maka pengembang tersebut harus dipertanyakan. Pengembang yang peduli terhadap lingkungan sekitar, seperti masalah saluran air dan pengelolaan sampah adalah pengembang yang berdedikasi dan berada pada track benar.
Selain memperhatikan masalah saluran air dan pengelolaan sampah, Wiraland juga senantiasa mengusung konsep penghijauan pada setiap proyek propertinya. Dengan konsep penghijauan yang maksimal tersebut, maka properti juga memiliki nilai investasi yang signifikan meningkat dari waktu ke waktu.

Tidak hanya itu, sebelum memulai peluncuran proyek di satu lokasi, Wiraland terlebih dahulu telah menganalisa wilayah yang diincar secara jangka panjang. Apakah bisa berkembang pesat dalam waktu dekat atau justru butuh waktu lebih lama.

5. Bekerjasama dengan banyak pihak
Jika pengembang bekerjasama dengan banyak pihak, dapat dipastikan bahwa kredibilitas pengembang tersebut adalah terpercaya. Terutama kerjasama dengan bank. Pasalnya saat ini sendiri, perbankan juga sangat ketat dalam menyeleksi calon kreditornya juga kemampuan pengembang membangun rumah. Bersama Wiraland, kamu bebas menentukan bank pilihan untuk bekerjasama dalam pengajuan cicilan KPR.

Selain itu, bersama Wiraland, kamu juga akan disuguhi berbagai penawaran menarik, mulai dari diskon Booking Fee sebesar 50%, FREE Akad KPR & Pajak, bahkan potongan harga unit sebesar 10+2+2+2%. Nah, masih mau ‘nunda lagi untuk beli rumah? Kunjungi saja dulu Rumah Contohnya yang buka setiap hari, atau jika kamu belum ketemu waktu yang pas, coba klik wiraland.com, situs resmi pengembang Wiraland yang menyajikan lebih dari 2000 unit hunian seluruh proyek Wiraland yang dijual dari seluruh Sumatera Utara, dengan akses lebih dari 3000 pencari properti di Medan setiap bulannya. Dengan statistik tersebut, wiraland.com bisa memberikan advokasi yang berkualitas bagi konsumen melalui informasi yang komprehensif, tepat dan akurat.

Jumat, 26 Oktober 2018

Memupuk Kebahagiaan Keluarga di Tons of Real Happiness


Punya adik-adik sepupu yang rumahnya dekat, masih kecil, unyu, dan rada petakilan (ekspresif), membuat naluri keibuanku bergetar. Mulai dari suka bacakan mereka buku anak, mendongeng, sampai ajak jalan – jalan. Ekspresi senang yang mereka tunjukkan itu, entah kenapa buatku hepi juga.

Bianglala, jadi favorit anak-anak ataupun dewasa
Tapi kan ya, bukan rahasia lagi, kalau bawa anak kecil jalan – jalan, ada tantangannya sendiri. Mulai dari membawa barang keperluan mereka, yang mendadak rewel lah, lari – lari, minta jajan, salto, atau tiba - tiba pergi mencari tujuh bola naga. Membuat orangtua atau kakak muda – seperti saya - yang bawa mereka itu, perlu ekstra mengawasi.

Seperti pengalaman pekan lalu, pada 19 s.d 21 Oktober 2018, ada acara Mitsubishi Xpander Tons of Real Happiness (TOHR), di pelataran parkir Plaza Medan Fair. Nah, di sana banyak wahana bermain dan kegiatan yang  menyenangkan untuk keluarga. Medan sendiri merupakan kota ke-5, dan bakal digelar di empat kota lainnya.

Keseruan di Xpander TORH bersama adik-adik 

Rencana awal mau pergi bareng suami aja, ala ala nge-date lah. Maklum, pengantin baru jarang nge-date ini mah. Tapi pas lihat history instagram teman yang main di sana. Langsung deh, kepikiran,

“Kayaknya asyik juga, ajak bocil – bocil (bocah cilik), kemari.”

