Kopi Fest Indonesia: Berburu Biji dan Alat Kopi, Sampai Wisata Kuliner

Table of Contents

Hadir di hari kedua Kopi Fest Indonesia (KFI) 2026 yang diadakan di Sun Plaza Medan kemarin, asli seru kali. Festival kopi tahunan terbesar di tanah air ini resmi membuka rangkaian turnya tahun ini di Kota Medan dari tanggal 27 sampai 31 Mei 2026. Setelah dari Medan, mereka bakal lanjut ke kota-kota lain seperti Bandung dan Jakarta.


Buat saya pribadi, pameran ini sudah seperti ritual wajib. Bayangkan, ini adalah kali keempat saya datang ke Kopi Fest membawa Nua, anak saya yang sekarang sudah berusia 6 tahun. Seperti tahun lalu, tahun ini saya juga janjian bersama dua teman dekat saya, Kyo dan Iyik.

Seru-seruan Bareng Sahabat dan Si Kecil

Kami tiba di lokasi sekitar jam 11 siang. Suasana Sun Plaza sebenarnya sudah mulai ramai, tapi untungnya belum sepadat sore hari. Masuk ke area F&B bazaar, Nua langsung antusias menunjuk-nunjuk stan yang lucu. Dulu waktu umur 3 tahun dia lebih sering digendong pas diajak ke sini, sekarang dia sudah bisa jalan sendiri sambil memilih jajanan. Bersama Kyo dan Iyik, kami langsung keliling berburu kopi. Dari 60 lebih tenant lokal dan nasional yang ikut meramaikan, antrean di Toko Kopi Tuku dan Alligator Roastery memang yang paling bikin geleng-geleng kepala karena panjang sekali, padahal masih siang.

Tujuan utama kami siang itu adalah mampir ke area AeroPress. Di zona ini ada 9 local roastery pilihan yang menyajikan kopi pakai alat AeroPress. Kyo dan Iyik yang memang penasaran dengan rasa biji kopi terbaru langsung sibuk mengobrol santai dengan para roaster-nya, sementara saya bergantian dengan mereka menjaga Nua. Asyiknya di sini, suasananya lebih personal dan kita bisa tanya-tanya tips menyeduh langsung dari ahlinya. 

Seduh Kopi Rp1: Menjajal Alat 'Mahal' mulai Rp 1.

Kami juga tidak mau melewatkan gerakan “Seduh Kopi Rp1”. Cuma modal uang satu rupiah lewat program edukasi ini, pengunjung ditantang buat mencoba menyeduh kopi sendiri memakai peralatan keren. Nua senang sekali waktu saya bantu memencet tombol di mesin espresso otomatis DeLonghi, sedangkan Iyik dan Kyo sibuk menjajal perangkat dari Fellow dan alat seduh manual Bialetti. Pengalaman seduh gratisan yang bikin tertawa seru ini benar-benar jadi sorotan utama kunjungan kami siang itu. Rasanya jadi tidak canggung lagi mencoba alat-alat kopi yang mahal. 

Puas berkeliling dan belanja beberapa botol kopi siap minum (ready-to-drink) dengan diskon 10% dari Otten Coffee, saya dan rombongan mengakhiri pengembaraan kami di KFI ketika memasuki jam makan siang dan solat zuhur.

Laporan dari Adik yang Gagal Barengan ke Kopi Fest: Panggung Indonesia AeroPress Championship (IAC) 2026 Regional Medan

Lucunya, cerita hari kedua ini belum selesai. Sekitar jam 4 sore, adik saya Anjar yang lagi pulang kampung ke Medan, baru sampai di Kopi Fest bersama istrinya (alias adik ipar saya), Siti. Karena kami beda jam datang, kami sama sekali tidak berpapasan di lokasi acara. Kami cuma bisa saling update lewat grup WhatsApp. Lewat foto-foto yang mereka kirim, suasana jam 4 sore di Sun Plaza sudah jauh lebih padat dan meriah.

Anjar dan Siti menceritakan kalau mereka sempat ikut melihat keseruan di sekitar panggung Indonesia AeroPress Championship (IAC) 2026 Regional Medan.  Meskipun kompetisi utamanya baru berjalan ketat di tanggal 29-31 Mei, euforianya sudah terasa. Semua orang di sana lagi heboh membahas puluhan jagoan seduh dari berbagai daerah yang bersaing demi tiket menuju babak Final Nasional di Jakarta. Hebatnya lagi, pemenang tingkat nasional nanti bakal mewakili Indonesia bertanding ke tingkat dunia di Meksiko!  

Tak mau kalah dari kakaknya, sebelum pulang Anjar dan Siti juga memanfaatkan promo eksklusif dari Otten Coffee selaku inisiator acara. Mereka memborong biji kopi nusantara yang diskonnya sampai 20% buat oleh-oleh. Mereka juga sempat survei dan tanya-tanya soal harga khusus mesin espresso rumahan karena berniat beli satu untuk di rumah mereka nanti. 

Sampai Jumpa Tahun Depan! Mendengar cerita mereka, saya jadi makin kagum. Kopi Fest Indonesia benar-benar sukses bikin acara kolaboratif yang merangkul semua orang—mulai dari barista pro, pencinta kopi kasual seperti kami, sampai anak kecil seperti Nua.  Walaupun kami tidak sempat berjumpa dan malah asyik dengan sif masing-masing, KFI 2026 hari kedua ini sukses memuaskan kami semua. Kunjungan keempat kami tahun ini sukses memberikan pengalaman baru yang seru. Sampai jumpa di Kopi Fest tahun depan, tentunya dengan koordinasi jam janjian yang lebih pas! wkwkw.

1 komentar

Comment Author Avatar
5/31/2026 9:45 PM Delete
Promo yang sulit untuk dilewatkan. Bikin khilaf