Gratis. Cuma perlu daftar di www.tonsofrealhappiness.com, kita akan mendapatkan satu WEB ID yang bisa digunakan untuk empat orang sebagai tiket masuk, bakal dapat tiket wahana juga. Daftarnya enggak ribet, tinggal ikuti petunjuk. Dan enggak PHP, karena langsung dapat WEB ID, di sms lagi. Tapi kalau punya mobil Mitsubishi Xpander, cukup tunjukkan STNK aja.

Registrasi mudah dan cepat

Sebelum Berangkat
Selalu nih, membuat kesepakatan dengan para bocil. Seperti, selama di sana harus bersama kakak atau izin ke kakak atau abang (suami) kalau mau main. Kalau haus, ada yang sakit, kepingin pup atau pipis, kudu bilang. Dan penting untuk membuang sampah pada tempatnya, kalau belum ketemu tempat sampah, simpan dulu di tas atau kantong.

Mereka juga harus potong kuku dulu sebelum berangkat, biar pas main jangan sampai kukunya melukai diri atau orang lain, safety first. Dan makan dulu, biar di TKP nyaman mainnya. Kenyamanan nomor selanjutnya. Halah, biar gak bolak – balik jajan juga sih, haha. Tapi kalau lapar di lokasi, aman kok, di sana ada food truck.

Pengisi acara di TORH

Membawa barang yang mungkin mereka perlukan seperti air minum, snack, minyak telon, sapu tangan atau tisu, de el el. Rasanya kuingin bawa tas carrier, biar enggak berantakan juga. Padahal ku anti bawa berat – berat club. Kalau bersama keluarga memang bawaannya lebih buanyak.  Apalagi bu-ibu dengan bayi.

Di Lokasi Mitsubishi Xpander Tons of  Real Happiness

Banyak pilihan wahana

Bermain Wahana
Karena kami datang di hari terakhir, Ahad pula, ramai sekaleee lah, apalagi ada acara – acara gitu di panggung utama. Dengan tekad yang membara, akhirnya berhasil juga main beberapa wahana. Tapi ya enggak asal pilih wahana. Lagi-lagi, safety first, kakaaak!

Dulu kupunya pengalaman, naik bianglala di pasar malam. Ampun! Goyangan bianglalanya kayak panggung dangdut Pantura. Deg deg seeerrr! Manalagi malam sebelumnya baru nonton Final Destination. Itu pengalaman yang rada traumatis.

Berayun-ayun, berputar-putar di Swing Carousel

Kali ini, setelah kupandang – pandang wahana di Mitsubishi Xpander Tons of Real Happiness  kokoh, kelihatan berfungsi normal, dan sesuai untuk anak – anak, barulah antri dengan takzim untuk naik. Pas sudah di wahana, meski petugas sudah mengecek keamanan, misal sabuk atau mengunci pengait, enggak ada salahnya cek lagi (ku begini karena pengalaman main di pasar malam tadi).

Test Drive Mitsubishi Xpander
Rasanya mubazir aja sim A suami kalau enggak dipakai test drive Mitsubishi Xpander di sana. Dia yang test drive, kami (saya dan dua adik sepupu) kepo pingin tes jadi penumpang juga. Naik lah kami berempat. Dilihat-lihat, dari baris pertama hingga baris ketiga ada safety belts.

Terus, ruang kabin lapang dan adem, serta senyap padahal di luar kan ada event meriah. Ngobrol jadi enggak perlu teriak- teriak. Buat kami, semacam relaksasi sejenak dari keriuhan dunia. Sebab judulnya test drive, suami coba-cobalah dengan mengemudi zig zag, mencoba remnya, dan melewati polisi tidur. Kalau kata Kang Arman Maulana,

 “Halus pisan, euy!”

Enggak limbung atau gredekgredek saat melewati polisi tidur. Enggak bisa gitu tes drive nya sampai ke Parapat?

Karya pada Mitsubishi Xpander

Meski cuma sebentar, sempat terintip juga, banyak tempat penyimpanan di kabin, power outlet di semua baris, dan dasbor yang elegan. Kalau test drive-nya enggak bisa sampai Parapat, bisa gitu test drive nya sambil charger baterai hape sampai penuh? Atau putar satu lagu? Maunya, haha.

Awalnya, kupikir ini sejenis mobil SUV,  karena pas pandangan pertama, sporty gitu lah kelihatannya kan. Ternyata ini MPV, pantasan aja rancangannya itu seperti menjawab kebutuhan keluarga.

Games setelah Test Drive
Siapa saja yang test drive dapat kesempatan mencoba games panah asmara, eh panah kecil atau lempar gelang yang berhadiah souvenir menarik. Alhamdulillah, walau batal nge-date berdua, setidaknya kami dapat baju couple, aseeek!

Dapat baju couple :’)

Sepulang dari Mitsubishi Xpander Tons of Real Happiness
Rencana awalnya, kami akan pulang jam 5 sore, sebelum maghrib sudah di rumah, eh kami molor. Sampai di rumah sudah jam 9 malam. Para bocil diantar ke rumah mereka dalam keadaan lelah dan mengantuk, tapi begitu jumpa emaknya, mereka langsung excited dan menggebu-gebu cerita ngapain aja seharian. Mungkin, ini salah satu dari sekian maksud: Mitsubishi Xpander, Tons of Real Happiness, berton-ton kebahagiaan untuk keluarga Indonesia. :)




Kamis, 25 Oktober 2018

Mau Cepat Punya Rumah, Coba Kunjungi Wiraland Expo

ASAL ada tekad besar dan dilakukan dengan benar, apapun pasti bisa Anda wujudkan tanpa harus berlambat-lambat! Nah, bagi Anda yang berencana mencari rumah, kegiatan pameran yang diadakan Wiraland mulai Senin 22 - 28 Okober 2018, di Atrium Plaza Medan Fair adalah keputusan yang paling tepat bagi Anda untuk dikunjungi demi mewujudkan rumah impian.


Soalnya, tak hanya pameran otomotif maupun fesyen saja yang ramai dikunjungi masyarakat, pameran properti saat ini juga sangat dinantikan kehadirannya bagi mereka yang ingin segera punya hunian sendiri. Apalagi biasanya dalam pameran, seringkali pengembang menawarkan promo spektakuler yang akan memikat hati calon konsumennya. Kali ini Wiraland sendiri tidak akan menyia-nyiakan kegiatan pameran tersebut karena pengembang ini masih memberikan Subsidi DP yang pasti mampu memikat hati Anda sebagai calon konsumen.

Dihelat mulai tanggal 22 hingga 28 Oktober 2018 selama sepekan mendatang, pameran properti ini merupakan  salah satu upaya dari Wiraland selaku developer terbaik di Medan guna mewujudkan impian hampir seluruh masyarakat Medan untuk memiliki hunian terjangkau lewat pameran tersebut. Developer terbaik di Medan ini berharap bisa menjadi wadah bagi masyarakat yang sedang membutuhkan rumah. Untuk itu, demi mempermudah masyarakat membeli hunian, Wiraland memberikan promo Subsidi DP selama pameran berlangsung.

Adapun harga unit River Valley dibandrol mulai dari Rp 300 Jutaan. Untuk perumahan Mayfair sendiri dibandrol mulai dari Rp 400 Jutaan. Sedikit lebih tinggi daripada perumahan Mayfair, cluster Halton Place dipasarkan mulai dari harga Rp 500 Jutaan. Dan sebagai perumahan termegah sekaligus terfavorit, Givency One dibandrol mulai dari Rp 800 Jutaan. Ke seluruhan proyek perumahan on progress ini memiliki total 30 Rumah Contoh yang bisa Anda kunjungi setiap hari mulai pukul 8 pagi. Sehingga tidak perlu lagi berkutat membayangkan seperti apa bangunan rumah Anda nanti jika hanya mengandalkan brosur.


Kabar yang lebih baik lagi adalah, selama pameran diadakan, selain  Subsidi DP, Wiraland juga memberikan penawaran menarik seperti DISKON BOOKING FEE 50%, plus potongan harga rumah 10%+2%+2%, plus bebas biaya KPR dan Pajak yang bisa membuat Anda hemat puluhan sampai ratusan juta rupiah. Sebab nominal pajak unuk saat ini sendiri sudah mencapai 5-10% dari harga rumah yang dipasarkan. Nah, Anda bisa menghitung sendiri bukan kalkulasi hemat besar yang bisa Anda dapat jika mengunjungi pameran selama sepekan ini? Oh, ya, tak ketinggalan, selama Wiraland Expo berlangsung, setiap pengunjung juga akan membawa pulang souvenir menarik yang sudah dikemas apik.

Bagaimana, apa masih mau buang-buang kesempatan lagi? Segera kunjungi Wiraland Expo yang berlokasi di Atrium Plaza Medan Fair selama sepekan (22-28 Oktober 2018) dan pastikan rumah impian Anda akan segera terwujud bersama para marketing profesional yang siap membantu dan memberikan solusi. Info lebih lanjut : www.wiraland.com

Kamis, 04 Oktober 2018

Launching Tahap III Tipe Terbaru Givency One, Rumah Contoh Termewah dan Terbesar di Medan


PASAR properti di Indonesia kian mengalami peningkatan prospek yang lebih baik. Meski sempat lesu pada paruh kedua dalam tahun 2016, data pada Property Index memperlihatkan bahwa ternyata terjadi kenaikan index harga properti sebesar 2,3% dari kuartal keempat (Q4) 2016 ke kuartal 4 (Q4) 2017. Artinya, memasuki tahun 2018 sejak awal kemarin, penetrasi pada pasar properti semakin lebih baik, semakin lebih positif.



Optimisme tahun 2018 ini ternyata sejalan dengan semangat masyarakat yang ingin segera memiliki hunian terhadap pasar properti yang cenderung kian meningkat pada kuartal ke 4 (Q4) tahun 2018 ini. Dinamika pasar juga memperlihatkan bahwa sebanyak 67% responden yang ikut dalam survei Intuit Research Singapura yang diadakan bersama portal terbesar properti di Indonesia, rumah.com, ternyata puas dengan kondisi pasar properti terkini, baik dari sisi persediaan rumah maupun pencari properti di Indonesia. Besarnya kebutuhan akan rumah ini juga diperlihatkan oleh piramida penduduk Indonesia yang menggelembung di usia produktif, yakni 15-40 tahun, usia yang akan dan pasti sedang mencari properti.

Dengan semakin membaiknya prospek properti jangka panjang tersebut, sebagai pengembang terpercaya, Wiraland senantiasa ambil andil dalam melakukan berbagai terobosan dalam menyajikan persediaan hunian incaran bagi para end user. Apalagi upaya pemerintah dalam membangun infrastruktur dan berbagai prasarana umum yang mempermudah akses transportasi masyarakat urban kian meningkat, maka permintaan akan propertipun mengalami peningkatan.



Tak pelak, perumahan Givency One, salah satu proyek besutan terbaik Wiraland yang menjadi perumahan paling diminati masyarakat Medan sepanjang tahun 2017 sampai kuartal kedua (Q2) tahun 2018 ini, kini telah mempersiapkan berbagai model hunian terbaru bagi  calon pencari hunian, lewat launching Rumah Contoh Tipe Terbaru Tahap III, sekaligus galeri pemasaran marketing yang baru di dalam hunian. Berdiri di atas lahan seluas 50 hektar, Givency One Tahap I sudah habis terjual dengan pertumbuhan harga positif. Jika 3 tahun lalu saat dipasarkan harganya masih Rp 500 Jutaan, maka saat ini hunian Tahap I tersebut sudah menembus angka Rp 600 Jutaan. Begitu pula dengan Tahap II, berbagai tipe hunian tersebut juga hampir habis diburu para end user dan sebagian investor.

Menilik potensi jalur-jalur strategis yang dimiliki karena sangat dekat dengan pintu Tol Helvetia-Binjai, jalan lintas Ringroad, serta pusat entertaint seperti mall, launching tipe terbaru Tahap III Givency One ini siap digadang sebagai Rumah Contoh Terbesar dan Termewah se-Kota Medan. Sebab ukuran dan spesifikasi bahan bangunan hunian tentu tidak seperti hunian pasar menengah ke bawah. Untuk menjamin kepuasan penghuninya,  adapun atap Rumah Contoh memakai atap Cor. Secara kualitas, atap ini sekaligus menjadi lapisan peredam panas dan berisik dari suara hujan, tahan lama serta tahan terhadap kebocoran.

Anda boleh tidak percaya dan memang lebih baik langsung saja mengunjungi Rumah Contoh yang berada di perumahan Givency One, kawasan Jalan Gaperta Ujung. Di sana nanti Anda akan ditemani para Marketing Profesional untuk masuk dan berkunjung ke dalam setiap Rumah Contoh Terbesar & Termewah Se-Kota Medan ini. Jadi Anda tidak perlu merasa seperti dibohongi brosur karena harus meraba-raba seperti apa hunian yang akan dibangun karena Rumah Contoh akan menjawab gambaran tersebut.



Adapun tipe-tipe terbaru yang akan di-launching antara lain adalah Tipe Valentino, Tipe Prada, Tipe Dior dan Tipe Chanel.

Type Valentino dibangun di atas lahan seluas 7x12, bangunan  2 lantai ini memiliki luas bangunan 89 meter persegi. Anda akan mendapati 3 Kamar Tidur serta 2 Kamar Mandi di dalam hunian. Dengan luas tanah mulai 84 meter persegi, hunian ini memiliki carport.

Selanjutnya adalah Tipe Prada. Dibangun di atas lahan seluas 7x12, hunian 3 ½ lantai ini memiliki luas bangunan seluas 157 meter persegi, lebih luas dari tipe sebelumnya. Hunian ini memiliki 4 Kamar Tidur, 3 Kamar Mandi, 2 Carport.

Adapun Type Dior memiliki luas tanah  9x20 dengan luas bangunan sebesar 284 meter persegi. Hunian mewah 3 ½ Lantai ini memiliki 6 Kamar Tidur, 7 Kamar Mandi serta  2 Carport.

Tipe terakhir adalah Tipe Channel, yang dibangun di atas lahan seluas  11x22. Bangunan  3 ½ Lantai ini memiliki luas bangunan yang mencapai 399 meter persegi. Dengan luas tersebut, Anda akan menemukan 6 Kamar Tidur dan 7 Kamar Mandi di dalam hunian megah dan mewah tersebut. Tak ketinggalan garasi mobil luas siap menampung dua (2) mobil Anda di bagian carport.


Tak hanya mengutamakan desain modern dan keren, Givency One juga melengkapi perumahannya dengan berbagai fasilitas berkelas, mulai dari exclusive club house, kolam renang, children playground, fitness centre, party deck, sunset deck, BBQ Paviliun, Green Sanctuary, serta sistem keamanan yang terjamin untuk dinikmati penghuninya. Apalagi dengan adanya sistem double gate security selama 24 jam, maka kenyamanan penghuni lebih terjamin lagi. Bagaimana, siap menjadi penghuni pemukiman berkelas? Simpan dulu brosurnya, segera kunjungi Rumah Contohnya! Buktikan bahwa Rumah Contohnya memang yang terbesar dan termewah se-Kota Medan. Info lebih lanjut  : www.wiraland.com/givencyonehttps://www.wiraland.com

Created By Sora Templates